Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

By  |  pukul 9:56 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 17 Jumadil akhir 1439 / 05 Maret 2018 pukul 11:05 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=30227

Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman  adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (التوضيح والبيان لشجرة الإيمان), sebuah kitab buah karya Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr

Penerjemah: Ustadz Iqbal Gunawan, M.A.

Download kajian sebelumnya tentang Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 2 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman

Status program kajian kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman: Telah Selesai. 

Kajian Tentang Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman

Diantara buah dari keimanan adalah bahwa keimanan akan menghibur seorang muslim ketika dia tertimpa musibah atau ketika dia kehilangan orang yang sangat dicintainya. Jika seseorang yang beriman kehilangan orang yang sangat dicintainya baik itu keluarga, anaknya, hartanya atau temannya, dia akan menghibur dirinya dengan keimanan yang ada pada dirinya. Iman juga merupakan sebaik-baik pengganti dari segala yang hilang. Ketika seseorang kehilangan orang yang sangat dicintainya, tentu ini adalah musibah yang sangat besar.

Baca Juga:  Bab Anjuran untuk Menjaga Iman dan Ilmu dan Seterusnya - Hadits 87-88 - Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Jika Nabi Ya’qub alaihissalam tidak memiliki keimanan, tentu dia akan sangat merasa kesulitan ketika kehilangan Nabi Yusuf (anaknya). Padahal Nabi Yusuf adalah anak yang sangat dia cintai. Bahkan ketika saudara-saudara Nabi Yusuf meminta kepada Nabi Ya’qub untuk mengajaknya bermain, Nabi Ya’qub mengatakan, “sesungguhnya aku sangat sedih jika kalian pergi bersama Yusuf“.

Nabi Ya’qub mengatakan bahwa yang menghalangi dia untuk membiarkan Yusuf pergi bersama suadara-saudaranya yaitu dia tidak sabar untuk berpisah dengan Nabi Yusuf walaupun hanya beberapa saat. Akan tetapi saudara-saudara Nabi Yusuf meminta dengan sangat kepada Nabi Ya’qub untuk mengajaknya dan menyebutkan alasan-alasan mereka mengajak Nabi Yusuf bermain bersama mereka. Akhirnya Nabi Ya’qub membiarkan Nabi Yusuf pergi bersama saudara-saudaranya sehingga terjadilah apa yang terjadi.

Tentu orang yang keadaannya seperti Nabi Ya’qub ini tidak akan bisa bertahan diwaktu yang sangat panjang jika tidak memiliki iman. Hal ini disebabkan oleh besarnya cinta kepada anaknya. Akan tetapi kekuaran iman dan kuatnya harapan kepada Allah subhanahu wa ta’ala lah yang bisa membuat dia bisa bertahan diwaktu yang sangat panjang sampai Allah subhanahu wa ta’ala melapangkan dan membuka serta mengangkat kesedihan Nabi Ya’qub alaihissalam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga:  Keimanan Kepada Qadha dan Qadar - Kitab Aqidah As-Salaf Ashabul Hadits (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

تَعرَّفْ إِلَى اللهِ في الرَّخَاءِ يَعْرِفكَ في الشِّدَّةِ

dekatlah kepada Allah ketika engkau dalam keadaan lapang agar Allah mengetahuimu, juga dekat kepadamu ketika engkau dalam kesulitan

Dalam hadits di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan dan memerintahkan kepada umatnya untuk selalu dekat kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan keimanan dan amalan-amalan keimanan ketika dia berada dalam keadaan sehat, kuat dan lapang. Agar Allah subhanahu wa ta’ala pun menolong dan membantunya ketika dia berada dalam kesulitan. Dan kesulitan yang paling berat oleh seluruh manusia adalah ketika menghadapi kematian.

Hadits di atas juga merupakan kabar gembira bagi setiap orang yang beriman dan selalu dekat dengan Allah subhanahu wa ta’ala dalam keadaan dia kuat, sehat dan kaya. Allah subhanahu wa ta’ala akan menolongnya ketika dia dalam keadaan sulit. Terutama ketika dia berada dalam kondisi sakaratul maut.

Baca Juga:  Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1265-1271 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Simak Penjelasan Lengkap dan Downlod MP3 Ceramah Agama Buah dan Faidah dari Keimanan Bagian 3 – Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman

Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.