Telegram Rodja Official

Adab Ketika Bercanda – Panduan Amal Sehari Semalam (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  |  pukul 8:09 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 19 Rabiul awwal 1440 / 27 November 2018 pukul 10:36 am

Tautan: http://rodja.id/1lf

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary pada Selasa, 18 Shafar 1439 H/ 07 November 2017 M. Ceramah agama ini membahas buku “Panduan Amal Sehari Semalam” yang berisi amalan-amalan yang semestinya dilakukan oleh seorang muslim dalam kesehariannya.

Pada ceramah kali ini, Ustadz Abu Ihsan akan menjelaskan tema seputar “Adab Ketika Bercanda“.

Download juga kajian sebelumnya: Adab Ketika Bermajelis Bagian 4

Ringkasan Ceramah Agama: Adab Ketika Bercanda

Pada dasarnya, bercanda adalah sesuatu yang dibolehkan. Bahkan manusia perlu bercanda. Tapi tidak boleh berlebih-lebihan. Dalam bercanda, seorang muslim hendaknya memperhatikan adab-adab dalam bercanda. Supaya perbuatan tersebut tidak menyeret seorang muslim kepada perkara yang haram, bahkan mungkin perkara yang membawa mudarat. Seseorang dalam bercanda, dapat membahayakan orang lain jika tidak memperhatikan adab-adab dalam bercanda. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bab bercanda ini. Diantaranya:

Baca Juga:  Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1445-1449 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Tidak berlebih-lebihan dalam bercanda dan tertawa

Seorang butuh bercanda untuk menghilangkan penat. Tapi bukan setiap waktu, setiap saat terus bercanda hingga tidak ada seriusnya. Ada waktu bercanda dan ada waktu yang serius. Tidak boleh hal ini menjadi sesuatu yang dominan dalam kehidupan seorang muslim. Ada orang yang hobinya bercanda, sehingga sebagian mereka ketika serius akan dianggap bercanda. Ini terkait canda yang melampaui batas. Karena selain menyebabkan kerasnya hati, hal itu menjatuhkan martabat, kewibawaan dan kehormatan pelakunya dihadapan orang lain.

Tidak mencandai orang yang tidak suka bercanda

Setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda. Ada orang yang suka bercanda, namun ada yang tidak suka bercanda. Atau mungkin orang yang sedang sedih, tertekan, stres mungkin. Bercanda dengan orang-orang dengan kondisi demikian, bisa berakibat buruk dan negatif.  Candaan yang seharusnya mencairkan suasana bisa dianggap mengejek. Maka sudah menjadi keharusan seorang muslim untuk memperhatikan apakah kondisinya tepat untuk bercanda atau tidak.

Baca Juga:  Hak Mayit atas Orang yang Hidup - Bagian ke-2 - Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Diantara hal lain yang harus diperhatikan adalah:

  • Tidak bercanda dalam perkara-perkara serius
  • Menjauhi perkara-perkara haram saat bercanda
  • Menjauhi bercanda dengan perbuatan dan kata-kata yang buruk
  • Bercanda dengan orang yang membutuhkannya

Download Ceramah Agama: Adab Ketika Bercanda Bagian


Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.