Telegram Rodja Official

Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Sihir – Bagian ke-1 – Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Ceramah agama Islam dalam pembahasan kitab Al-Qaulul Mufiid ‘alaa Kitaabit Tauhiid (القول المفيد على كتاب التوحيد) yang rekaman kali ini adalah dari siaran langsung pada Jumat sore, 25 Muharram 1435 / 29 November 2013, pukul 16:30-18:00 WIB di Radio Rodja dan RodjaTV. Setelah selesai pada bab pembahasan Sebagian dari Umat Ini Ada yang Menyembah Berhala, sampailah pada pembahasan bab baru, yaitu tentang Sihir.

[sc:status-al-qaulul-mufid-ustadz-abu-haidar-2013]

Ringkasan Pembahasan Kitab Al-Qaulul Mufid di Rekaman Ini

Bab Sihir (باب ما جاء في السحر) – Bagian ke-1

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

… وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلاَ يَنفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُواْ لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاَقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْاْ بِهِ أَنفُسَهُمْ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ (البقرة: ١٠٢)

“… Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 102)

Baca Juga:
Mempersiapkan Rumah Tangga

Ayat yang mulia ini menunjukkan haramnya sihir. Dan agama-agama terdahulu yang dibawa oleh para Rasul juga telah mengharamkannya. Dan sejarah yang dialami oleh para Nabi dan para Rasul, semuanya menunjukkan bahwa sihir dan para ahli sihir menjadi musuh utama para Nabi, sebagaimana contoh kisah Nabi Musa ‘alaihis salam menghadapi para ahli sihir Fir’aun dan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

… لَا يُفْلِحُ السَّاحِرُ حَيْثُ أَتَى (طه: ٦٩)

“… Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang.” (Q.S. Thaha [20]: 69)

Dari Shafwan bin Salim radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ تَعَلَّمَ شَيْئًا مِنَ السِّحْرِ قَلِيلا أَوْ كَثِيرًا , كَانَ آخِرُ عَهْدِهِ مَعَ اللَّهِ

“Barangsiapa yang mempelajari sihir, baik sedikit maupun banyak, maka itu akhir dari perjanjian dia dengan Allah
Azza wa Jalla
.” Artinya, dia keluar dari agama Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Simak kajian aqidah dari kitab Al-Qaulul Mufid ini, dengan download langsung atau putar langsung dari player yang tersedia.

Download Kajian Kitab Qaulul Mufid: Sihir (Bagian ke-1)

Silakan dibagikan rekaman MP3 ceramah agama Islam ini ke saudara-saudara kita. Jazakumullahu khoiron.

Telegram Rodja Official

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.