Telegram Rodja Official

Fiqih Dzikir dan Do'a

Keutamaan Bacaan Dzikir Sehari-Hari

By  | 

Keutamaan Bacaan Dzikir Sehari-Hari merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary, M.A. dalam pembahasan Fiqih Dzikir dan Do’a yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Kajian ini disampaikan pada 19 Syawwal 1439 H / 03 Juli 2018 M.

Kajian Tentang Keutamaan Bacaan Dzikir Sehari-Hari – Aktualisasi Akhlak Muslim

Kita tahu bahwasannya tidak ada satupun aktifitas sehari semalam didalam kehidupan manusia melainkan Islam telah memberikan aturan. Termasuk didalamnya adalah dzikir dan do’a yang biasa menyertai sebelum atau sesudah kita melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Banyak do’a-do’a yang mungkin sudah kita hafal. Tapi terkadang, do’a itu kita baca lewat dari kerongkongan begitu saja. Kita tidak memahami apa yang kita baca. Sedangkan do’a akan mendatangkan kekhusyu’an dan lebih mengena didalam jiwa, apabila do’a dan dzikir yang kita baca itu dapat kita fahami denga benar. Bukan sedekar memahami artinya, tetapi juga mendalami kandungannya.

Setiap dzikir dan do’a yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadung didalamnya perkara-perkara yang agung. Disamping itu kita juga dapat mentadabburi kandungan do’a tersebut. Sehingga do’a itu akan lebih bermanfaat. Adapun diantara keutamaan berdzikir kepada Allah adalah sebagai berikut:

Baca Juga:
Keutamaan dan Manfaat Dzikir ke-70-71 - Berdzikir Akan Menjadikan Wajah Seseorang Cerah di Dunia dan Bercahaya di Akhirat dan Seterusnya - Kitab Al-Wabilush Shayyib (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Amal Yang Paling Utama

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengatakan dalam sebuah hadits, menjelaskan kepada kita kedudukan dzikir dalam kehidupan manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَ أَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيْكِكُمْ وَ أَرْفَعِهَا فِيْ دَرَجَاتِكُمْ وَ خَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَ الْفِضَّةِ وَ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوْا أَعْنَاقَهُمْ وَ يَضْرِبُوْا أَعْنَاقَكُمْ؟ قَالُوْا: بَلَى يَا رَسُوْلَ اللهِ، قَالَ: ذِكْرُ اللهِ

“Maukah aku ajarkan kepada kamu sebaik-baik amal perbuatan sekaligus yang lebih suci di sisi Allah subhanahu wa ta’ala yang akan meninggikan derajatmu serta yang lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, dan lebih baik pula bagi kalian daripada berhada-hadapan dengan musuh kemudian kalian menebas leher mereka atau mereka juga menebas leher kalian?” Para sahabat menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Dzikir (kepada) Allah.” (H.R. Ahmad, at-Tirmidzi, dan al-Hakim).

Melalui hadits di atas, kita bisa mengambil faidah bahwa dengan rutin mengamalkan dzikir merupakan amal yang paling utama dan paling disukai oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Karena hakikatnya adalah mengisi waktu dan umur yang terbaik adalah dengan senantiasa mengingat Allah subhanahu wa ta’ala.

Ampunan dan Pahala Yang Besar

Allah telah menjanjikan ampunan dan pahala yang besar bagi orang-orang yang banyak berdzikir kepadaNya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Baca Juga:
Khutbah Jum'at: Kiat Menghadapi Fitnah Akhir Zaman

…وَالذَّاكِرِينَ اللَّـهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّـهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا ﴿٣٥﴾

“…laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab[33]: 35)

Pahala terbesar yang Allah berikan kepada hambaNya adalah surga.

Allah Akan Selalu Menyertai HambaNya

Allah subhanahu wa ta’ala akan selalu menyertai dan hambaNya yang senantiasa berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Seorang hamba akan mendapatkan kebersamaan dan hanya orang-orang yang berdzikir kepada Allah lah yang Allah subhanahu wa ta’ala akan menyertainya. Nabi shallallahu alaihi wa salam mengatakan dalam sebuah hadits Qudsi:

يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي ، فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ، ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي ، وَإِنْ ذَكَرنِي فِي مَلَأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ

Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).” (Muttafaqun ‘alaih)”

Tentu ini adalah kebersamaan khusus yang Allah subhanahu wa ta’ala hanya berikan kepada orang-orang yang berdzikir. Maka Allah subhanahu wa ta’ala mensifati setan dengan الْخَنَّاسِ “yang bersembunyi”, dan setan akan bersembunyi apabila seorang hamba berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dan apabila seorang hamba itu lalai dari dzikrullah, maka setan itu akan muncul kembali.

Baca Juga:
Macam-Macam Syirik Beserta Contoh-Contoh Perbuatan Syirik

Apalagi keutamaan bacaan dzikir sehari-hari?

Simak Penjelasan Lengkap dan Download MP3 Kajian Tentang Berbagi Kemanfaatan Harta – Aktualisasi Akhlak Muslim

Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Download Juga: Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Ceramah Lucu, Khutbah Idul Adha, Kultum, Ceramah Singkat, Shalawat, Shalat JenazahRukun IslamRukun Iman, Ziarah Kubur, Shalat Berjamaah, Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Belajar Bahasa Arab,

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.