Select Page

Hakikat Keimanan Bagian 1 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Radio RodjaDownloadKajianSyaikh 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-BadrAt-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil ImanHakikat Keimanan Bagian 1 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Hakikat Keimanan Bagian 1 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Terakhir diperbaharui: Rabu, 23 Rabiul akhir 1439 / 10 Januari 2018 pukul 12:00
Tautan: http://rodja.id/1on

Hakikat Keimanan Bagian 1- Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (التوضيح والبيان لشجرة الإيمان), sebuah kitab buah karya Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr

Penerjemah: Ustadz Iqbal Gunawan, M.A.

Download kajian sebelumnya tentang Amalan-Alaman Yang Masuk Dalam Keimanan Bagian 2 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Status program kajian kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman: Aktif إن شاء الله live setiap ahad dan senin sore Pukul 17:00 - 18:00 WIB dari Madinah

Ringkasan Hakikat Keimanan Bagian 1 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman Bagian 2

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١﴾ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ ﴿٢﴾ وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ ﴿٣﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ ﴿٤﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ﴿٥﴾ إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ﴿٦﴾ فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ ﴿٧﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ ﴿٨﴾ وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ ﴿٩﴾ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ ﴿١٠﴾ الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ ﴿١١﴾

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.” (Q.S Al-Mu’minun [23]: 1-11)

Ayat di atas, Allah menafsirkan iman dengan semua amalan-amalan yang telah disebutkan. Karena Allah subhanahu wa ta’ala di awal ayat telah mengabarkan tentang beruntungnya orang-orang yang beriman. Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala memberikan sifat-sifat kepada mereka dengan sifat-sifat yang banyak. Dimulai dari sifat “orang yang khusyu’ dalam shalatnya” samapai akhir ayat di atas. Maka barangsiapa telah menyempurnakan sifat-sifat ini pada dirinya, dialah mukmin yang hakiki. Dialah seorang mukmin yang sejati. Dan inti dari sifat-sifat tadi adalah menunaikan kewajiban-kewajiban yang lahir maupun batin. Menjauhi segala yang diharamkan ataupun yang dimakruhkan. Inilah inti sifat-sifat kaum mukminin yang sejati. Setelah menyempurnakan sifat-sifat ini, maka mereka berhak mendapatkan surga Firdaus yang merupakan tingkatan tertinggi didalam surga Allah subhanahu wa ta’ala.

Ayat-ayat di atas juga tegas menyatakan bahwa iman mencakup aqidah, akhlak, amalan-amalan yang lahir maupun yang batin. Konsekuensi dari ayat-ayat ini adalah kesimpulan bahwa keimanan bisa bertambah dan bisa berkurang sesuai dengan adanya sifat-sifat ini pada diri seorang mukmin. Semakin banyak sifat-sifat ini ada dalam diri seorang mukmin, maka keimanannya semakin bertambah. Semakin sedikit sifat-sifat ini maka keimanannya semakin tipis dan lemah. Manusia dalam keimanan memiliki derajat yang berbeda. Sesuai dengan kadar dari sifat-sifat yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Oleh karenanya, kaum mukminin terbagi menjadi tiga golongan. Yakni:

  • Golongan pertama disebut سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ (sabiqun bil-khairat). Mereka yang terdepan dan paling dekat dengan Allah subhanahu wa ta’ala. Siapakah mereka? mereka adalah orang-orang yang menjalankan kewajiban-kewajiban, menjalankan amalan-amalan yang sunnah, mereka meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan, perkara-perkara yang dimakruhkan dan perkara-perkara yang mubah atau kurang penting.
  • Golongan kedua adalah golongan yang disebut golongan  الْمُقْتَصِدُ (al-muqtashid). Golongan yang di tengah-tengah. Mereka adalah orang-orang yang menunaikan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepada mereka. Mereka juga meninggalkan perkara-perkara yang haramkan oleh Allah kepada mereka.
  • Golongan ketiga adalah golongan yang disebut ظَالِمٌ لِنَفْسِه (dzhalim linafsihi). Mereka adalah kaum mukminin yang mendzalimi diri mereka sendiri. Mereka adalah orang-orang yang meninggalkan sebagian yang diwajibakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada mereka. Mereka juga melakukan sebagian perkara yang diharamkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Pembagian golongan ini sebagaimana disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Yaitu dalam firmanNya:

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّـهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ ﴿٣٢﴾

“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.” (Q.S Fatir [35]: 32)

Simak Penjelasan Lengkap dan Downlod MP3 Ceramah Agama – Hakikat Keimanan Bagian 1 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman Bagian 2

Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum

, , , ,

About The Author

Menebar Cahaya Sunnah

Tinggalkan Balasan

Tanggal

Radio Streaming

Server Internasional High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 488 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 54 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 198 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 21 | Maksimal: 2000

Audio RodjaTV High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 130 kbps | Pendengar: 66 | Maksimal: 2000

Jadwal Acara

Jadwal Hari Rabu

01:00 — 02:00 AsatidzKajian TematikRekaman

02:00 — 05:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:00 — 07:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:30 — 08:00 Resensi Buku

08:00 — 10:00 Ustadz Ahmad Zainuddin, LcKajian TematikLIVE dari Banjarmasin

10:00 — 11:30 Sinshe Abu MuhammadSehat dengan Thibbun NabawiLIVE dari Studio Rodja TV

11:30 — 12:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

12:30 — 13:00 Penerjemah: Ustadz JunaediFatawa UlamaLIVE dari Tegal

13:00 — 14:30 Ustadz Hamzah AbbasBimbingan Bahasa Arab Jilid 1Rekaman

14:30 — 16:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

16:30 — 18:00 Ustadz Jazuli, LcBimbingan Islam untuk Pribadi dan MasyarakatLIVE dari Jakarta

18:00 — 19:00 Ustadz Abdullah Zain, Lc, M.A.Tafsir Al Qur'an - Juz AmmaLIVE dari Masjid Agung Darussalam, Purbalingga

19:00 — 20:00 Resensi Buku

20:00 — 21:30 Ustadz Zainal Abidin SyamsuddinSyarah Bulughul MaramLIVE dari Studio Rodja TV

21:30 — 22:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

22:00 — 23:30 Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M.H.IRiyadhus ShalihinRekaman

23:30 — 01:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

23:30 — 00:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

Arsip