Telegram Rodja Official

Al-Ubudiyah

Syirik Perkara Yang Merusak Ubudiyah – Kitab Al-‘Ubudiyah (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Syirik Perkara Yang Merusak Ubudiyah – Kitab Al-‘Ubudiyah merupakan bagian dari kajian kitab “العبودية (Al-Ubudiyah)” karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Kitab ini membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan ibadah dan penghambaan diri. Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim.

Download juga Kitab Al-Ubudiyah – Format PDF di sini

Download kajian sebelumnya tentang Pentingnya Perkara Ubudiyah dalam Islam – Kitab Al-‘Ubudiyah

Kajian Kitab Al-Ubudiyah: Syirik Perkara Yang Merusak Ubudiyah

Kesyirikan mendominasi pada jiwa-jiwa manusia. Hal ini sesuai dengan yang disebutkan dalam hadits bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “kesyirikan diumatku ini lebih samar daripada merayapnya semut…”.

Apa maksud dari hadits di atas?

Yakni bahwa peluang terjadinya kesyirikan sangat besar. Bahkan dari perkara-perkara yang kadang manusia tidak menyangka. Banyak orang menyangka bahwa syirik itu hanya ketika datang meminta-minta ke kuburan, menyembah berhala secara langsung, datang ke pohon-pohon besar membawa sesajen, mendatangi dukun, dan lain-lain. Jelas itu semua adalah kesyirikan, tapi hal-hal yang awalnya tidak disangka membawa kepada kesyirikan pun bisa membawa kita kepada kesyirikan. Contohnya adalah  kecintaan kepada harta, kecintaan kepada anggota keluarga, atau memperturutkan hawa nafsu, dan lain-lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga:
Wajibnya Mengingatkan Umat dari Bid'ah - Al-Ishbah (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

تَعِسَ عَبْدُ الدِّيْنَارِ تَعِسَ عَبْدُ الدِّرْهَمِ،…

“Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, …” (HR. Bukhari).

Dalam Al-Qur’an Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

أَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَـٰهَهُ هَوَاهُ أَفَأَنتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا ﴿٤٣﴾

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,” (QS. Al-Furqon [25]: 43)

Apa hukum menghambakan diri kepada selain Allah? Tentu ini kesyirikan. Hal-hal seperti ini, mencintai sesuatu asalnya dalam hal-hal yang dihalalkan boleh, tapi hawa nafsu bisa mendominasi sehingga menjadikan cinta itu lebih daripada kepada Allah. Ini akan berpotensi membawa seseorang kepada kesyirikan.

Simak dan Download Kajian Kitab Al-Ubudiyah: Syirik Perkara Yang Merusak Ubudiyah


Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Lihat Juga: Radio Streaming, Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Ceramah Lucu, Khutbah Idul Adha, Kultum, Ceramah Singkat, Shalawat, Shalat JenazahRukun IslamRukun Iman, Ziarah Kubur, Shalat Berjamaah, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Belajar Bahasa Arab,

Baca Juga:
Hadits Tentang Kisah Isra' Mi'raj
Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.