Telegram Rodja Official

Penjelasan Tentang Ihsan – Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

By  |  pukul 10:47 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 02 Rabiul akhir 1439 / 20 Desember 2017 pukul 11:24 am

Tautan: http://rodja.id/1n8

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Iqbal Gunawan, M.A.

Berikut ini rekaman kajian penjelasan kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (شرح الأصول الثلاثة) atau biasa disebut dengan 3 Landasan Utama karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahab At-Tamimi rahimahullah yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, pada 11 Muharram 1439 H / 02 Oktober 2017 M. Pada pertemuan kali ini, beliau akan menyampaikan tentang “Penjelasan Tentang Ihsan“. Semoga bermanfaat.

(Download juga rekaman kajian sebelumnya: Penjelasan Iman Kepada Takdir – Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Baca Juga:  Aqidah Ahlussunnah terhadap Sifat Turunnya Allah - Bagian ke-4 - Kitab Aqidah As-Salaf Ashabul Hadits (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Simak kajian penuh manfaat ini setiap:

Ahad dan Senin, Pukul: 17:00 – 18:00 WIB

Hanya di Radio Rodja dan Rodja TV.

Ringkasan Kajian Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah: Penjelasan Tentang Ihsan

Berkata Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, tingkatan yang ketiga adalah Ihsan. Ihsan ini mempunyai satu rukun, yaitu engkau menyembah dan beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya dan jika engkau tidak bisa mencapai derajat itu maka ketahuilah bahwa Dia melihatmu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Q.S An-Nahl [16]: 128).

Juga firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Baca Juga:  Ingkar kepada Nikmat Allah - Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ ﴿٢١٧﴾ الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ ﴿٢١٨﴾ وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ ﴿٢١٩﴾

“Bertawakallah engkau kepada Dzat Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang. Yang Dia melihatmu ketika engkau berdiri (melakukan ibadah). Dan Dia melihat gerak-gerikmu di antara orang-orang yang sujud.” (Q.S Say-Syu’ara [26]: 217-219).

Ini adalah tingkatan tertinggi dalam agama Islam. Dimana tingkatan yang ada adalah Islam, Iman, lalu kemudian Ihsan. Maka tingkatan Ihsan ini adalah tingkatan yang mulia, tinggi dan agung. Tingkatan ini tidak dapat dicapai oleh setiap orang. Tingkatan tersebut hanya bisa dicapai oleh orang yang dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan diberi taufiq untuk mencapai tingkatan ini.

Baca Juga:  Tak Kenal Maka Tak Sayang - Bagian ke-3 (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

Maksud dari tingkatan atau derajat ini adalah seorang melakukan amal dalam bentuknya yang paling sempurna baik lahir maupun batin. Baik ketika sendirian atau berada ditengah-tengah keramaian.

Bagaimana Penjelasan Lengkapnya? Simak dan Download MP3 Kajian Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah: Penjelasan Tentang Ihsan


Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Jazakumullahu khairan

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.