Telegram Rodja Official

Al-'Aqiidatu Awwalan Lau Kaanuu Ya'lamuun (Aqidah Prioritas Utama)

Syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Untuk Orang-Orang Beriman

By  | 

Syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Untuk Orang-Orang Beriman merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Arman Amri, Lc. dalam pembahasan Al-Aqidatu Awwalan Lau Kanu Ya’lamun karya Syaikh Abu Islam Shalih bin Thaha Abdul Wahid rahimahullahu ta’ala. Kajian ini disampaikan pada 8 Sya’ban 1439 H /24 April 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Keadaan Kaum Muslimin Yang Bermaksiat Ketika di Padang Mahsyar

Kajian Tentang Syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Untuk Orang-Orang Beriman – Kitab Al-Aqidah Awwalan Lau Kanu Ya’lamun

Ketika orang-orang yang beriman berada di padang mahsyar, tidak ada yang dapat memberikan pertolongan dengan izin dan keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala kecuali melalaui syafa’at Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Manusia masih berada di padang mahsyar dimana tubuh mereka tiada berbusana, kaki tiada beralas kaki, tiada disunat dan pandangan mereka menampakkan pandangan yang takut. Hati mereka bergetar dan matahari dekat dengan kepala manusia. Keringat mengucur deras. Setiap orang akan memikul bebannya masing-masing. Inilah keadaan manusia kelak. Mereka dibangkitakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam kondisi demikian.

Baca Juga:
Tanda-Tanda Kiamat Kecil yang Sedang Berlangsung - Bagian ke-7 - Aqidah Prioritas Utama (Ustadz Arman Amri, Lc.)

Tentu disinilah manusia membutuhkan pertolongan dan naungan dari Allah subhanahu wa ta’ala. Tatkala orang-orang yang dzalim menggigit jari mereka sendiri seraya ia berkata. Sebagaimana yang digambarkan dalam Al-Qur’an surat Al-Furqon ayat 27-29:

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا ﴿٢٧﴾ يَا وَيْلَتَىٰ لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا ﴿٢٨﴾ لَّقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي ۗ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنسَانِ خَذُولًا ﴿٢٩﴾

Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul”. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.” (QS. Al-Furqon [25]: 27-29)

Inilah keadaan manusia yang dahulu ketika di dunia mereka menjadikan orang-orang yang buruk agamanya sebagai teman. Penyesalan ini akan terlihat nanti di negeri akhirat dimana orang-orang tidak mengikuti manhaj Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, manhaj para sahabat, manhaj salafush shalih, dan begitulah penyesalan yang ada diantara mereka.

Ada pula sebagian manusia berkata dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala. Yaitu dalam surat Az-Zukhruf ayat 38:

حَتَّىٰ إِذَا جَاءَنَا قَالَ يَا لَيْتَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِ فَبِئْسَ الْقَرِينُ ﴿٣٨﴾

Baca Juga:
Sihir - Bagian ke-3 - Kitab Al-Qaulul Mufid - TPP: Hukuman bagi Para Pelaku Sihir (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada kami (di hari kiamat) dia berkata: “Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara masyrik dan maghrib, maka syaitan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia)”.” (QS. Az-Zukhruf[43]: 38)

Maka inilah keadaan manusia di padang mahsyar. Mereka butuh pertolongan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Simak Penjelasan Lengkap dan Download mp3 Tentang Syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Untuk Orang-Orang Beriman – Kitab Al-Aqidah Awwalan Lau Kanu Ya’lamun

Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, google+, atau yang lainnya. Semoga Allah mencatatnya sebagai amal kebaikan.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.