Telegram Rodja Official

Nasihat-Nasihat Para Sahabat

Makna Hadits Manusia Itu Seperti Unta Seratus

By  |  pukul 10:05 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 09 April 2020 pukul 10:08 am

Tautan: https://rodja.id/2lv

Makna Hadits Manusia Itu Seperti Unta Seratus merupakan  bagian dari kajian Islam ilmiah Nasihat-Nasihat Para Sahabat yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada 7 Sya’ban 1441 H / 01 April 2020 M.

Kajian Tentang Makna Hadits Manusia Itu Seperti Unta Seratus

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِنَّمَا النَّاسُ كَالإِبِلِ المِائَةِ، لاَ تَكَادُ تَجِدُ فِيهَا رَاحِلَةً

“Sesungguhnya manusia itu seperti unta seratus, hampir-hampir kamu tidak mendapatkan padanya unta yang cocok untuk ditunggangi.” (HR. Bukhari 6.498)

Artinya sedikit dari seratus unta itu yang cocok untuk ditunggangi, yang dia mau nurut, itu sedikit sekali, hampir-hampir tidak ditemukan dari seratus unta itu. Hadits ini menunjukkan bahwa di sini Nabi umpamakan manusia bagaikan unta. Dimana kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dari seratus unta itu hampir-hampir kamu tidak mendapatkan padanya unta yang cocok ditunggangi. Demikian pula manusia, sedikit sekali manusia yang mempunyai sifat yang bagus, yang baik, yang betul-betul tunduk kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang benar-benar dia dari sisi akhlaknya bagus, dari sisi ibadahnya, dari aqidahnya dan yang lainnya. Selalu di sana ada kekurangan walaupun dia seorang alim, misalnya. Walaupun dia seorang Ustadz -misalnya-, pasti ada kekurangan. Dari sisi sifatnya, dari sisi entah itu akhlaknya dan yang lainnya.

Baca Juga:
Sebab-Sebab Bertambahnya Keimanan Bagian 1 - Kitab At-Taudhih Wal Bayan Li Syajaratil Iman (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Maka kewajiban kita tentunya -karena dari banyak manusia ternyata sedikit sekali yang mempunyai keistimewaan di dalam masalah akhlak dan kesempurnaan- berusaha untuk memahami didalam pergaulan kita. Bahwa teman kita itu adalah manusia yang bagaikan unta yang dari seratus unta itu sedikit sekali yang sempurna. Demikian pula setiap kita pasti punya kekurangan, setiap kita pasti mempunyai kesalahan-kesalahan dan jarang di antara kita yang masyaAllah akhlaknya bagus, disenangi orang, ibadahnya masyaAllah, dari sisi aqidahnya masyaAllah, dari sisi semua.

Ada orang yang akhlaknya bagus, tapi ibadahnya kurang. Ada orang yang ibadahnya luar biasa, tapi dari sisi aqidahnya kurang. Ada yang  aqidah dan ibadahnya bagus, tapi dari sisi akhlak ternyata kurang. Walaupun kewajiban kita untuk berusaha menyempurnakan semua itu. Kita berusaha untuk mencontoh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah yang terbaik sebagai suri tauladan kita dalam aqidah, ibadah, muamalah, akhlak, dalam kita bergaul. Kita berusaha bagaimana supaya lisan kita tidak menyakiti orang, sikap kita pun juga tidak membuat orang lain tersakiti.

Mari simak kisah yang penuh manfaat ini pada menit ke-06:11

Download mp3 Kajian Tentang Makna Hadits Manusia Itu Seperti Unta Seratus

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke jejaring sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Baca Juga:
Larangan Saling Membenci - Bab 192 - Hadits 409-410 - Kitab Al-Adab Al-Mufrad (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

Lihat juga rekaman lainnya: 

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + = 17

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.