Telegram Rodja Official

Rezeki dan Keberkahannya (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

By  |  pukul 8:40 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 04 Rajab 1436 / 23 April 2015 pukul 3:06 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=4003

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Kajian tematik dengan tema “Rezaki dan Keberkahannya” ini adalah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Ahmad Zainuddin di Masjid Al-Barkah Cileungsi Bogor pada Sabtu malam, 6 Muharram 1435 / 9 November 2013, ba’da Maghrib hingga pukul 20:30 WIB. Alhamdulillah, ceramah di Masjid Al-Barkah ini juga disiarkan secara live di Radio Rodja dan RodjaTV. Dan kini, Anda dapat download rekaman kajiannya.

Rekaman video: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. – Rezeki dan Keberkahannya

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Rezeki dan Keberkahannya

Pembicaraan (kajian) kali ini, bukanlah مفتاح الرزق, miftah ar-rizq / kunci rezeki, pada pembicaraan ini bukan tentang bagaimana cara mendapatkan rezeki yang banyak. Pembicaraan (pada kajian kali ini) lebih dari itu, yaitu setelah mendapatkan rizqi, bagaimana rezeki tersebut (harta atau materi) benar-benar berkah untuk kita. Sehingga tidak ada lagi seseorang yang mendapatkan rezeki akan tetapi dirinya tidak bisa mendapatkan kebaikan dari rezeki yang dia dapatkan, seakan-akan ada rezeki dan tidak ada rezeki sama saja.

Baca Juga:  Menjaga Keutuhan Dasar-Dasar Islam (Ustadz Abu Qatadah)

Sebelum kita lanjut kepada rezeki dan keberkahannya, maka terlebih dahulu mengupas arti berkah terlebih dahulu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala pernah berfirman:

وَنَجَّيْنَاهُ وَلُوطاً إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا لِلْعَالَمِينَ (الأنبياء: ٧١)

“Dan Kami seIamatkan Ibrahim dan Luth (paman Nabi Ibrahim) ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia.” (QS Al-Anbiya’ [21]: 71)

Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullah di dalam kitab tafsirnya,

يريد نجينا إبراهيم ولوطا إلى أرض الشام وكانا بالعراق

Maksud dari Surat Al-Anbiya’: 71, adalah Allah menyelamatkan Nabi Ibrahim dan Nabi Luth ‘alaihimas salam di sebuah tempat/daerah yaitu Syam, yang mana Nabi Ibrahim dan Nabi Luth bertempat tinggal di Iraq kemudian dipindahkan/diselamatkan oleh Allah ke negeri Syam. Dan daerah Syam adalah daerah yang penuh dan banyak akan kebaikan.

Baca Juga:  Menjadi Muslimah Shalihah (Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.)

Yang dimaksud berkah oleh Imam Al-Qurthubi adalah كثرة الخير وزيادته, yaitu kebaikan yang banyak dan bertambah. Ini arti berkah yang pertama.

Arti berkah yang kedua, diambil dari firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكاً وَهُدًى لِّلْعَالَمِينَ (آل عمران: ٩٦)

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (QS Ali ‘Imran [3]: 96)

Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullah di dalam kitab tafsirnya, mengatakan, bahwa firman Allah “مُبَارَكاً” maknanya adalah جعله مباركا لتضاعف العمل فيه, yaitu Allah menjadikan Baitullah, Al-Ka’bah Al-Musyarafah, adalah rumah Allah yang penuh dengan berkah karena seseorang yang beramal di dalamnya dilipatkan pahalanya, di mana satu kali shalat di Masjidil Haram sama dengan 100.000 shalat. Maka, yang dimaksud dengan berkah adalah ثبوت الخير ودوامه, yaitu kebaikan yang tetap dan terus-menerus.

Baca Juga:  Adab Berhutang dan Menghutangi - Bagian ke-1 (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Jadi, kalau berbicara rezeki dan keberkahannya, maka arti berkah ada dua:
1. Kebaikan yang banyak dan terus bertambah (كثرة الخير وزيادته)
2. Kebaikan yang tetap dan terus-menerus ada (ثبوت الخير ودوامه)

Materi kajian ini dibagi menjadi dua, yaitu yang pertama: bagaimana agar rezeki berkah dan yang kedua: apa saja yang menghilangkan berkah pada rezeki.

Simak selanjutnya dengan mendownload kajian ini.

Download Ceramah Agama Islam Sekarang juga

Mari bagikan ke saudara-saudara kita dengan klik ikon menu sosial yang telah tersedia. Jazakumullahu khoiron.

Telegram Rodja Official

7 Comments

  1. fatdina pratomo

    Rabu, 24 Muharram 1435 / 27 November 2013 at 15:03

    apakah kajian ustadz Ahmad Zainuddin dengan tema “buah manis beriman kepada takdir” sudah di upload di web radio rodja? saya ingin mendownloadnya. terima kasih.

  2. Dina Pratomo

    Rabu, 24 Muharram 1435 / 27 November 2013 at 03:05

    Assalamu’alaikum wr wb. Apakah di Rodja sudah ada Kajian Ustadz Ahmad Zainuddin Lc yang bertema “Buah Manis Beriman Kepada Takdir” ? Saya mencari-cari tapi tidak ada. Mohon jika ada, saya ingin sekali men-download. Kira-kira saya bisa mendapatkannya dimana? terima kasih banyak atas informasi dan bantuannya.
    Wassalamu’alaikum wr wb.

  3. ummu 'ammar

    Senin, 22 Muharram 1435 / 25 November 2013 at 20:23

    Alhamdulillah, kjn yg sgt baik dn menggetarkn hati nurani apabl memikirkn kesilapan2 yg lalu yg prnh dikrjakn,ALLAHu mustaan….
    Sayangnya, ana dgr lwt rekaman, maka nggk tau apakh ada soaljwb….
    ‘Ala kulli hal, semoga Ustdz dn kami semua dijaga ALLAH, ameen ALLAHumma ameen….

  4. Nazar

    Senin, 08 Muharram 1435 / 11 November 2013 at 13:36

    Jazakumullah khoiron…ijin download

  5. kakang

    Senin, 08 Muharram 1435 / 11 November 2013 at 11:46

    alhamdulillah, semoga kajian ini dapat bermanfaat, dan juga minta di bantu Do’a nya ustadz, semoga bisa istikomah dalam Dinullah ini, Amin

    • Radio Rodja

      Senin, 08 Muharram 1435 / 11 November 2013 at 13:03

      Alhamdulillah. Aamiin.

  6. arif risnandar

    Minggu, 07 Muharram 1435 / 10 November 2013 at 08:22

    Jazakumullohu khoer… Ikut download

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.