Telegram Rodja Official

Zakat Fitrah

By  |  pukul 1:27 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 21 Muharram 1440 / 01 Oktober 2018 pukul 7:30 am

Tautan: https://rodja.id/20h

Zakat Fitrah adalah kajian yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. yang merupakan rekaman kajian kitab زاد المستقنع في اختصار المقنع atau populer dengan sebutan Kitab Zadul Mustaqni. Kitab ini merupakan kitab fiqih Madzhab Hanbali, karya Syaikh Syarifuddin Abu Naja Musa bin Ahmad Al-Hajawi rahimahullah dan merupakan ringkasan dari Kitab Al-Muqni karya Ibnu Qudamah rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 29 Ramadhan 1439 H/ 14 Juni 2018 M.

Download kajian sebelumnya: Zakat Harta Perniagaan

Download juga Kitab Zadul Mustaqni – Format PDF di sini

Kajian Tentang Zakat Fitrah – Kitab Zadul Mustaqni

Zakat Fitrah wajib bagi setiap muslim yang ada kelebihan dihari Id dan malamnya satu sha’ dari makanan pokoknya. Berbeda dengan zakat mal yang disyariatkan nisab seperti dalam masalah emas dan perak atau yang disamakan seperti rupiah sebanyak lima puluh juta rupiah. Kalau seseorang hasilnya seperti itu baru ada zakat. Untuk zakat fitrah, nisabnya adalah asalkan dia memiliki kelebihan harta sebanyak satu sha’ dari dirinya dan dari orang yang wajib dia nafkahi.

Baca Juga:  Makna Ubudiyah Yang Sesungguhnya - Kitab Al-'Ubudiyah (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Misalnya dirumahnya ada sekitar sepuluh kilo gram. Makanan dia dan orang-orang yang wajib dia nafkahi dalam sehari sekitar dua kilo. Berarti sisa delapan kilo dan dia tidak memiliki uang lain. Maka yang dikeluarkan adalah semampunya. Dengan sisa beras yang delapan kilo sedangkan dia akan mengeluar zakat dari lima jiwa. Satu jiwa satu sha’. Kalau kita katakan dengan tiga kilo maka sekitar lima belas kilo.

Berbeda pula dengan zakat mal dimana hutang mengurangi penghasilan yang terkena zakat. Zakat fitrah ini jika dirumahnya ada empat puluh kilo dan ada uang lima ratus ribu rupiah. Lalu orang yang berhutang meminta agar hutangnya dibayarkan. Kalau dia bayarkan dengan seluruhnya dia sudah tidak punya uang, berarti tidak ada lagi kewajibannya. Tapi kalau pembayaran hutang itu bisa ditangguhkan sampai akhir syawal, maka dia tetap wajib mengeluarkan zakat fitri.

Baca Juga:  Dalil Bahwa Al-Qur'an Kalamullah Dan Bukan Makhluk Bagian 3 - Kitab Al-Ibanah

Simak penjelasan lengkap dan download MP3 kajian tentang Zakat Fitrah – Kitab Zadul Mustaqni

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Download: Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Khutbah Idul Adha, kultum

Baca Juga:  Akad-akad Investasi: Syirkah / Berserikat - Bagian ke-1 (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)
Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.