Aqidah Ahlussunnah Dalam Meyakini Syafaat – Kitab Al-Ibanah (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

By  |  pukul 1:54 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 14 Sya'ban 1439 / 30 April 2018 pukul 2:03 pm

Tautan: http://rodja.id/1tl

Aqidah Ahlussunnah Dalam Meyakini Syafaat merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Kitab Al-Ibanah ‘an Ushul ad-Diyanah karya Syaikh Imam Abul Hasan Ali bin Ismail al-Asy’ari rahimahullah atau terkenal dengan sebutan Imam Abul Hasan al-Asy’ari rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 27 Rajab 1439 H / 13 April 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Aqidah Ahlussunnah Dalam Memahami Takdir Allah Bagian 2

Kajian Aqidah Ahlussunnah Tentang Aqidah Ahlussunnah Dalam Meyakini Syafaat – Kitab Al-Ibanah

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas yang berkaitan dengan syafaat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga aqidah ahlussunnah tentang syafaat yang dalam hal ini Imam Abul Hasan al-Asy’ari rahimahullah menjelaskan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah dan diwaktu yang sama beliau membantah aqidah kaum Mu’tazilah yang mengingkari syafaat tersebut.

Baca Juga:  Perpecahan Umat Islam - Hadits 1492-1493 - Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Hal ini merupakan pembahasan yang berkaitan dengan iman kepada hari akhir. Diantaranya adalah mengimani syafaat. Syafaat adalah permohonan yang disampaikan kepada orang yang memiliki kedudukan, kemudian permohonan tersebut diajukan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita mengetahui bahwa peran Nabi, terkhusus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau memiliki kedudukan yang tinggi disisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Orang-orang yang beriman di Padang Mahsyar memohon kepada beliau agar Allah mepermudah urusan mereka dan menyegerakan keputusan yang maha adil. Maka permohonan mereka digabungkan kemudian diangkat kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Tentu sebelum itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memuji dan memuja Allah subhanahu wa ta’ala kemudian baru diizinkan untuk memberikan syafaat.

Baca Juga:  Kisah Qorun dengan Orang-Orang Yang Berilmu Bagian 2 - Kitab Ahsanul Bayan (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Syafaat tersebut terbagi kepada beberapa macam. Ada syafaat yang khusus dan istimewa bagi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ada syafaat yang juga diberikan oleh selain Nabi. Yaitu para Malaikat, orang-orang beriman serta para sahabat.

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Tentang Aqidah Ahlussunnah Dalam Meyakini Syafaat – Kitab Al-Ibanah

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

 

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Baca Juga:  Cara Untuk Meraih Akhlak Mulia Bagian 5 - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.