Muroqobah – Bagian 1 – Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  |  pukul 8:31 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 27 Jumadil awal 1439 / 13 Februari 2018 pukul 10:20 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=29964

Muroqobah – Bagian 1 – Aktualisasi Akhlak Muslim merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-AtsaaryCeramah ini berkaitan dengan seri pembahasan Aktualisasi Akhlak Muslim, yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim.

Download kajian sebelumnya: “Kiat Meraih dan Menjaga Keikhlasan – Aktualisasi Akhlak Muslim

Ringkasan Kajian Tentang Muroqobah – Bagian 1

Salah satu diantara akhlak yang mulia dan harus dimiliki oleh setiap muslim, terutama akhlaknya terhadap Allah adalah menghadirkan muroqobah didalam kehidupannya. Muroqobah adalah keyakinan seorang hamba yang meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta’ala mengawasi gerak-geriknya, mengetahui segala sesuatu tentang dirinya baik yang lahir maupun yang batin. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengatakan, “Muroqobah adalah keyakinan dan pengetahuan yang kuat yang dimiliki oleh seorang hamba bahwa dia selalu berada dalam pengawasan Allah baik dalam hal yang diketahui manusia maupun yang dirahasiakan.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

اتق الله حيثما كنت ، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن

Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik” (HR. Ahmad, Tirmidzi)

Jika seorang hamba benar-benar meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta’ala Maha Melihat dan Maha Mendengar. Dua nama yang sering Allah gabungkan di dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan satu makna yang lebih dalam. Yaitu Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa mengetahui apapun yang ada pada seorang hamba. Baik itu gerak-geriknya, ucapannya, tindakannya dan segala sesuatu yang ada di dalam hatinya. Allah subhanahu wa ta’ala melihat, mendengar dan mengetahui semuanya. Andaikata seorang hamba memiliki keyakinan seperti ini, niscaya keyakinan itu akan menjelma menjadi sebuah perasaan selalu berada dalam pengawasan Allah subhanahu wa ta’ala dimanapun dan kapanpun dia berada. Perasaan inilah yang pada gilirannya akan menghantarkan seorang hamba untuk menghadirkan amal-amal yang terbaik. Mempersembahkan sesuatu yang terbaik untuk Allah subhanahu wa ta’ala baik dalam urusan-urusan agamanya maupun urusan-urusan dunianya.

Salah satu hikmah dari penciptaan manusia adalah Allah ingin menguji siapakan diantara manusia ini yang paling baik amalnya. Allah subhanahu wa ta’ala mengatakan dalam surat Al-Mulk ayat ke-2:

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ ﴿٢﴾

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,” (QS. Al-Mulk [67]: 2)

Simak Penjelasan Lengkap dan Download MP3 Kajian: Muroqobah – Bagian 1


[do_widget id=blog_subscription-2]

Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0:00
0:00