Khiyar Bila Penjual Menyampaikan Pokok Modal – Kitab Zadul Mustaqni (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

By  |  pukul 6:07 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 26 Rajab 1439 / 12 April 2018 pukul 6:52 am

Tautan: http://rodja.id/1s3

Khiyar Bila Penjual Menyampaikan Pokok Modal adalah kajian yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. yang merupakan rekaman kajian kitab زاد المستقنع في اختصار المقنع atau populer dengan sebutan Kitab Zadul Mustaqni. Kitab ini merupakan kitab fiqih Madzhab Hanbali, karya Syaikh Syarifuddin Abu Naja Musa bin Ahmad Al-Hajawi rahimahullah dan merupakan ringkasan dari Kitab Al-Muqni karya Ibnu Qudamah rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 15 Jumadil awal 1439 H/ 01 Februari 2018 M.

Download kajian sebelumnya: Khiyar dengan Pemberitahuan Harga – Kitab Zadul Mustaqni

Download juga Kitab Zadul Mustaqni – Format PDF di sini

Kajian Tentang Khiyar Bila Penjual Menyampaikan Pokok Modal – Kitab Zadul Mustaqni

Bentuk khiyar ini adalah ketika seorang penjual mengatakan pokok modalnya. Penjual mengatakan, “saya jual kepadamu dengan modal sekian”. Kemudian bagaimana jika ada kasus seperti yang dikatakan oleh penulis kitab?

Baca Juga:  Shalat Timbangan Iman Seseorang

Kasus, apabila penjual membeli barang dengan harga yang tidak tunai atau dari orang yang tidak diterima syahadatnya atau dengan nilai harga yang lebih besar sebagai suatu bentuk muslihat, atau dari sebagian akad penjualan dengan sebagian dari harga yang tidak dia jelaskan tentang nilai harganya. Maka bagi pembeli khiyar, memilih untuk membeli atau menahan.

Contohnya adalah ketika seseorang menjual rumah dengan harga beli 100jt. Dan dia tidak menyampaikan apakah rumah itu dibeli dengan cara cicilan atau cash. Lalu penjual mengatakan, “terserah kamu mau memberi untung berapa boleh”. Maka hal ini tidak diperbolehkan dan pembeli berhak mendapatkan hak khiyar. Hal ini dikarenakan harga tidak tunai dengan harga tunai pasti berbeda.

Jika rumah itu dibeli dengan cicilan dengan harga 100jt, maka kemungkinan harga tunainya hanya 80jt. Dan ini tidak dijelaskan kepada pembeli ketika menyebutkan modal tadi. Ketika ini terjadi dan pembeli mengetahui hakikat sesungguhnya bahwa penjual tersebut membeli 100jt tadi dengan cicilan, maka si pembeli memiliki pilihan dua opsi. Yaitu menahan (setuju) atau juga mengembalikan.

Baca Juga:  Sungguh Istimewa Perkara Orang Yang Beriman - Al Wasaail Mufiidah Lil Hayaatis Sa'iidah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Kasus yang kedua adalah jika barang itu dibeli dari orang yang tidak diterima persaksiannya terhadapnya. Maksudnya adalah jika penjual tadi membeli rumah dari kerabatnya. Yang kerabat ini jika dalam bersaksi tidak diterima persaksiannya. Yaitu persaksian anak kepada orang tuanya, juga persaksian orang tua kepada anak.

Maka ketika seorang penjual mengatakan, “rumah ini saya beli dengan modal 100jt”. Padahal rumah ini dia beli ke orang tuanya dan dia ingin menguntungkan orang tuanya. Kalau dia membeli kepada orang lain bisa dengan harga yang lebih murah dari itu. Ketika pembeli tau bahwa ternyata penjual tadi membeli dari orang yang tidak boleh menjadi saksi terhadap penjual ini, maka pembeli ini berhak untuk menahan atau mengembalikan.

Baca Juga:  Bab Wakaf - Bagian ke-1 - Kitab Matan Abu Syuja' (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

Simak penjelasan lengkap dan download MP3 kajian tentang Khiyar Bila Penjual Menyampaikan Pokok Modal – Kitab Zadul Mustaqni

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.