Sikap Para Sahabat Terhadap Ali bin Abi Thalib

By  |  pukul 1:13 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 23 Muharram 1440 / 03 Oktober 2018 pukul 1:13 pm

Tautan: https://rodja.id/224

Sikap Para Sahabat Terhadap Ali bin Abi Thalib merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. dalam pembahasan Faedah-Faedah Sejarah Islam. Kajian ini disampaikan pada 4 Muharram 1440 H / 14 September 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Kisah Terbunuhnya Khalifah Ali bin Abi Thalib

Kajian Tentang Sikap Para Sahabat Terhadap Ali bin Abi Thalib

Pembahasan ini sangat penting. Banyak sekali faedah yang bisa kita dapatkan dalam pembahasan ini. Tujuan kita adalah untuk menjawab berbagai penyimpangan-penyimpangan oleh para musuh Islam atau musuh ahlussunnah wal jama’ah terhadap sahabat-sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Diantaranya orang-orang liberal, sekuler, orang-orang yang anti dengan Islam, termasuk juga orang-orang orientalis, demikian pula kaum Syi’ah Rafidhah dimana mereka menyebarkan riwayat-riwayat yang tidak benar dan diputarbalikkan untuk menjatuhkan para pendahulu Islam. Demikian pula orang-orang yang ingin memperlihatkan Islam itu adalah agama yang kejam dalam peperangan. Meraka tidak memaparkan secara objektif apa yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga:  Orang Berakal Selalu Menjaga Hati dan Terus Mencari Ilmu

Bagaiamana pandangan para sahabat terhadap ahlul bait, terutama pada Ali bin Abi Thalib? Apakah ada rasa kecemburuan para sahabat terhadap Ali bin Abi Thalib?

Ungkapan Para Sahabat

Ini merupakan beberapa ungkapan para sahabat dalam memuji Ali bin Abi Thalib. Ini sangat penting untuk kita jelaskan. Karena sebagai bantahan kepada orang-orang yang mengatakan bahwa adanya hubungan tidak baik antara sahbata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan para ahlul bait secara khusus seperti yang digambarkan oleh orang-orang yang ingin membuat semacam wacana tentang adanya permusuhan antara sahabat dengan ahlul bait.

Semua ini tidak ada. Dan kita akan melihat ungkapan-ungkapan sahabat kepada mereka. Dimana Umar bin Khattab sendiri menikahi putri Ali bin Abi Thalib. Umar bin Khattab berkata, “Ali adalah orang yang paling pakar diantara kita dalam masalah memberikan fonis hukum.” Dimana ketika Umar menjadi khalifah, dia juga memohon agar tidak diberi masalah yang tidak ada yang bisa memberikan solusinya kecuali Ali bin Abi Thaalib radhiyallahu anhu. Hal ini menunjukkan kemuliaan Ali bin Abi Thalib sebagaimana para sahabat tidak pernah saling menjatuhkan bahkan saling mengakui keutamaan yang lainnya.

Baca Juga:  Disyariatkannya Wali Dalam Pernikahan Wanita - Tuntunan Praktis Fiqih Wanita

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Tentang Kisah Sikap Para Sahabat Terhadap Ali bin Abi Thalib

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.