Masjid Al-Barkah

Tafsir Al-Quran

Tafsir Surat Al-Balad Ayat 8 – Tafsir Al-Quran (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

By  |  pukul 7:49 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 27 November 2017 pukul 7:07 am

Tautan: http://rodja.id/1l1

Kajian Kitab Tafsir Al-Quran oleh: Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Download kajian Tafsir Al-Quran yang dibahas dan dikaji oleh Ustadz Abdullah Zaen. Kajian dan ceramah agama ini membahas tafsir Al-Quran dengan penjelasan rinci serta mudah dipahami.

Pada kajian tafsir kali ini Ustadz Abdullah Zaen akan membawakan pembahasan tentang “Tafsir Surat Al-Balad Ayat 8“. Kajian ini beliau sampaikan pada Rabu malam, 7 Muharram 1439 H/ 28 September 2017 M di Masjid Agung Darusalam, Purbalingga.

Download juga kajian sebelumnya: Tafsir Surat Al-Balad Ayat 7 – Tafsir Al-Quran

 

Pada pertemuan sebelumnya, telah dibahas ayat yang ke-7. Pada ayat ke-7 dan ayat-ayat sebelumnya telah dibahas bahwa Allah Subhana wa Ta’ala menggambarkan keburukan prilaku manusia-manusia yang lalai akan kekuatan Allah. Lalai karena mera dirinya kuat, lalai kalau gerak-geriknya selalu diperhatikan oleh Allah Subhana wa Ta’ala.

أَلَمْ نَجْعَل لَّهُ عَيْنَيْنِ ﴿٨﴾

“Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata” (Q.S Al-Balad[90]: 08)

Diayat ini Allah mengajak hambaNya untuk merenungi nikmat mata yang telah diberikan oleh Allah. Bahkan dalam banyak ayat, Allah Subhana wa Ta’ala mengajak hambaNya untuk merenungi keagungan ciptaanNya. Keagungan alam semesta, keagungan langit bahkan keagungan tubuh hamba itu sendiri. Keagungan ciptaan Allah berupa anggota tubuh ini yang sering luput dari pemikiran seorang hamba. Kajian tafsir ini akan membantu kaum muslimin untuk mengetahui besarnya nikmat berupa mata dengan segala kelebihan yang Allah karuniakan.

Baca Juga:
Setan Berusaha Menyesatkan Manusia - Tafsir Surah Al-Baqarah 268

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak dan Download mp3 kajian Tafsir Al-Quran: Tafsir Surat Al-Balad Ayat 8


Mari turut membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lainnya.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.