Telegram Rodja Official

Panduan Amal Sehari Semalam

Kala Kesedihan Melanda Hati Bagian 3 – Panduan Amal Sehari Semalam (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Kala Kesedihan Melanda Hati Bagian 3 – Panduan Amal Sehari Semalam adalah ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A. Ceramah agama ini membahas buku “Panduan Amal Sehari Semalam” yang berisi amalan-amalan yang semestinya dilakukan oleh seorang muslim dalam kesehariannya.

Download juga kajian sebelumnya: Kala Kesedihan Melanda Hati Bagian 2 – Panduan Amal Sehari Semalam

Ringkasan Ceramah Agama: Kala Kesedihan Melanda Hati Bagian 3

Pada kajian kali ini dibahas poin ke delapan agar seorang hamba dapat melewati dan mengatasi kesedihan. Poin kedelapan mengatakan bahwa segala sesuatu telah tertulis dalam suratan takdir. Yang baik maupun yang buruk. Yan pahit maupun yang manis. Semuanya datang dari Allah. Apabila seorang meyakini bahwa setiap musibah telah tertulis dan ditetapkan disisi Allah subhanahu wa ta’ala, dan ketetapan Allah pasti terjadi, tidak bisa dielakkan, meyakini bahwa ketetapan Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada yang sia-sia tanpa ada hikmah dibaliknya. Niscaya musibah tersebut terasa ringan dan seorang muslim terhibur dengannya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّـهِ يَسِيرٌ ﴿٢٢﴾ لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ ۗ وَاللَّـهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿٢٣﴾

Baca Juga:
Apa Yang Dimaksud Cobaan Kebahagiaan?

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,” (QS. Al-Hadid [57]: 22-23)

Ada empat tingkatan takdir yang harus diimani.

  1. Beriman kepada ilmu Allah. Yaitu Allah subhanahu wa ta’ala mengetahui apapun yang terjadi sebelum itu terjadi, sewaktu terjadi dan sesudah terjadi.
  2. Mengimani bahwa Allah menuliskan takdir di Lauhul Mahfuzh.
  3. Mengimani bahwa Allah menghendakinya. Tidak ada yang terjadi kecuali atas kehendak Allah subhanahu wa ta’ala. Tidak ada satupun yang terjadi di muka bumi ini sampai dedaunan yang berguguran, melainkan atas kehendak Allah subhanahu wa ta’ala. Tidak ada kejadian di dunia ini yang terjadi diluar kehendak Allah subhanahu wa ta’ala.
  4. Mengimani pencitaan Allah. Bahwa Allah subhanahu wa ta’ala yang menciptakan kita dan apa-apa yang kita lakukan. Hal ini semua agar kita tidak terlalu sedih terhadap apa-apa yang luput dari kita dan tidak terlalu gembira terhadap apa yang Allah subhanahu wa ta’ala berikan.
Baca Juga:
Bolehnya Mengumpulkan Harta Bagi Orang Yang Melaksanakan Hak-Hak Harta

Simak penjelasan lengkapnya dan download MP3 ceramah agama: Kala Kesedihan Melanda Hati Bagian 3

Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.