Telegram Rodja Official

Fiqih Wanita

Wali Adalah Salah Satu Syarat Sahnya Nikah

By  | 

Wali Adalah Salah Satu Syarat Sahnya Nikah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan “تنبيهات على أحكام تختص بالمؤمنات” (Tuntunan Praktis Fiqih Wanita), sebuah kitab buah karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafidzahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. pada 15 Sya’ban 1439 H / 01 Mei 2018 M.

Download kajian sebelumnya: Disyariatkannya Wali Dalam Pernikahan Wanita – Tuntunan Praktis Fiqih Wanita

Kajian Tentang Wali Adalah Salah Satu Syarat Sahnya Nikah – Tuntunan Praktis Fiqih Wanita

Perlu diketahui bahwa seorang wanita diharamkan untuk menikahkan dirinya sendiri. Hal ini dikarenakan bahwa menikah tanpa wali bagi wanita adalah sesuatu yang tidak sah. Dan tidak diperkenankan mewakilkan seseorang untuk menikahkan dirinya. Tidak juga diperkanankan, selain wali sebagai wali dari pernikahan perempuan tersebut. Jika seorang berwali kepada yang bukan wali, maka pada saat itu pernikahannya tidak sah.

Persyaratan adanya wali bagi perempuan ini merupakan pendapat mayoritas para ulama. Diantaranya para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yaitu Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas’ud, Abullah bin Umar dan juga yang lainnya. Bahkan dinukilkan oleh Ibnul Mundzir bahwa tidak dikenal seorangpun dari sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyelisihi akan hal ini.

Baca Juga:
Potret Sahabat dalam Menjaga Shalat Berjama'ah

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا تَعْضُلُوهُنَّ أَن يَنكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ إِذَا تَرَاضَوْا بَيْنَهُم بِالْمَعْرُوفِ ۗ ذَٰلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَن كَانَ مِنكُمْ يُؤْمِنُ بِاللَّـهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۗ ذَٰلِكُمْ أَزْكَىٰ لَكُمْ وَأَطْهَرُ ۗ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ ﴿٢٣٢﴾

Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis masa iddahnya, maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya, apabila telah terdapat kerelaan di antara mereka dengan cara yang ma’ruf. Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari kemudian. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah[2]: 232)

Imam Syafi’i berkata, “Ini adalah sesuatu yang paling jelas yang ada dalam Al-Qur’an. Bahwa wali memiliki bersama dengan perempuan hak didalam diri perempuan tersebut”.

Maksudnya adalah wali yang mempunyai wewenang untuk menikahkan perempuan tersebut. Disaat yang bersamaan bahwa wali tidak diperbolehkan untuk menghalangi perempuan tersebut jika dia sudah rela untuk dinikahi dengan cara yang makruf.

Simak Penjelasan Lengkap dan Download mp3 Kajian Tentang Wali Adalah Salah Satu Syarat Sahnya Nikah – Tuntunan Praktis Fiqih Wanita


Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama ini melalui jejaring sosial Facebook, TwitterGoogle+ dan yang lainnya agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.

Baca Juga:
Hukum-Hukum yang Khusus tentang Puasa bagi Wanita - Bagian ke-4 - Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Lihat Juga: Radio Streaming, Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Ceramah Lucu, Khutbah Idul Adha, Kultum, Ceramah Singkat, Shalawat, Shalat JenazahRukun IslamRukun Iman, Ziarah Kubur, Shalat Berjamaah, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Belajar Bahasa Arab,

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.