Telegram Rodja Official

Ensiklopedi Larangan

Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-1 – TPP: Adab Menuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Mahfudz Umri, Lc.

Berikut adalah rekaman dari kajian yang terselenggara live di Radio Rodja dan RodjaTV pada Selasa, 13 Dzulqa’dah 1434 / 17 September 2013, ba’da Maghrib hingga ba’da shalat Isya’. Kajian kitab Mausu’ah Al-Manahisy Syar’iyyah fi Shahihis Sunnah An-Nabawiyyah (موسوعة المناهي الشرعية في صحيح السنة النبوية), atau di Indonesia populer dengan terjemahan Ensiklopedi Larangan dalam Syariat Islam, yang disampaikan oleh Al-Ustadz Mahfudz Umri di Masjid Al-Barkah, Cileungsi. Dan pembahasan kali ini sampai pada Poin ke-38, yaitu pembahasan tentang larangan “Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-1 – TPP: Adab Menuntut Ilmu“. Anda dapat download kajian ini lengkap dengan sesi tanya jawabnya.

[sc:status-ensiklopedi-larangan-ustadz-mahfudz-umri-2013]

Ringkasan Ceramah Agama “Ensiklopedi Larangan dalam Islam”: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia (Bagian ke-1)

Larangan ke-38 adalah Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu (التعلم للدنيا وكتمان العلم). Ini merupakan dosa besar. Padahal kita belajar ilmu agama, tapi karena niatnya tidak benar, maka mendapatkan ancaman dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

من تعلم علما مما يبتغى به وجه الله لا يتعلمه إلا ليصيب به غرضا من الدنيا لم يجد عرف الجنة يوم القيامة

Baca Juga:
Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 1123-1127 - TPP: Larangan Qaza, Haramnya Terlalu Dalam Membahas Takdir, hingga Tiga Hal yang Ditakutkan Nabi atas Umatnya (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

“Barangsiapa yang mempelajari ilmu yang seharusnya dengan mempelajarinya diharapkan wajah Allah (Subhanahu wa Ta’ala), dan dia tidak mempelajari kecuali untuk mendapatkan bagian dari dunia, maka dia tidak mendapatkan bau surga pada hari kiamat.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud)

Berbicara tentang belajar agama, yang tujuannya adalah “selain karena Allah”, maka ini merupakan senjata makan tuan bagi kita, karena kita akan ditanya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala mengenai ilmu yang kita pelajari. Oleh karena itu, saya (narasumber, Red) ambil dari 3 sumber yang berkaitan dengan adab-adab penuntut ilmu:
1. Kitabul ‘Ilm (كتاب العلم), oleh Al-Imam Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah
2. Menuntut Ilmu, Jalan Menuju Surga, yang ditulis oleh Al-Ustadz Al-Fadhil Yazid bin Abdil Qadir Jawas
3. Adab Tholibul ‘Ilmi fi Dhau-il Kitab was-Sunnah was-Siratis Salafush Shalih (آدآب طالب العلم في ضوء الكتاب والسنة والسيرة السلف الصالح) oleh Syaikh DR Anas Ahmad Karzun

Adab-adab Menuntut Ilmu

1. Ikhlas (الإخلاص) [menit ke-18]

2. Mengamalkan ilmunya dan menjauhkan diri dari perbuatan maksiat (العمل بالعام وبعد عن المعاصي)

Simak lebih lanjutnya dengan download langsung rekaman kajian ini lengkap dengan sesi tanya-jawabnya.

Adab berikutnya ada di kajian selanjutnya.

Dengarkan dan Download Seri Ceramah / Kajian Ensiklopedi Larangan dalam Syariat Islam

Simak kajian dan tanya-jawabnya dengan mendengarkan langsung atau download melalui tautan di bawah ini.

Baca Juga:
Semangat Para Ulama dalam Mempelajari Bahasa Arab (Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.)

Yuk, kita sebarkan download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+.

NB:
Sedikit terpotong pada menit ke-45 (sesi ke-2, ba’da shalat Isya’)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.