Telegram Rodja Official

Al-Qaulul Mufiid

Nasib Penggambar Makhluk Bernyawa di Akhirat – Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  |  pukul 12:49 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 05 Oktober 2018 pukul 1:55 pm

Tautan: http://rodja.id/1mi

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dari pembahasan kitab yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar.

Pada rekaman ceramah agama kali ini dijelakan tentang “Nasib Penggambar Makhluk Bernyawa di Akhirat“. Ceramah agama ini beliau sampaikan pada Jumat sore, 29 Muharram 1439 H / 20 Oktober 2017 M. Semoga bermanfaat.

[sc:status-al-qaulul-mufid-ustadz-abu-haidar-2013]

Hadits selanjutnya adalah hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas, bahwsannya dia telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Seluruh tukang gambar berada di neraka. Akan dijadikan dari setiap gambar yang ia buat satu jiwa. Lalu dia diadzab dengan itu di neraka Jahannam”

Setiap tukang gambar berada di neraka. Apakah yang dimaksud di dalam neraka ini berarti kekal selama-lamanya ataukah sementara? Ada beberapa sekte dikalangan kaum muslimin, seperti Mu’tazilah dan Khawarij yang mengatakan bahwa masuk nerakanya tukang gambar ini abadi dan kekal selama-lamanya. Karena menurut mereka, pelaku dosa besar itu kafir, murtad dan kekal di dalam neraka. Merekalah orang-orang yang mendahulukan akal dari pada wahyu. Mereka memahami segala sesuatu dengan akalnya. Jika ada ayat yang bertolak belakang dengan akalnya, maka ayat tersebut akan ditakwil. Maknanya menjadi sesuai dengan akal fikirannya. Jika itu hadits, walaupun shahih tapi bertolak belakang dengan akal, maka hadits tersebut ditolak. Dari metode berfikir Mu’tazilah dan Khawarij yang demikian, lahir banyak sekali penyimpagan dalam hal keyakinan.

Baca Juga:
Dosa Besar Keempat Puluh Tiga dan Keempat Puluh Empat: Memutuskan Silaturahmi dan Menggambar Makhluk Bernyawa - Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq Al-Badr)

Bagaimana pendapat ahlus sunnah tentang hal ini? Ahlus sunnah menyatakan, “pembuat gambar atau dosa-dosa besar yang terancam dengan neraka, dia terancam akan masuk neraka”. Baru terancam, dan belum tentu masuk neraka. Tidak seluruh pelaku dosa besar pasti masuk neraka. Karena bisa jadi seorang muslim bertaubat sebelum meninggal dan terhapus dosa besarnya. Kedua, mungkin saja tidak taubat, tapi dosa-dosanya terhapus oleh beberapa faktor penghapus dosa. Dosa-dosanya terhapus dengan musibah-musibah yang dialami, bisa dengan kebaikan-kebaikan yang dia lakukan karena kebaikan menghapus dosa. Bisa juga karena infaq dan sedekah. Bisa juga karena do’a orang lain bagi dirinya. Dan banyak lagi faktor-faktor lain walaupun pelaku dosa besar tersebut tidak bertaubat kepada Allah. Sehingga tidak masuk kedalam neraka.

Dari penjelasan dan hadits di atas, para ulama mengatakan bahwa nanti dihari kiamat Allah akan memberikan ruh kepada gambar yang pernah dibuat didunia lalu gambar yang telah hidup tersebut akan mengadzab si penggambarnya.

Download MP3 Kajian Kitab Qaulul Mufid: Nasib Penggambar Makhluk Bernyawa di Akhirat


Jangan lupa untuk turut berbagi link donwload ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, semoga bermanfaat bagi amal kita dan saudara Muslimin kita.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

80 − 72 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.