Panduan Amal Sehari Semalam

Manakala Telepon Menjadi Kebutuhan – Panduan Amal Sehari Semalam (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  | 

Manakala Telepon Menjadi Kebutuhan – Panduan Amal Sehari Semalam adalah ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A. Ceramah agama ini membahas buku “Panduan Amal Sehari Semalam” yang berisi amalan-amalan yang semestinya dilakukan oleh seorang muslim dalam kesehariannya.

Download juga kajian sebelumnya: Kala Kesedihan Melanda Hati Bagian 3 – Panduan Amal Sehari Semalam

Ringkasan Ceramah Agama: Manakala Telepon Menjadi Kebutuhan

Telepon seakan-akan sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Terlebih lagi dengan semakin memasyarakatnya penggunaan telepon genggam (handphone). Hal ini merupakan satu perkara ibarat pisau bermata dua. Bisa mendatangkan manfaat yang besar, namun bisa juga menjadi musibah yang besar juga. Oleh karena itu, perlu kiranya kita membahas secara khusus masalah ini.

Sesungguhnya telepon adalah salah satu nikmat Allah subhanahu wa ta’ala kepada umat manusia. Namun jika kita tidak bisa memanfaatkan, bisa berbalik menyerang kita. Maka kita perlu memperhatikan adab-adab menggunakan alat komunikasi ini. Beberapa perkara yang harus kita perhatikan adalah:

Gunakan untuk perkara yang makruf

Yaitu perkara-perkara yang bisa mendatangkan kebaikan. Seperti untuk menyambung tali silaturahim, menjaga ukhuwah Islamiyah ataupun untuk keperluan yang terkait urusan dunia maupun akhirat, yang membawa maslahat dan mendatangkan pahala. Seperti menentukan arah kiblat, waktu shalat, waktu-waktu ibadah seperti waktu sahur dan berbuka, sebagai alat bantu karena adanya aplikasi-aplikasi seperti aplikasi yang bisa menghitung zakat, aplikasi untuk menghitung harta warisan, aplikasi Al-Qur’an dan yang lebih dahsyat lagi adalah kita dapat memasukkan kitab kedalam alat yang kecil itu. Sehingga kita bisa mengoleksi ribuan buku.

Dengan alat tersebut, kita juga berbagi kebaikan. Kita bisa mengajak manusia kepada kebaikan. Yang mana jika manusia mengikutinya, maka kita mendapat pahala dan pahala orang-orang yang mengikuti kebaikan itu tanpa dikurangi dari kebaikan mereka sedikitpun.

Namun perlu diperhatikan dan dijaga. Jangan sampai kebablasan. Terkadang syaitan, masuk kepada anak adam melalui pintu-pintu kebaikan, kemudian dibawa keluar dari kebaikan itu. Dengan sikap ghulu (berlebih-lebihan) atau lalai. Tanpa disadari, benda ini bisa menggelincirkan kita kepada perkara-perkara yang buruk.

Simak penjelasan lengkapnya dan download MP3 ceramah agama: Manakala Telepon Menjadi Kebutuhan

Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Tinggalkan Balasan

0:00
0:00