Kaidah Kesusahan Menimbulkan Kemudahan

By  |  pukul 8:12 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 04 Dzulqa'dah 1439 / 17 Juli 2018 pukul 8:12 pm

Tautan: https://rodja.id/1xv

Kaidah Kesusahan Menimbulkan Kemudahan merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz DR. Musyaffa Ad-Dariny, M.A. dalam pembahasan Kitab Qawaa’idul Fiqhiyyah (Mukadimah Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fikih Islam) karya Ustadz Ahmad Sabiq Bin Abdul Lathif Abu Yusuf. Kajian ini disampaikan pada 2 Dzul Qa’idah 1439 H / 16 Juli 2018 M.

Download kajian sebelumnya: Penerapan Kaidah Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan Dengan Keraguan

Kajian Islam Ilmiah Tentang Kaidah Kesusahan Menimbulkan Kemudahan – Kaidah Fikih

Pada kesempatan kali ini, dibahas kaidah yang ketiga. Kaidah yang dinamakan oleh para ulama dengan kaidah yang paling besar. Kaidah ini berbunyi, kesulitan atau sesuatu yang berat bisa mendatangkan kemudahan.

Maksud dari kaidah ini adalah bahwa syariat-syariat Islam, apabila pada satu keadaan memberatkan seorang hamba, maka ketika itu syariat memberikan keringanan atau kemudahan kepada hamba tersebut. Misalnya apabila seseorang berpuasa ramadhan dalam keaadaan sehat, maka dia wajib berpuasa seperti biasa. Tetapi pada keadaan tertentu dia merasa berat untuk berpuasa, misalnya dia sakit yang sakitnya menjadikan dia berat untuk berpuasa, maka syariat memberikan keringanan untuk tidak berpuasa pada hari itu.

Baca Juga:  Mukadimah - Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Begitu pula misalnya pada suatu keadaan seseorang melakukan perjalanan jauh, sehingga menjadikan dia berat untuk berpuasa, maka syariat memberikan kemudahan bagi dia untuk tidak berpuasa ketika melakukan perjalanan jauh tersebut. Sehingga dia harus menggantinya dihari yang lain. Hal ini sesuai dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Baqarah ayat 184:

أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ ۚ وَأَن تَصُومُوا خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿١٨٤﴾

(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah[2]: 184)

Baca Juga:  Muroqobah - Bagian 2 - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

Kaidah ini menunjukkan kepada kita akan besarnya rahmat Islam. Bahwa Islam adalah agama yang dipenuhi dengan rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala. Oleh karenanya ajaran Islam dipenuhi dengan kemudahan-kemudahan. Pada asalnya ajaran Islam itu mudah. Kemudian apabila yang mudah tersebut masih memberatkan, maka Islam memberikan kemudahan tambahan. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang dipenuhi dengan rahmat. Oleh karenanya sangat pantas ketika Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ ﴿١٠٧﴾

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’[21]: 107)

Inilah Islam. Kaidah ini juga menunjukkan kepada kita bahwa Islam adalah agama yang menginginkan kemudahan bagi pemeluknya. Islam sangat mudah untuk diterapkan.

Baca Juga:  Larangan Berdebat, Berkhianat, dan Durhaka - Prinsip Dasar Islam (Ustadz Fachrudin Nu'man, Lc.)

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download mp3 Ceramah Agama Islam Tentang Kaidah Kesusahan Menimbulkan Kemudahan – Kaidah Fikih

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0:00
0:00