Select Page

Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-6 – TPP: Larangan bagi Penuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Radio RodjaDownloadKajianUstadz Mahfudz UmriEnsiklopedi Larangan dalam Syari'at Islam (Mausuu'ah Al-Manaahisy Syar'iyyah fii Shahiih As-Sunnah An-Nabawiyyah)Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-6 – TPP: Larangan bagi Penuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-6 – TPP: Larangan bagi Penuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Terakhir diperbaharui: Selasa, 28 Rajab 1435 / 27 Mei 2014 pukul 15:20
Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=3795

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Mahfudz Umri, Lc.

Alhamdulillah, dapat kita jumpai lanjutan dari pembahasan Larangan Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia, yang kali ini membahas Larangan-larangan bagi Penuntut Ilmu, yang dibahas oleh Ustadz Mahfudz Umri, Lc. pada Selasa malam, 25 Dzulhijjah 1434 / 30 Oktober 2013, ba’da Maghrib hingga ba’da shalat Isya’ (waktu Jakarta. Silakan simak kajian ini dengan mendownloadnya langsung atau mendengarkannya online.

Program Kajian Kitab Ensiklopedi Larangan dalam Syari'at Islam (Mausu'ah Al-Manahisy Syar'iyyah fi Shahihis Sunnah An-Nabawiyyah) - Ustadz Mahfudz Umri, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:

Selasa malam, ba'da Maghrib - ba'da Isya' (18:00-19:30 WIB)



Status program Kajian Kitab Ensiklopedi Larangan dalam Syariat Islam: AKTIF

Untuk memperoleh keutamaan menuntut ilmu, silakan Anda dapat turut hadir langsung pada kajian ini di: Masjid Jami' Al-Barkah, Jl.Pahlawan, Kp. Tengah, belakang Polsek Cileungsi, Cileungsi, Bogor

Ringkasan Ceramah Agama “Ensiklopedi Larangan dalam Islam”: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia (Bagian ke-6)

Larangan bagi Penuntut Ilmu

Pada pembahasan yang terakhir ini, kita akan mengambil pembahasan bagian dari pembahasan suatu buku yang ditulis oleh Ustadz Yazid bin Abdil Qadir Jawas, yaitu “Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga“. Pada pertemuan sebelumnya, kita mengambil dari Kitabul ‘Ilm oleh Syaikh Muhammad bin Shalih ‘Utsaimin rahimahullah dan “Adab Tholabul ‘Ilm“.

Beberapa kesalahan yang wajib dijauhi dari penuntut ilmu

1. Dengki / Hasad [02:30]

Definisi hasad / dengki adalah berangan-angan nikmat dari orang lain lepas dari dirinya.

وَلاَ تَتَمَنَّوْاْ مَا فَضَّلَ اللّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُواْ وَلِلنِّسَاء نَصِيبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُواْ اللّهَ مِن فَضْلِهِ إِنَّ اللّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيماً (٣٢)

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. An-Nisaa’ (4): 32)

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا حسد إلا في اثنتين: رجل آتاه الله مالاً، فسلطه على هلكته في الحق. ورجل آتاه الله الحكمة، فهو يقضي بها، ويعلمها (متفق عليه)

Tidak boleh hasad kecuali dua perkara: 1.) Seseeorang yang Allah berikan padanya harta, kemudian harta tersebut dipergunakan untuk kebaikan (di atas jalan kebenaran). 2.) Dan seseorang yang diberikan ilmu (al-hikmah), kemudian dia amalkan dan dia ajarkan.” (Muttafaq ‘alaih)

2. Berfatwa tanpa ilmu [19:21]

وَلاَ تَقُولُواْ لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَـذَا حَلاَلٌ وَهَـذَا حَرَامٌ لِّتَفْتَرُواْ عَلَى اللّهِ الْكَذِبَ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللّهِ الْكَذِبَ لاَ يُفْلِحُونَ (١١٦)

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.” (QS. An-Nahl (16): 116)

3. Sombong [26:49]

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذرة من كبر

“Tidak masuk surga, orang yang punya kesombongan meskipun hanya seberat biji darroh dalam hatinya.”

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُواْ لآدَمَ فَسَجَدُواْ إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ (٣٤)

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (Q.S. Al-Baqarah (2): 34)

4. Hindarkan sikap fanatik kepada suatu madzhab atau pendapat [27:45]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata dalam kitabnya Raf’ul Malam ‘anil A-immatil A’lam (رفع الملام عن أئمة الأعلام), dalam muqaddimah-nya, bahwa tidak semua ilmu berkumpul pada satu ulama, tidak seorang ulama pun yang maksum (selamat dari kesalahan), dan tidak ada seorang ulama pun yang sengaja untuk menyelisihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

5. Merasa mampu / alim sebelum layak [36:17]

… قل رب زدنى علما

“… Katakanlah (wahai Muhammad): “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.”” (Thaahaa (20): 114)

6. Buruk Sangka

7. Debat Kusir [39:29]

Jangan sampai penuntut ilmu hanya untuk berbangga-bangga di depan orang yang berilmu atau berdebat dengan orang-orang yang tidak memiliki ilmu (orang-orang bodoh).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bersabda:

من تعلم العلم ليباهي به العلماء، أو يماري به السفهاء، أو يصرف به وجوه النّاس إليه أدخله الله جهنم

“Barangsiapa yang mempelajari ilmu untuk berbangga-bangga di hadapan para ulama, berdebat dengan orang-orang yang bodoh, dan mencari perhatian orang banyak, maka Allah akan memasukkannya ke api neraka Jahannam.”

Untuk lebih detilnya, tentunya bisa disimak langsung pada rekaman kajian berikut, silakan play atau download kajiannya.

Dengarkan dan Download Seri Ceramah / Kajian Ensiklopedi Larangan dalam Syariat Islam

Silakan dengarkan langsung atau download kajian berikut.

Mari disebarkan (share) ke saudara-saudara kita di Facebook, Twitter, Google+.

, , , , , ,

About The Author

Menebar Cahaya Sunnah

1 Comment

  1. Wikicek

    Banyak sekali kajian yang kami cari di sini, blognya manfaat sekali, syukran…!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Tanggal

Radio Streaming

Server Internasional High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 501 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 53 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 196 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 16 | Maksimal: 2000

Audio RodjaTV High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 130 kbps | Pendengar: 70 | Maksimal: 2000

Jadwal Acara

Jadwal Hari Rabu

01:00 — 02:00 AsatidzKajian TematikRekaman

02:00 — 05:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:00 — 07:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:30 — 08:00 Resensi Buku

08:00 — 10:00 Ustadz Ahmad Zainuddin, LcKajian TematikLIVE dari Banjarmasin

10:00 — 11:30 Sinshe Abu MuhammadSehat dengan Thibbun NabawiLIVE dari Studio Rodja TV

11:30 — 12:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

12:30 — 13:00 Penerjemah: Ustadz JunaediFatawa UlamaLIVE dari Tegal

13:00 — 14:30 Ustadz Hamzah AbbasBimbingan Bahasa Arab Jilid 1Rekaman

14:30 — 16:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

16:30 — 18:00 Ustadz Jazuli, LcBimbingan Islam untuk Pribadi dan MasyarakatLIVE dari Jakarta

18:00 — 19:00 Ustadz Abdullah Zain, Lc, M.A.Tafsir Al Qur'an - Juz AmmaLIVE dari Masjid Agung Darussalam, Purbalingga

19:00 — 20:00 Resensi Buku

20:00 — 21:30 Ustadz Zainal Abidin SyamsuddinSyarah Bulughul MaramLIVE dari Studio Rodja TV

21:30 — 22:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

22:00 — 23:30 Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M.H.IRiyadhus ShalihinRekaman

23:30 — 01:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

23:30 — 00:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

Arsip