Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

By  |  pukul 9:47 am

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 08 Jumadil akhir 1439 / 24 Februari 2018 pukul 12:59 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=30100

Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman  adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (التوضيح والبيان لشجرة الإيمان), sebuah kitab buah karya Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr

Penerjemah: Ustadz Iqbal Gunawan, M.A.

Download kajian sebelumnya tentang Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 2 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman

Status program kajian kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman: Telah Selesai. 

Kajian Tentang Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman

Diantara faidah dan buah dari keimanan yang lain adalah bahwa seluruh ibadah baik itu perbuatan maupun perkataan akan diterima oleh Allah jika dibangun diatas keimanan dan keikhlasan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Baca Juga:  Ramadhan Adalah Bulan Bersabar

وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَـٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُورًا ﴿١٩﴾

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.” (QS. Al-Isra’ [17]: 19)

Dan usaha untuk mendapatkan kebaikan di akhirat yaitu dengan beramal, beribadah kepada Allah dengan ibadah-ibadah dan amalan-amalan yang disyariatkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalaui lisan NabiNya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka apabila ibadah tersebut dibangun diatas iman, ibadah tersebut akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan bahkan akan dilipatgandakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Adapun jika amalan yang tidak dibangun diatas keimanan maka tidak akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala walaupun seseorang beramal sepanjang hari dan sepanjang malam.

Baca Juga:  Peran Nasihat dalam Pendidikan - Fiqhul Usrah (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.)

وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَّنثُورًا ﴿٢٣﴾

Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.” (QS. Al-Furqan [25]: 23)

Amalan yang berterbangan itu adalah amalan orang-orang kafir disebabkan amalan mereka tidak dibangun diatas keimanan kepada Allah dan iman kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Simak Penjelasan Lengkap dan Downlod MP3 Ceramah Agama Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman

Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Baca Juga:  Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 966-973 - TPP: "Pertanyaan yang Dilarang dalam Islam, Hikmah dari Adanya Orang-Orang yang Berbuat Dosa, Keutamaan Membaca Ayat Kursi, dan Seterusnya" (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.