Telegram Rodja Official

Raudhatul Uqala wa Nuzhatul Fudhala

Anjuran Untuk Senantiasa Bersikap Lembut dan Dibencinya Sikap Tergesa-Gesa

By  |  pukul 1:21 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 22 Juli 2019 pukul 1:21 pm

Tautan: https://rodja.id/2fc

Anjuran Untuk Senantiasa Bersikap Lembut dan Dibencinya Sikap Tergesa-Gesa merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. dalam pembahasan Kitab Raudhatul Uqala wa Nuzhatul Fudhala (tamannya orang-orang yang berakal dan tamasyanya orang-orang yang mempunyai keutamaan) karya Abu Hatim Muhammad ibnu Hibban al-Busty Rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 4 Sya’ban 1440 H / 10 April 2019 M.

Download mp3 kajian sebelumnya: Hadits Tentang Bergaul: Larangan Kaum Muslimin Untuk Saling Menjauhi

Kajian Anjuran untuk senantiasa bersikap lembut dan dibencinya sikap tergesa-gesa

Di sini beliau membawakan hadits Abu Darda, ia berkata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

مَنْ أُعْطِيَ حَظَّهُ مِنَ الرِّفْقِ فَقَدْ أُعْطِيَ حَظَّهُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَنْ حُرِمَ حَظَّهُ مِنَ الرِّفْقِ فَقَدْ حُرِمَ حَظَّهُ مِنَ الْخَيْرِ

“Siapa yang diberikan bagian dari kelembutan, sungguh ia telah diberikan bagian dari kebaikan. Dan siapa yang tercegah bagiannya dari sifat lemah lembut, maka ia telah tercegah bagiannya dari kebaikan.” Dalam sanadnya ada perawi yang majhul. Yaitu yang bernama Ya’la bin Mamlak. Akan tetapi hadits ini diriwayatkan dalam hadits-hadits yang lainnya yang semakna. Diantaranya hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda dalam sebuah hadits:

Baca Juga:
Hukum Khusus Tentang Rumah Tangga dan Perceraiannya - Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya lemah lembut itu tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya dan tidaklah lemah lembut itu dicabut dari sesuatu kecuali akan merusaknya.” (HR. Abu Dawud)

Karena sifat lemah lembut itu disukai oleh tabiat manusia. Semua manusia menyukai sifat lemah-lembut. Oleh karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun untuk menasehati Firaun, Allah memerintahkan keduanya untuk menasehati Firaun dengan lembut. Allah berfirman:

اذْهَبَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ ﴿٤٣﴾ فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ ﴿٤٤﴾

Pergilah kalian berdua kepada Firaun. Sesungguhnya Firaun itu melampaui batas. Dan ucapkan kepada keduanya dengan ucapan yang lemah lembut, mudah-mudahan dia mau ingat atau takut.” (QS. Tha-Ha[20]: 44)

Kewajiban orang yang berakal adalah berpegang kepada sifat lembut dalam segala macam perkara dan tinggalkan sifat tergesa-gesa dalam segala macam perkara. Tergesa-gesa sebetulnya akibat dari pada kita kurang memikirkannya dengan pikiran yang jauh. Akibatnya kita tergesa-gesa yang seringkali tergesa-gesa itu menimbulkan penyesalan. Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai sifat lembut pada segala macam perkara. Dalam hadits, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ

“Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan menyukai kelemahlembutan” (HR. Muslim)

Baca Juga:
Kitab Permulaan Wahyu, Penjelasan tentang Niat - Hadits 1, Bagian ke-2 - Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Siapa yang tercegah dari sifat lembut, ia tercegah dari kebaikan. Sebagaimana orang yang diberikan oleh Allah sifat lembut, ia akan diberikan kebaikan. Dan seseorang tidak mungkin mendapatkan apa yang dia inginkan kecuali berusaha dengan cara yang lembut dan tentunya juga meninggalkan sikap tergesa-gesa. Terkadang karena kita tergesa-gesa, akhirnya setelah itu menyesal dan itu seringkali terjadi. Makanya sebelum bersikap, kita pikirkan dulu baik-baik, kita musyawarahkan dengan orang-orang yang punya pengalaman. Baru kemudian kita lakukan setelah kita istikharah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Download Kajian Anjuran Untuk Senantiasa Bersikap Lembut

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

50 ÷ 10 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.