Telegram Rodja Official

Faedah Sejarah Islam

Sejarah Pengumpulan Al-Quran di Masa Abu Bakar Bagian 3 – Faedah Sejarah Islam (Ustadz Dr. Ali Musri, M.A.)

By  | 

Ceramah agama sejarah Islam dan faedah-faedahnya oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.

Berikut adalah ceramah agama Islam yang disampaikan pada Jumat pagi, 29 Sya’ban 1438 H / 26 Mei 2017 M, pukul 08:00-09:10 WIB di Radio Rodja dan Rodja TV dalam program Faidah-Faidah Sejarah Islam.

Ceramah agama yang mengangkat tentang seluk beluk Sejarah Islam beserta apa saja faidah-faidah yang bisa dipetik darinya ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Ali Musri, M.A.. Pada ceramah kali ini, beliau membahas mengenai “Sejarah Pengumpulan Al-Quran di Masa Abu Bakar Bagian 3“.

(Download juga kajian sebelumnya: Sejarah Pengumpulan Al-Quran di Masa Abu Bakar Bagian 2 – Faedah Sejarah Islam

Ringkasan Ceramah Faedah Sejarah Islam: Sejarah Pengumpulan Al-Quran di Masa Abu Bakar Bagian 3

Pembahasan kali ini diawali dengan membahas keistimewaan pengumpulan Al-Qur’an pada masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Adapun beberapa keistimewaan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Al-Qur’an dicatat dalam tujuh lahjah atau dialek

Lalu beliau bersabda,

إِنّ هَذَا الْقُرْآنَ أُنْزِلَ عَلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ. فَاقْرَأُوا مَا تَيَسّرَ مِنْهُ

“Sesungguhnya al-Quran diturunkan dalam 7 dialek. Karena itu, bacalah dengan cara yang paling mudah bagi kalian.” (HR. Bukhari 4992 & Muslim 1936).

Baca Juga:
Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 1224-1227 - TPP: Keutamaan Para Sahabat Nabi, Keutamaan Ibnu Masud hingga Keutamaan Husain bin Ali (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Diawal Islam, setiap bangsa Arab mempunyai dialek tertentu meskipun bahasa mereka satu. Hal ini bertujuan agar bangsa Arab lebih mudah dalam memahami Al-Qur’an.

2. Ayat-ayat sudah tersusun

Susunan ayat yang saat ini ada, adalah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang mendapat perintah dari Jibril dan Jibril mendapat perintah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jadi, susunan ayat yang ada saat ini bukan dari sahabat. Maka ulama mengatakan, susunan surat maupun ayat adalah wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sebagaimana susunan ayat yang saat ini telah dicetak, demikian pula susunan ayat yang ada di Lauh Mahfudz.

3. Ayat yang terkumpul masih ada sebagian ayat-ayat yang telah mansukh tilawahnya

Inilah bedanya pengumpulan Al-Qur’an dimasa Abu Bakar dimana dimasa Abu Bakar tidak lagi ditulis lagi.

4. Al-Qur’an belum terkumpul dalam satu mushaf. 

Pada masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tertulis di kulit-kulit binatang, di pohon dan pelepah kurma, kemudian di batu-batu tipis. Tetepi telah tersusun sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Jibril.

 

Adapun keistimewaan pengumpulan Al-Qur’an dizaman Abu Bakar adalah:

  1. Al-Qur’an telah tertulis secara komplek dalam sebuah bendel dengan ketelitian yang sangat tinggi.
  2. Yang ditulis dimasa Abu Bakar adalah apa yang diperdengarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada Jibril diakhir hidup beliau.
  3. Al-Qur’an tetap ditulis dengan 7 dialek.
  4. Tersusun ayat dan suratnya
  5. Hanya ditulis dalam satu nuskhoh.
  6. Abu Bakar tidak mewajibkan orang untuk membaca Al-Qur’an dari Al-Qur’an yang dia kumpulkan. Sahabat masih membaca Al-Qur’an yang mereka tulis sendiri.
Baca Juga:
Kisah Khalifah Abu Bakar Ash-Shidiq radhiyallahu 'anhu - Bagian ke-5 - Faedah Sejarah Islam (Ustadz Dr. Ali Musri, M.A.)

Download Ceramah Faedah Sejarah Islam: Sejarah Pengumpulan Al-Quran di Masa Abu Bakar Bagian 3


Silakan share ceramah agama Islam sejarah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ini ke Facebook, Twitter, dan Google+.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.