Telegram Rodja Official

Manfaat Sedekah

By  |  pukul 9:30 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 18 Rabiul akhir 1440 / 25 Desember 2018 pukul 5:10 am

Tautan: https://rodja.id/27r

Manfaat Sedekah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Kitab Aktualisasi Akhlak Muslim yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Kajian ini disampaikan pada 4 Rabbi’ul Awwal 1440 H / 12 November 2018 M.

Download juga kajian sebelumnya: Keutamaan Sedekah

Kajian Tentang Manfaat Sedekah – Aktualisasi Akhlak Muslim

Didalam Islam dikenal istilah zakat, itu yang wajib dan sedekah untuk yang sunnah. Yaitu bentuk berbagi harta kepada yang lain. Kita sampai pada poin tentang keutamaan sedekah. Ada beberapa keutamaan sedekah, sudah kita bahas beberapa poin darinya. Diantara keutamaan sedekah ini adalah sedekah dapat memadamkan kemurkaan Allah subhanahu wa ta’ala. Juga diantara keutamaan sedekah adalah menghapus dosa dan kesalahan.

Sedekah adalah pelindung dari api neraka

Salah satu dinding yang akan membatasi seorang hamba dari api neraka adalah sedekah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan kepada kita:

اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ

Hindarilah api neraka walaupun dengan bersedekah hanya separuh buah kurma.” (HR. Muslim No. 1689)

Yaitu semampu yang bisa kita lakukan, itu dapat menghalangi kita dari api neraka. Maka bersedekahlah dan jangan kita menahan diri dari sedekah. Karena yang kita keluarkan tidak seberapa. Berapapun sedekah yang kita keluarkan, insyaAllah dapat menjaga kita dari api neraka.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengatakan:

مَنْ بَنَى لِلَّهِ مَسْجِدًا بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ

Barangsiapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya masjid di surga.” (QS. Ibnu Majah No. 728)

Dalam riwayat lain ada tambahan walaupun sebesar sangkar burung, yaitu walaupun apa yang disumbangkannya untuk masjid itu tidaklah banyak, mungkin dia menyumbang satu kali satu meter, maka Allah subhanahu wa ta’ala akan tetap memberikan baginya sebuah istana didalam surga dengan sedekah yang dia keluarkan itu.

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Barangsiapa membangun masjid karena Allah meski sebesar sangkar burung, atau bahkan lebih kecil dari itu, maka Allah akan membangunkan baginya satu istana di surga.” (HR. Ibnu Majah No. 730)

Maka janganlah kita mengerdilkan apa yang telah kita sedekahkan atau apa yang telah kita keluarkan karena rendah nilainya. Karena sedekah itu Allah lipat gandakan. Seperti seseorang memelihara anak untanya kemudian menjadi besar. Yang menentukan besar kecilnya pahala sedekah itu adalah niat kita. Kalau kita mampunya sedikit, tidak mungkin kita bersedekah dalam jumlah yang banyak. Tidak mungkin kita melakukan dosa untuk bersedekah. Misalnya kita menipu orang, mengumpulkan harta yang haram untuk sedekah yang banyak. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga:  Akhlak Muslim kepada Rabbnya: Takut / Khauf (Bagian ke-1) - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

إِذَا أَدَّيْتَ زَكَاةَ مَالِكَ فَقَدْ قَضَيْتَ مَا عَلَيْكَ، وَمَنْ جَمَعَ مَالًا حَرَامًا ثُمَّ تَصَدَّقَ مِنْهُ لَمْ يَكُنْ لَهُ فِيهِ أَجْرٌ وَكَانَ إِصْرُهُ عَلَيْهِ

Jika engkau telah menunaikan zakat hartamu maka engkau telah melaksanakan kewajiban dan barang siapa yang mengumpulkan harta dari jalan yang haram, kemudian dia menyedekahkan harta itu, maka sama sekali dia tidak akan memperoleh pahala, bahkan dosa akan menimpanya” (HR. Ibn Khuzaimah dan Ibn Hibban dalam Shahihnya)

Jadi kalau kita mempunyai sedikit, ya sedikit. Bagaimana kita meningkatkan pahala dari sedekah kita yang sedikit itu karena kita memang mampunya masih sedikit? Yaitu dengan niat kita, dengan keikhlasan kita. Sekecil apapun sedekah yang kita keluarkan, itu akan berarti di sisi Allah dan pada hari kiamat nanti.

Dinaungi sedekahnya pada hari kiamat

Pada hari manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar, matahari didekatkan pada kadar satu mil. Manusia tidak ada tempat berteduh. Tidak ada dataran tinggi dan tidak ada dataran rendah di Padang Mahsyar nanti. Tidak ada gelombang, tidak ada bukit dan tidak ada lembah. Manusia akan berdiri di situ tanpa mengenakan alas kaki, tanpa penutup badan, tanpa baju dan tanpa apapun yang menempel pada tubuhnya. Tanpa membawa benda-benda dunia. Pada saat itulah kita dikumpulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di Padang Mahsyar. Pada saat-saat itu, orang yang bersedekah akan dinaungi sedekahnya pada hari kiamat. Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan naungan bagi mereka pada hari kiamat. Salah satunya adalah orang yang rajin bersedekah.

Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu berkata: aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Berdasarkan sebuah hadits, dari Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: ‘Aku mendengar Rasulallah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

Baca Juga:  Ibadah Dilandasi Dengan Rasa Cinta - Kitab Al-'Ubudiyah (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ أَوْ قَالَ: يُحْكَمَ بَيْنَ النَّاسِ

“Tiap insan akan berada dibawah naungan sedekahnya, sampai dipisah antara sesama insan. Atau beliau mengatakan; ‘Sampai dihukumi manusia”. (HR. Ahmad)

Selama mereka menunggu itu, mereka berada dibawah naungan sedekah mereka yang pada hari matahari didekatkan. Dan manusia berkeringat, ada yang tenggelam dengan keringatnya, ada yang sampai dadanya, ada yang sepinggang, sesuai dengan amalnya. Akan tetapi orang-orang yang bersedekah, mereka akan dinaungi pada hari kiamat nanti dengan sedekahnya sehingga mereka tidak kepanasan dengan dekatnya matahari, tidak kepanasan dan tidak tenggelam dengan keringatnya.

Mengobati penyakit jasmani

Ternyata ada hubungannya antara sedekah dengan penyakit-penyakit jasmani. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

داووا مرضاكم بالصدقة

Obatilah orang-orang yang sakit diantara kamu itu dengan bersedekah.” (Hadits shahih yang dihasankan oleh Al-Albani dalam shahihul jami’ dari Abu Umamah dan Al-Hasan)

Itu salah satu sebab Allah subhanahu wa ta’ala memberikan kepadanya kesehatan jasmani. Ibnu Syaqiq menceritakan kepada kita, “aku mendengar Ibnul Mubarok ditanya oleh seorang laki-laki tentang cara menyembuhkan nanah yang keluar dari lututnya. Sudah tujuh tahun ia mengidap penyakit itu. Orang itu telah mencoba berbagai macam pengobatan dan berkonsultasi dengan para tabib, tetapi hasilnya nihil. Maka Ibnul Mubarok menasehatinya, ‘Pergilah dan galilah sumur ditempat orang-orang membutuhkan air, aku berharap sumur itu akan menyemburkan air dan menghentikan nanah yang terus mengucur dari lututmu.'”

Maka laki-laki itupun melakukannya dan benar saja ia sembuh dari penyakitnya dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala. Nah ini kita bertawasul dengan amal shalih kita yaitu sedekah.

Ini bukan pengobatan alternatif. Kita juga bisa menjadikan ini sebagai satu pengobatan yang utama. Artinya kita mulai dengan pengobatan ini. Siapa tahu ini izin Allah subhanahu wa ta’ala.

Mudah-mudahan dengan seiring dikeluarkannya sebagian harta dari hartanya sebagai infak fi sabilillah, maka Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan kesembuhan bagi dirinya. Ini juga termasuk salah satu bentuk tawasul dengan amal shalih. Kita melakukan amal shalih untuk mendapatkan suatu kebaikan di dunia sebelum nantinya kebaikan di akhirat. Maka boleh kita bersedekah dengan niat berobat. Tentunya kita meyakini bahwa kesembuhan itu datangnya dari Allah. Ini sebagai salah satu wasilah dengan amal shalih yang kita kerjakan. Kita meyakini bahwasannya kesembuhan tersebuat datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Kita tidak boleh berhenti bersedekah ketika sakit itu tidak kunjung sembuh misalnya. Jangan salahkan sedekahnya. Yang kita lakukan itu sudah benar dan baik. Kita bersedekah, kita mengeluarkan sebagian dari harta kita, kita berharap kesembuhan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kalau belum sembuh juga, mungkin sedekahnya kurang banyak. Maka perbanyak sedekahnya.

Baca Juga:  Hukum-Hukum Pernikahan - Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Simak pada menit ke – 16:19

Simak Penjelasan Lengkap dan Download MP3 Kajian Tentang Manfaat Sedekah – Aktualisasi Akhlak Muslim

Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Pencarian: manfaat sedekah menurut islam, manfaat sedekah dalam islam, manfaat sedekah anak yatim, manfaat sedekah setiap hari, manfaat sedekah bagi kesehatan, manfaat sedekah yusuf mansur, manfaat dari sedekah, manfaat sedekah di hari jumat, manfaat sedekah ke anak yatim, manfaat sedekah tiap hari, manfaat sedekah kepada orang tua, manfaat sedekah dan infaq, manfaat sedekah subuh, manfaat sedekah rombongan, manfaat sedekah makanan, manfaat sedekah ke masjid, cara manfaat sedekah yusuf mansur, apa manfaat sedekah, manfaat sedekah di bulan ramadhan, manfaat sedekah menurut islam, manfaat sedekah dalam islam, manfaat sedekah anak yatim, manfaat sedekah setiap hari, manfaat sedekah bagi kesehatan, manfaat sedekah yusuf mansur, manfaat sedekah menurut islam, manfaat sedekah dalam islam, manfaat sedekah anak yatim, manfaat sedekah setiap hari, manfaat sedekah bagi kesehatan,

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.