Aqidah Ahlussunnah Tentang Sifat Ilmu Allah – Kitab Al-Ibanah (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

By  |  pukul 1:34 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 19 Ramadhan 1439 / 04 Juni 2018 pukul 8:41 pm

Tautan: http://rodja.id/1s9

Aqidah Ahlussunnah Tentang Sifat Ilmu Allah merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Kitab Al-Ibanah ‘an Ushul ad-Diyanah karya Syaikh Imam Abul Hasan Ali bin Ismail al-Asy’ari rahimahullah atau terkenal dengan sebutan Imam Abul Hasan al-Asy’ari rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 14 Jumadil akhir 1439 H / 02 Maret 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Aqidah Ahlussunnah Tentang Dua Tangan Allah – Kitab Al-Ibanah (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Kajian Aqidah Ahlussunnah Tentang Sifat Ilmu Allah – Kitab Al-Ibanah

Pada kajian kali ini, dibahas tentang bantahan terhadap sekte Jahmiyyah dalam pengingkaran mereka terhadap ilmu Allah dan terhadap seluruh sifat-sifat Allah subhanahu wa ta’ala.

Al-Jahmiyyah adalah sekte yang dinisbatkan kepada Jahm bin Safwan. Jahm bin Safwan ini merupakan murid dari Ja’d bin Dirham yang merupakan orang non Arab yang hidup di daerah dekat Iran. Dizaman sekarang ini termasuk daerah yang disana dahulunya ditempati oleh orang-orang Al-Falasifah, Al-Majusiyah, Al-Yahudiyah, Ash-Shabiah. Maka dari mereka dia belajar filsafat. Dari mereka dia mempelajari pemikiran-pemikiran filsafat yang berkaitan dengan ketuhanan. Kemudian dia ingin membuat makar. Ingin merusak aqidah kaum muslimin. Hal ini dikarenakan kebenciannya kepada Islam. Maka dia berusaha untuk menebarkan pemikiran-pemikiran kaum filsafat dan kaum Yahudiyah tersebut kedalam aqidah kaum muslimin.

Baca Juga:  Bab Beramal Shalih untuk Kepentingan Dunia Termasuk Syirik - Bagian ke-1 - Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

Jahm bin Safwan mengambil ilmu dari Ja’d bin Dirham dan mewarisi aqidah pengingkaran terhadap sifat-sifat Allah. Lalu dikembangkan oleh Jahm bin Safwan dan diterbarkan olehnya. Sehingga pemikiran tersebut lebih dikenal dengan Jahmiyyah. Kendati asal-usulnya adalah Ja’d bin Dirham yang mengajarkan kepada Jahm bin Safwan.

Inti dari aqidah mereka adalah mengingkari semua sifat-sifat Allah. Hal ini dikenal dengan istilah At-Ta’thil (menafikan, mengingkari). Sehingga mereka juga dikenal sebagai sekte Al-Mu’atthilah. Sekte yang mengingkari sifat-sifat Allah.

Maka pada hakikatnya, sekte-sekte yang mengingkari sifat-sifat Allah atau mentakwil sebagian, pada dasarnya pemikiran tersebut mereka warisi dari kaum Jahmiyyah. Bukan dari aqidah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sahabatnya, tabi’in, para imam kaum muslimin, para ulama ahlussunnah wal jama’ah.

Baca Juga:  Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 938-941 - TPP: "Api Neraka Diharamkan kepada Orang yang Dekat, Tidak Sombong, dan Mudah Bergaul dengan Manusia, dan Seterusnya" (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Aqidah Ahlussunnah Tentang Sifat Ilmu Allah – Kitab Al-Ibanah

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link Aqidah Ahlussunnah Tentang Sifat Ilmu Allah – Kitab Al-Ibanah yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Baca Juga:  Panduan Hidup Akhir Zaman (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0:00
0:00