Aqidah Ahlussunnah Tentang Khilafah

By  |  pukul 5:35 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 20 Ramadhan 1439 / 05 Juni 2018 pukul 5:35 am

Tautan: https://rodja.id/1w8

Aqidah Ahlussunnah Tentang Khilafah merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Kitab Al-Ibanah ‘an Ushul ad-Diyanah karya Syaikh Imam Abul Hasan Ali bin Ismail al-Asy’ari rahimahullah atau terkenal dengan sebutan Imam Abul Hasan al-Asy’ari rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 2 Ramadhan 1439 H/ 18 Mei 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Aqidah Ahlussunnah Terhadap Adzab Kubur

Kajian Tentang Aqidah Ahlussunnah Tentang Khilafah – Kitab Al-Ibanah

Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Imam Abul Hasan al-Asy’ari rahimahullah secara global pada pembahasan-pembahasan sebelumnya. Dimana diantara aqidah ahlussunnah yang beliau jelaskan bahwa ahlussunnah meyakini, mengimani dan menetapkan bahwa para Khulafaur Rasyidin yang merupakan kelanjutan dari khilafah nubuwwah, yaitu Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali bin Abi Thalib merupakan khilafah yang telah diyakini oleh ahlussunnah tentang kebenarannya. Dan itu merupakan bagian dari aqidah ahlussunnah yang tidak bisa dipisahkan. Mereka adalah para sahabat yang paling mulia dari kalangan muhajirin dan anshar. Bahwa keutamaan para sahabat tidak diragukan. Dan keutamaan para sahabat, terutama mereka yang dijamin masuk surga. Kemudian diantara mereka yang dijamin masuk surga adalah empat orang yang telah dipilih sebagai para pemimpin yang melanjutkan khilafah nubuwwah setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat. Dan keutamaan mereka berempat itu sesuai dengan urutan kepemimpinan mereka.

Baca Juga:  Kisah Kesabaran Nabi Yaqub 'alaihissalam saat Berpisah dengan Anaknya - Bagian ke-2 - Kitab Ahsanul Bayan (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Pada pembahasan kali ini Imam Abul Hasan al-Asy’ari rahimahullah kembali menyebutkan dalil-dalil yang menetapkan dan menjelaskan kebenaran khilafah para Khulafaur Rasyidin. Maka beliau mulai menjelaskan dalil yang berkaitan dengan khilafah Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu.

Pembahasan tentang kepemimpinan Abu Bakar As-Sidiq radhiyallahu ‘anhu.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَعَدَ اللَّـهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ ﴿٥٥﴾

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An-Nur[24]: 55)

Baca Juga:  Peran Penting Ibadah terhadap Keimanan Anak (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.)

Disini Imam Abul Hasan al-Asy’ari ingin menjelaskan dalil yang berkaitan dengan khilafah Abu Bakar rahiyallahu ‘anhu. Yaitu dalil-dalil yang menjelaskan bahwa Abu Bakar As-Sidiq radhiyallahu ‘anhu adalah khalifah yang telah dipilih oleh kaum muslimin. Kepemimpinan beliau adalah merupakan ijma’ kaum muslimin dan juga telah dijelaskan dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan juga hadits-hadits. Bersamaan dengan dalil-dalil yang begitu banyak yang menjelaskan tentang keutamaan beliau.

Beliau adalah orang yang pertama setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditengah-tengah kaum muslimin. Ayat yang dinukil oleh Imam Abul Hasan al-Asy’ari menjelaskan kepada kita tentang janji Allah bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Bahwa Allah subhanahu wa ta’ala akan menjadikan mereka sebagai khalifah dipermukaan bumi ini sebagaimana Allah telah memberikan kepemimpinan tersebut kepada orang-orang sebelum mereka. Dan Allah subhanahu wa ta’ala akan mengokohkan agama yang telah Allah ridhoi bagi mereka. Allah juga akan menggantikan rasa takut dengan rasa aman. Apabila mereka menjadi pemimpin dipermukaan bumi, mereka senantiasa beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan seluruh ketaatan dan tidak berbuat kesyirikan dengan sesuatu apapun.

Baca Juga:  Contoh Sikap Al-Wala’ Wal Bara’ - Kitab Ahsanul Bayan (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Tentang Aqidah Ahlussunnah Terhadap Adzab Kubur – Kitab Al-Ibanah

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0:00
0:00