Telegram Rodja Official

Al-Ishbah

Ahlussunnah wal Jamaah Memperingatkan Bahayanya Menyerupai Orang Kafir – Kitab Al-Ishbah

By  |  pukul 9:23 am

Terakhir diperbaharui: Jumat, 25 Januari 2019 pukul 7:06 am

Tautan: http://rodja.id/1rd

Ahlussunnah wal Jamaah Memperingatkan Bahayanya Menyerupai Orang Kafir yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. dalam pembahasan Kitab “Al-Ishbah fi Bayani Manhajis Salaf fi Tarbiyah wal Ishlah” karya Syaikh Abdullah bin Shalih Al-‘Ubailan hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada 06 Jumadil akhir 1439 H / 22 Februari 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Berbicara Kepada Manusia Sesuai Dengan Tingkat Pemahaman dan Kedudukan Manusia Bagian 2 – Kitab Al-Ishbah

Kajian Islam Tentang Ahlussunnah wal Jamaah Memperingatkan Bahayanya Menyerupai Orang Kafir – Kitab Al-Ishbah

Pembahasan ini sangatlah penting. Tentunya didasari dengan banyak dalil. Diantaranya adalah:

كَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ كَانُوا أَشَدَّ مِنكُمْ قُوَّةً وَأَكْثَرَ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا فَاسْتَمْتَعُوا بِخَلَاقِهِمْ فَاسْتَمْتَعْتُم بِخَلَاقِكُمْ كَمَا اسْتَمْتَعَ الَّذِينَ مِن قَبْلِكُم بِخَلَاقِهِمْ وَخُضْتُمْ كَالَّذِي خَاضُوا ۚ أُولَـٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ ﴿٦٩﴾

(keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin) adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya dari kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelummu menikmati bagiannya, dan kalian masuk kedalam kebatilan sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. At-Taubah[9]: 69)

Baca Juga:
Bab Pertanyaan Malaikat Jibril kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang Iman, Islam, Ihsan, dan Hari Kiamat - Hadits 50 - Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Didalam ayat yang mulia di atas, Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan dua hal yang sedang kita bahas. Pertama, kalimat Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagian kamu. Ini adalah isyarat dari berbuat maksiat. kemudian kedua adalah kalimat kaliam masuk kedalam kebatilan“. Ini merupakan isyarat tentang fitnah syubhat. Ayat di atas sekaligus melarang kita mengikuti orang-orang kuffar yang amal mereka itu sia-sia.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَأْخُذَ أُمَّتِى بِأَخْذِ الْقُرُونِ قَبْلَهَا ، شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ  . فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَفَارِسَ وَالرُّومِ . فَقَالَ  وَمَنِ النَّاسُ إِلاَّ أُولَئِكَ

Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti jalan generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.” Lalu ada yang menanyakan pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apakah mereka itu mengikuti seperti Persia dan Romawi?” Beliau menjawab, “Selain mereka, lantas siapa lagi?” (HR. Bukhari & Muslim)

Simak Kajian Lengkapnya dan Download MP3 Ceramah Agama Tentang Ahlussunnah wal Jamaah Memperingatkan Bahayanya Menyerupai Orang Kafir – Kitab Al-Ishbah

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda dan bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain.

Baca Juga:
Penjelasan Tauhid dan Pembagiannya

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Hukum berdakwah dengan musik, Musik untuk berdakwah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

÷ 9 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.