Telegram Rodja Official

Kifayatul Muta'abbid wa Tuhfatul Mutazahhid

Hadits Tentang Doa Keluar Rumah

By  |  pukul 10:26 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 26 Desember 2019 pukul 10:30 am

Tautan: https://rodja.id/2jb

Hadits Tentang Doa Keluar Rumah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Kifayatul Muta’abbid wa Tuhfatul Mutazahhid. Pembahasan ini disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr pada 5 Rabbi’ul Tsani 1441 H / 02 Desember 2019 M.

Pembahasan halaman 202 pada kitab Kifayatul Muta’abbid wa Tuhfatul Mutazahhid. Penerjemah: Ustadz Iqbal Gunawan, M.A.

Download mp3 kajian sebelumnya: Doa Setelah Wudhu dan Doa Menuju Shalat di Masjid

Kajian Islam Ilmiah Hadits Tentang Doa Keluar Rumah

Penulis kitab Imam Al-Mundziri Rahimahullah mengatakan, “Dan Asy-Sya’bi meriwayatkan dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘Anha bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam apabila beliau keluar dari rumahnya beliau membaca:

بِسْمِ اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نَزِلَّ، أَوْ نَضِلَّ، أَوْ نَظْلِمَ ، أَوْ نُظْلَمَ، أَوْ نَجْهَلَ، أَوْ يُجْهَلَ عَلَيْنَا

“Dengan menyebut nama Allah aku betawakkal kepada Allah, Ya Allah kami berlindung diri kepadaMu dari kami tergelincir atau kami tersesat, atau kami mendzlaimi, atau kami didzalimi oleh orang lain, atau kami berbuat kebodohan atau kami dibodohi.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan dan shahih)

Baca Juga:
Apa Itu Manhaj Salaf?

Penjelasan Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr

Doa ini dibaca setiap seseorang keluar dari rumahnya. Baik itu keluar untuk shalat atau selain shalat dari pekerjaan-pekerjaan dunia dan kegiatan ibadah.

Juga disebagian sumber hadits yang lain bahwasannya lafadz doanya:

بِسْمِ اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ

“Dengan menyebut nama Allah aku bertawakkal kepada Allah, Ya Allah aku berlindung diri kepadaMu dari aku tersesat atau disesatkan, atau tergelincir atau digelincirkan, atau berbuat dzalim atau didzalimi, atau berbuat bodoh atau dibodohi.” (HR. Abu Dawud, Thabrani)

Doa ini sangat pas untuk dibaca oleh setiap muslim setiap ia keluar dari rumahnya sehingga ia keluar dalam keadaan bertawakal kepada Allah, mengembalikan seluruh urusan hanya kepada Allah. Karena tentu seseorang tidak mengetahui apabila ia keluar dari rumahnya seseorang akan menjumpai manusia dan bergaul dengan mereka dan manusia ini bermacam-macam cara mereka bergaul dan berbeda-beda juga akhlak mereka. Di antara mereka ada yang sesat, ada yang mendapat petunjuk, ada yang dzalim, ada yang adil, ada yang baik akhlaknya, ada yang buruk akhlaknya, ada yang suka menyakiti orang lain, ada yang suka membantu orang lain. Dan ketika seorang bertemu dengan orang lain, maka tentu dia tidak bisa selamat 100% dari keburukan mereka atau ketergelinciran atau sejenisnya. Maka disyariatkan bagi seorang muslim setiap ia keluar dari rumahnya ia berdoa kepada Allah dengan doa ini yang meminta kepada Allah agar ia selamat dari gangguan manusia. Juga ia selamat dari dia mengganggu orang lain. Maka orang lain selamat darinya dan dia pun selamat dari orang lain.

Baca Juga:
Munculnya Imam Mahdi

Oleh karena itu sahabat Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘Anhu apabila ia keluar rumah, diantara doa yang biasa dibaca adalah:

اللهم سَلِّمْنِي وَسَلِّمْ مِنِّي

“Ya Allah, selamatkanlah aku dan selamatkan orang lain dariku.” (HR. Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad)

Dan doa yang kita bacakan tadi adalah doa yang sangat luas yang mencakup banyak hal dan sangat bermanfaat karena telah berkaitan dengan perkara agama. Yaitu doa:

أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ

“Berlindung diri dari aku tersesat atau disesatkan.”

Juga mencakup perkara dunia dan maslahat-maslahat dunia. Sebagaimana tertera dalam doa tadi:

أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

“Aku berlindung diri dari aku berbuat dzalim atau didzalimi.”

Juga doa tadi berkaitan dengan perkara pergaulan sesama manusia. Karena di situ diantara lafadz doanya adalah:

أَنْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ

“Aku berlindung diri dari aku tergelincir atau digelincirkan atau aku berbuat bodoh atau dibodohi orang lain.”

Maka doa-doa ini adalah doa yang sangat luas dan sangat penuh berkah.

Simak selanjutnya pada menit ke-8:52

Downlod MP3 Ceramah Agama Pembahasan Hadits Tentang Doa Keluar Rumah

Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum..

Baca Juga:
Wajib Berlaku Adil Terhadap Yang Menyelisihi Kita - Al-Ishbah (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

82 − 81 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.