Bab Seseorang Mewudhukan Temannya – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 9:33 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 03 Jumadil akhir 1439 / 19 Februari 2018 pukul 9:33 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=30038

Bab Seseorang Mewudhukan Temannya – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.) adalah ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Pada kajian kali ini Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. membawakan pembahasan Bab ke-35, hadits ke-181 yang terdapat pada halaman 57 dari Kitab Shahih Bukhari. Untuk download Kitab Shahih Bukhari, silahkan klik download.

Download juga kajian sebelumnya: “Bab Orang Yang Berpendapat Tidak Wajibnya Wudhu Kecuali dari Dua Tempat Keluar – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Ringkasan Bab Seseorang Mewudhukan Temannya – Kitab Shahih Bukhari

Yang dimaksud dengan seseorang mewudhukan temannya adalah dengan menuangkan air ketemannya. Apakah itu diperbolehkan atau tidak? Terjadi ikhtilaf antar para ulama dalam masalah ini. Sebagian ulama mengatakan makruh dan mengatakan bahwa perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam itu karena ada kebutuhan di waktu safar saja. Sementara sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa hal itu tidak makruh karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya diwaktu tidak sedang safar. Dan pendapat ini yang dirajihkan oleh Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah dalam kitab ini.

Baca Juga:  Anjuran Untuk Semangat Menuntut Ilmu

Hadits ke-181 – Menit ke-01:25

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ سَلَاٍم قَالَ : اَخْبَرَ نَا يَزِ يْدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ يَحْيَيى عَنْ مُوسَى بْنِ عَقْبَةَ عَنْ كُرَ يْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاٍس عَنْ اُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ اَنَّ رَسُو لُ اللهُ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ لَمَّا اَ فَا ضَ مِنْ عَرَفةَ عَدَ لَ اِلَى الشِّعْبٍ فَقَضَى حَاجَتَهُ. قَالَ اُ سَا مَةُ بْنُ زَيْدٍ : فَجَعَلْتُ اَ صُبُّ عَلَيْهِ وَيَتَوَ ضَّا. فَقُلْتُ : يَا رَسُوْ لَ اللهِ اَ تُصَلِّي ؟ فَقَا لَ : الْمُصَلِّي اَ مَا مَكَ.

“Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Salam berkata, telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun dari Yahya dari Musa bin ‘Ugbah dari Kuraib mantan budah Ibnu ‘Abbas, dari Usamah bin Zaid, bahwa ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertolak meninggalkan ‘Arafah beliau menuju bukit dan menunaikan hajarnya.” Usamah bin Zaid berkata, “Aku lalu menuangkan air untuknya hingga beliau pun berwudhu. Aku lalu berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah kita akan shalat di sini?‘ Beliaupun menjawab: “Tempat shalat ada di depanmu.

Baca Juga:  Keutamaan dan Pentingnya Ikhlas dalam Ibadah - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

Hadits ini dijadikan dalil oleh Al Imam Al Bukhari rahimahullah bolehnya mewudhukan orang lain. Artinya kita menuangkan air wudhu kepada teman yang ingin berwudhu. Hal ini bisa dilihat dimana Usamah menuangkan air wudhu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Akan tetapi sebagian ulama berpendapat bahwa perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini karena ada kebutuhan saja yaitu dalam safar dan sedang adanya kesulitan. Pada asalnya kita tidak boleh meminta bantuan walaupun yang lebih utama demikian.
Hadits ke-182 – Menit ke-04:51

Download MP3 Ceramah Agama Bab Seseorang Mewudhukan Temannya – Kitab Shahih Bukhari

Baca Juga:  Tafsir Surat Al-Insyiqaq (Bagian ke-2) dan Surat Al-Muthaffifin (Bagian ke-1) - Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama tentang Bab Seseorang Mewudhukan Temannya – Kitab Shahih Bukhari ini melalui jejaring sosial Facebook, TwitterGoogle+ dan yang lainnya agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.