Telegram Rodja Official

Al-Ibanah

Bolehkah Menanyakan Dimanan Allah? – Kitab Al-Ibanah (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

By  | 

Bolehkah Menanyakan Dimanan Allah merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Kitab Al-Ibanah ‘an Ushul ad-Diyanah karya Syaikh Imam Abul Hasan Ali bin Ismail al-Asy’ari rahimahullah atau terkenal dengan sebutan Imam Abul Hasan al-Asy’ari rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 11 Rabiul akhir 1439 H / 29 Desember 2017 M.

Download juga kajian sebelumnya: Ahlussunnah Wajib Meyakini Tingginya Dzat Allah – Kitab Al-Ibanah

Kajian Tentang Bolehkah Menanyakan Dimanan Allah – Kitab Al-Ibanah

Pada kesempatan kali ini, dibahas tentang sebuah hadits yang merupakan pembahasan terakhir berkaitan dengan ketinggian Allah subhanahu wa ta’ala. Beliau menutup pembahasan tentang ketinggian Allah subhanahu wa ta’ala dengan hadits pertanyaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seorang budak wanita. Dan dengan jawabannya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghukumi bahwa seorang budak wanita tersebut adalah seorang mukminah.

Hadits tersebut adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim rahimahullahu ta’ala. Mu’awiah bin Hakam memiliki seorang budak yang menggembalakan kambingnya di sekitar gunung Uhud. Pada suatu hari beliau datang memantau kondisi budak tersebut. Ternyata dia mendapatkan seekor kambing telah dimakan srigala. Maka dia marah kepada budak tersebut dan ingin memerdekakannya. Akan tetapi dia datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengadukan hal tersebut.

Baca Juga:
Memikirkan Penciptaan Langit dan Bumi- Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 164

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta Mu’awiah bin Hakam untuk membawa budak tersebut menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tatkala budak tersebut sampai di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya. Pertanyaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah pertanyaan yang berkaitan dengan aqidah. Yang dengan jawabannya, terbukti bahwa budak tersebut adalah seorang yang mukmin.

Imam Abul Hasan Ali bin Ismail al-Asy’ari rahimahullahu ta’ala menjelaskan hal ini, para ulama telah meriwayatkan bahwa seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membawa seorang budak wanita yang hitam. Lalu dia bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ya.. Rasulullah, aku ingin memerdekakannya sebagai kafarat. Apakah boleh aku memerdekakannya?” Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada budak wanita tersebut,” Dimana Allah?“. Budak wanita itu menjawab, “Di langit“. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa aku?“. Ia menjawab, “Engkau Rasulullah“. Lalu Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Merdekakan budak tersebut. Sesungguhnya dia adalah seorang budak wanita yang mukminah”.

Perhatikanlah, kenapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya “dimana Allah” kepada budak tersebut? Kemudian kenapa jawaban budak tersebut “Di langit”?. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa ternyata pertanyaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “dimana Allah” adalah pertanyaan yang benar, pertanyaan yang berkaitan dengan iman dan aqidah. Jika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam yang maksum dan berbicara dengan wahyu, menanyakan hal ini kepada budak tersebut. Kemudian menjadikan jawabannya sebagai bukti keimanannya, maka hal ini menunjukkan kepada kita tanpa ada keraguan sedikitpun. Bahwa menanyakan tentang Allah dengan pertanyaan “dimana”, itulah pertanyaan yang benar. Pertanyaan yang syar’i, bukan pertanyaan yang diharamkan.

Baca Juga:
Hak Rumah - Bagian ke-2 - Tabshiratul Anam (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Tentang Bolehkah Menanyakan Dimanan Allah – Kitab Al-Ibanah

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download pengajian Bolehkah Menanyakan Dimanan Allah – Kitab Al-Ibanah yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Lihat Juga: Radio Streaming, Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Ceramah Lucu, Khutbah Idul Adha, Kultum, Ceramah Singkat, Shalawat, Shalat JenazahRukun IslamRukun Iman, Ziarah Kubur, Shalat Berjamaah, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Belajar Bahasa Arab,

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.