Telegram Rodja Official

Memboikot Seorang Muslim Lebih Dari Tiga Hari Tanpa Sebab Syar’i

By  |  pukul 1:28 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 12 Syawwal 1439 / 26 Juni 2018 pukul 1:28 pm

Tautan: https://rodja.id/1x2

Memboikot Seorang Muslim Lebih Dari Tiga Hari Tanpa Sebab Syar’i merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Mahfudz Umri, Lc dalam pembahasan Esiklopedi Larangan dalam Islam. Kajian ini disampaikan pada 3 Sya’ban 1439 H / 20 April 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Larangan Mengakhirkan Shalat Dari Waktunya

Kajian Tentang Memboikot Seorang Muslim Lebih Dari Tiga Hari Tanpa Sebab Syar’i – Ensiklopedi Larangan dalam Islam

Sesungghunya diantara aktivitas setan yang berbahaya dan penting untuk diperhatikan adalah terjadinya pemutusan hubungan, saling membenci, saling dengki antara kaum muslimin. Sementara kita diperintahkan untuk bersaudara.

Baca Juga:  Pentingnya Belajar Bahasa Arab

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً وَلاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ

“Janganlah kalian saling membenci, saling hasad (dengki), saling membelakangi. Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak dihalalkan bagi seorang muslim menjauhi saudaranya lebih dari tiga hari” (HR. Bukhari & Muslim)

Maka disini, apa yang menjadi rencana setan adalah membuat kaum muslimin antara satu dengan yang lainnya bercerai-berai. Membuat kaum muslimin antara satu dengan yang lainnya saling bermusuhan. Hal ini harus kita sadari bahwa ini termasuk perbuatan setan. Setan tidak ingin kaum muslimin bersatu. Mereka harus bercerai-berai.

Baca Juga:  Cara Agar Sholat Khusyu'

Perpecahan umat ada dalam dua bentuk. Pertama becerai-berai dalam masalah aqidah. Yang kedua aqidahnya sama namun bercerai-berai badannya. Maka keduanya adalah adzab. Dan sarana yang digunakan oleh setan untuk memecah belah kaum muslimin adalah mendorong orang-orang untuk saling mengadu domba. Maka bagi orang yang gemar mengadu domba, ingat bahwa adzab kubur menunggu.

Pernah suatu ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melintas di kuburan. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَهُمَا ليُعَذَّبَانِ، وَمَا يُعَذً بانِ في كَبِير. أمًا أحَدُهُما فَكَاَن لاَ يَسْتَتِرُ مِنَ الْبَول، وَأمَّا الآخر فكَاَن يمْشىِ بَالنميمَة

“Sesungguhnya kedua penghuni kubur ini sedang di adzab. Mereka tidaklah di adzab karena dosa besar. Adapun salah seorang di antara mereka tidak menjaga (dari percikan air kencing) saat kencing. Ada pun yang kedua karena menyebar kata-kata mengadu domba”  (HR. Bukhari & Muslim)

Baca Juga:  Zakat Bagi Orang Yang Memiliki Hutang

Simak Penjelasan Lengkap dan Download Kajian Tentang Memboikot Seorang Muslim Lebih Dari Tiga Hari Tanpa Sebab Syar’i – Ensiklopedi Larangan dalam Islam

Demikianlah ringkasan dan audio kajian ini. Mari turut membagikan artikel dan audio kajian serta link download kajian ini ke akun media sosial yang kita miliki, baik Facebook, Twitter, Google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahufiikum

Telegram Rodja Official

2 Comments

  1. Sumarno

    Selasa, 12 Syawwal 1439 / 26 Juni 2018 at 22:53

    Bismillaah, kajiannya ndak bisa di download,kenapa ya?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.