Telegram Rodja Official

Al-Ishbah

Ahlussunnah wal Jamaah Menyeru Manusia Kepada Kalimat Tauhid – Kitab Al-Ishbah

By  |  pukul 10:32 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 27 September 2018 pukul 10:30 am

Tautan: http://rodja.id/1re

Ahlussunnah wal Jamaah Menyeru Manusia Kepada Kalimat Tauhid yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. dalam pembahasan Kitab “Al-Ishbah fi Bayani Manhajis Salaf fi Tarbiyah wal Ishlah” karya Syaikh Abdullah bin Shalih Al-‘Ubailan hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada 13 Jumadil akhir 1439 H / 01 Maret 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Ahlussunnah wal Jamaah Memperingatkan Bahayanya Menyerupai Orang Kafir – Kitab Al-Ishbah

Kajian Islam Tentang Ahlussunnah wal Jamaah Menyeru Manusia Kepada Kalimat Tauhid – Kitab Al-Ishbah

Ahlussunnah wal Jamaah senantiasa mendakwahi manusia agar mengesakan Allah subhanahu wa ta’ala, mentauhidkan Allah subhanahu wa ta’ala, selalu menggantungkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam beribadah dan dalam meminta tolong kepada Allah subhanahu wa ta’ala, juga senantiasa melazimi petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam seluruh urusan mereka. Diantaranya adalah dari permasalahan-permasalahan kehidupan dunia. Kemudian masalah-masalah diri.

Ahlussunnah wa Jamaah selalu mengajak manusia untuk berhubungan dengan Allah subhanahu wa ta’ala. Menyerahkan urusan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan berada pada petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ada beberapa ayat dari Al-Qur’an yang diturunkan oleh penulis. Diantaranya:

Baca Juga:
Pengertian Akhlak, Macam-Macam Akhlak dan Dalil Tentang Akhlak

مَّا يَفْتَحِ اللَّـهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۖ وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِن بَعْدِهِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴿٢﴾

Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Fatir [35]: 2)

Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman:

وَإِن يَمْسَسْكَ اللَّـهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ ۚ يُصِيبُ بِهِ مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ﴿١٠٧﴾

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus[10]: 107)

Semua ayat di atas menunjukkan bahwa hendaknya semua perkara kita kembalikan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Karena Allah lah yang bisa memberikan manfaat dan hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang bisa mengangkat musibah. Semuanya dikembalikan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Simak Kajian Lengkapnya dan Download MP3 Ceramah Agama Tentang Ahlussunnah wal Jamaah Menyeru Manusia Kepada Kalimat Tauhid – Kitab Al-Ishbah

Baca Juga:
Empat Kaidah Pokok dalam Beribadah - Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda dan bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Hukum berdakwah dengan musik, Musik untuk berdakwah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.