Telegram Rodja Official

Al-Ishbah

Jenis-Jenis Fitnah

By  | 

Jenis-Jenis Fitnah yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. dalam pembahasan Kitab “Al-Ishbah fi Bayani Manhajis Salaf fi Tarbiyah wal Ishlah” karya Syaikh Abdullah bin Shalih Al-‘Ubailan hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada 1 Ramadhan 1439 H / 17 Mei 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Ahlussunnah Mengingatkan Kaum Muslimin Dari Fitnah Bagian 2

Kajian Islam Tentang Jenis-Jenis Fitnah – Kitab Al-Ishbah

Dalam kitab ini, disebutkan bahwa fitnah ada dua. Yaitu fitnah syubhat dan fitnah syahwat. Terkadang dua fitnah ini terkumpul pada diri seorang hamba, terkadang tidak berkumpul.

Fitnah Syubhat

Fitnah syubhat itu muncul karena sedikitnya ilmu. Apalagi kalau bercampur dengan rusaknya niat dan adanya hawa nafsu. Disanalah terjadinya fitnah yang sangat besar. Maka katakanlah apa yang kau inginkan tentang kesesatannya orang yang memiliki keburukan dari sisi maksud. Dia menghukumi dengan hawa nafsu dan tidak diatas petunjuk. Dibarengi dengan lemahnya ilmu tentang apa yang Allah subhanahu wa ta’ala wahyukan kepada RasulNya. Maka orang yang terkena fitnah Syubhat ini dan hawa nafsunya bermain, maka orang ini masuk dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala:

…إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ …

Baca Juga:
Ingkar kepada Nikmat Allah - Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

“..Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan..” (QS. An-Najm[53]: 23)

Jadi mereka berdiri diatas kebodohan dan diatas hawa nafsu mereka. Dan Allah subhanahu wa ta’ala mengabarkan bahwa hidup diatas hawa nafsu bisa menyesatkan orang dari jalan Allah subhanahu wa ta’ala:

يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّـهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّـهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ ﴿٢٦﴾

Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.”  (QS. Shad[38]: 26)

Fitnah ini kembalinya kepada kekafiran dan kemunafikan. Ini adalah fitnahnya kaum munafiqin dan fitnahnya ahlul bid’ah sesuai dengan tingkatan bid’ah mereka. Mereka itu semua melakukan perbuatan bid’ah dari urusan agama sehingga tersamarkannya pada diri mereka antara yang haq dan yang batil dan tersamarkannya pada diri mereka antara hidayah dengan kesesatan.

Tidak ada yang bisa menyelamatkan seseorang dari fitnah ini kecuali dengan cara memurnikan ittiba kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjadikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai hakim. Kita harus terus semangat dalam ilmu dan amal serta kembalinya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, hendaknya kita ittiba’ kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam urusan agama yang terkecil sampai yang terbesar. Secara batin dan dzahir.

Baca Juga:
Bab Dosa Orang yang Berdusta atas Nama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam - Hadits 106-110 - Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Fitnah Syahwat

Allah subhanahu wa ta’ala telah kumpulkan penyebutan fitnah syubhat dan fitnah syahwat ini dalam firmanNya:

كَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ كَانُوا أَشَدَّ مِنكُمْ قُوَّةً وَأَكْثَرَ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا فَاسْتَمْتَعُوا بِخَلَاقِهِمْ فَاسْتَمْتَعْتُم بِخَلَاقِكُمْ كَمَا اسْتَمْتَعَ الَّذِينَ مِن قَبْلِكُم بِخَلَاقِهِمْ وَخُضْتُمْ كَالَّذِي خَاضُوا ۚ أُولَـٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ ﴿٦٩﴾

(keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin) adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya dari kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelummu menikmati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. At-Taubah[09]: 69)

 

Simak Kajian Lengkapnya dan Download MP3 Ceramah Agama Tentang Jenis-Jenis Fitnah – Kitab Al-Ishbah

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda dan bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Baca Juga:
Apa Yang Dimaksud Cobaan Kebahagiaan?

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Lihat Juga: Radio Streaming, Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Ceramah Lucu, Khutbah Idul Adha, Kultum, Ceramah Singkat, Shalawat, Shalat JenazahRukun IslamRukun Iman, Ziarah Kubur, Shalat Berjamaah, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Belajar Bahasa Arab,

Hukum berdakwah dengan musik, Musik untuk berdakwah

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.