Select Page

Konsekuensi Yang Benar Ketika Seseorang Mengenal Tauhid Kepada Allah – Kitab Al-‘Ubudiyah

Radio RodjaDownloadKajianUstadz Abdullah TaslimAl-UbudiyahKonsekuensi Yang Benar Ketika Seseorang Mengenal Tauhid Kepada Allah – Kitab Al-‘Ubudiyah

Konsekuensi Yang Benar Ketika Seseorang Mengenal Tauhid Kepada Allah – Kitab Al-‘Ubudiyah

Terakhir diperbaharui: Rabu, 25 Rajab 1439 / 11 April 2018 pukul 09:58
Tautan: http://rodja.id/1s0

Konsekuensi Yang Benar Ketika Seseorang Mengenal Tauhid Kepada Allah merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Abdullah Taslim, Lc. MA. dalam pembahasan “العبودية (Al-Ubudiyah)” karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Kitab ini membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan ibadah dan penghambaan diri. Kajian ini disampaikan pada 19 Rajab 1439 H / 05 April 2018 M.

Download juga Kitab Al-Ubudiyah – Format PDF di sini

Kajian Tentang Konsekuensi Yang Benar Ketika Seseorang Mengenal Tauhid Kepada Allah – Kitab Al-‘Ubudiyah

Kita masih melanjutkan pembahasan yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah tentang bagaimana persaksian yang akan timbul dalam hatinya seorang yang beriman ketika dia mengenal Allah. Konsekuensi persaksian yang benar ketika seseorang mentauhidkan Allah, ketika seseorang menyakini dan mengenal kemahaagungan sifat-sifat Allah, kemahasempurnaan, kemahatinggian sifat-sifat-Nya yang tentu itu sangat berbeda dengan sifat-sifat kekurangan, keterbatasan yang ada pada makhluk. Maka inilah persaksian yang benar dihati orang yang beriman yang dengan ini menjadikan dia semakin tunduk kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan berlepas diri dari segala daya dan kekuatan kecuali dengan hanya memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Inilah persaksian yang benar dan lurus. Yang ini merupakan realisasi dari ucapan syahadat “لااله الا الله“, tidak ada sembahan yang benar selain Allah. Karena Allah lah satu-satunya yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan. Maka tidak ada yang berhak untuk diserahkan kepadanya segala bentuk ibadah lahir dan batin kecuali untuk Allah subhanahu wa ta’ala semata.

Baca Juga:  Mewujudkan Niat Ikhlas dalam Beribadah - Kitab Al-'Ubudiyah (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Dengan ini, seorang hamba akan menyingkirkan atau menghilangkan dari hatinya segala bentuk persembahan untuk diibadahi kepada selain Allah subhanahu wa ta’ala lalu seorang hamba tersebut akan menetapkan didalam hatinya bahwa yang berhak mendapatkan ibadah hanyalah Allah subhanahu wa ta’ala.

Hal ini harus ditekankan agar kita tidak terjerumus dalam persaksian-persaksian yang dibawakan oleh orang yang menyimpang dengan atas nama agama. Pada kajian yang lalu telah kita bahas tentang orang yang ketika semakin mengenal Allah, semakin meyakini bersatunya Allah dengan makhluk. Jelas ini adalah kekufuran. Bagaimana mungkin dzat yang Maha Sempurna, yang tidak ada cacat dan cela padanya bisa menyatu dengan makhluk-Nya yang penuh dengan kesalahan dan kekurangan?

Baca Juga:  Jangan Bergantung kepada Makhluk - Kitab Al-'Ubudiyah (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Makhluk sesempurna apapun, dia tetaplah hamba yang penuh dengan kekurangan dan bergantung kepada Allah. Maka dalam hati yang beriman tidaklah mungkin makhluk ini mempunyai hak untuk diibadahi dan diserahkan penghambaan diri kepadanya.

Inilah jawaban kenapa tipu daya setan lebih besar menimpa manusia justru dalam urusan-urusan yang berhubungan dengan tauhid. Karena dia mengetahui hal adalah penyimpangan terbesar yang akan menjadikan manusia bisa keluar dari Islam secara total.

Simak dan Download MP3 Kajian Tentang Konsekuensi Yang Benar Ketika Seseorang Mengenal Tauhid Kepada Allah – Kitab Al-‘Ubudiyah

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Baca Juga:  Kekeliruan dalam Memahami Tauhid - Kitab Al-'Ubudiyah (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

, , , , , , , , , , , , , , , ,

About The Author

Menebar Cahaya Sunnah

Tinggalkan Balasan

Tanggal

Radio Streaming

Server Internasional High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 206 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 21 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 72 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 7 | Maksimal: 2000

Audio RodjaTV High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 130 kbps | Pendengar: 10 | Maksimal: 2000

Jadwal Acara

Jadwal Hari Ahad

01:00 — 02:00 AsatidzMurottal, Bumper, Mutiara NasihatRekaman

01:00 — 02:00 AsatidzKajian TematikRekaman

02:00 — 05:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

05:30 — 07:00 Ustadz Mahfudz Umri, Lc.Menuju Kelembutan HatiLIVE dari Bekasi

07:00 — 07:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:30 — 10:00 Ustadz Ali SubanaRodja CeriaLIVE dari Studio TV

10:00 — 11:00 Ustadz Yazid bin Abdul Qadir JawasKajian TematikRekaman

11:00 — 12:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

12:30 — 13:00 Penerjemah: Ustadz JunaediFatawa UlamaRekaman

14:30 — 17:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

17:00 — 18:00 Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al 'Abbad Al BadrAl Kabaa'irLIVE dari Madinah

18:00 — 19:00 Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.Silsilah Hadits ShahihLIVE dari Masjid Al Barkah CIleungsi

19:00 — 20:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

20:00 — 21:30 AsatidzKajian TematikRekaman

21:30 — 22:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

22:00 — 23:30 Ustadz Abu Haidar As SundawyQoulul MufidRekaman

22:30 — 00:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

Arsip