Masjid Al-Barkah

Ensiklopedi Larangan

Larangan Menggauli Istri Saat Haid – Ensiklopedi Larangan dalam Islam (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

By  |  pukul 10:41 am

Terakhir diperbaharui: Jumat, 29 Desember 2017 pukul 10:45 am

Tautan: http://rodja.id/1o0

Larangan menggauli istri saat haid adalah ceramah agama Islam oleh: Ustadz Mahfudz Umri, Lc yang merupakan bagian dari pembahasan Esiklopedi Larangan dalam Islam.

Ringkasan Kajian Ensiklopedi Larangan: Larangan Menggauli Istri Saat Haid

Segala hal telah dijelaskan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

مابقي شيء يقرب منْ الْجَنَّة ويباعد منْ النَّار إلا وقد بين لكم

“Tidak tersisa suatu (amalan) pun yang dapat mendekatkan kepada surga dan menjauhkan dari neraka, kecuali sudah dijelaskan semuanya kepada kalian.” (HR. Thobroni)

Begitu pula hubungan dengan istri. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

…وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci.” (Q.S. Al-Baqoroh [2] : 222)

Ayat di atas, turun terkait perkara yang terjadi pada Yahudi. Sebagaimana orang Yahudi tidak mau makan bersama wanitanya yang haid, tidak mau tidur bersamanya. Tetapi tidak demikian dengan Islam. Islam sangat menghormati dan memuliakan kaum wanita.

Adapun berhubungan dalam keadaan haid, ada beberapa keadaan yang perlu diperhatikan:
Pertama, seorang suami menggauli farji istri dalam keadaan haid. Maka berdasarkan ijma’, hal ini adalah sesuatu yang haram untuk dilakukan.

Baca Juga:
Larangan Duduk dengan Ahlul Bidah - Bagian ke-4 - Ensiklopedi Larangan dalam Islam (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Kedua, seorang suami berhubungan dengan istri di atas pusar dan dibawah lutut. Maka hal ini diperbolehkan sesuai dengan kesepakatan para ulama’.

Ketiga, berhubungan dengan istri ketika haid dan yang menjadi sasarannya adalah antara pusar dan lutut. Pada perkara ini terdapat tiga tinjauan. Yang paling shahih adalah haram. Pendapat yang lain mengatakan makruh, yang lain lagi mengatakan boleh dengan catatan bahwa suami harus bisa menghindari farji istri.

Lalu bagaimana kesaksian para istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika berhubungan dengan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam?

Dengarkan dan Download Kajian Ensiklopedi Larangan: Larangan Menggauli Istri Saat Haid

Demikianlah ringkasan dan audio kajian tentang “Larangan menggauli istri saat haid”. Mari turut membagikan artikel dan audio kajian serta link download kajian ini ke akun media sosial yang kita miliki, baik Facebook, Twitter, Google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahufiikum

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.