Telegram Rodja Official

Syarah Aqidah Thahawiyah

Ahlus Sunnah Mengimani Para Sahabat Dijamin Masuk Surga

By  |  pukul 11:42 am

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 06 Juni 2020 pukul 2:31 pm

Tautan: https://rodja.id/2na

Ahlus Sunnah Mengimani Para Sahabat Dijamin Masuk Surga merupakan rekaman kajian Islam yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Syarah Aqidah Thahawiyah karya Imam Ath-Thahawi Rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada Jum’at, 6 Syawwal 1441 H / 29 Mei 2020 M.

Status Program Kajian Kitab Syarah Aqidah Thahawiyah

Status program Kajian Syarah Aqidah Thahawiyah: AKTIF. Mari simak program kajian ilmiah ini di Radio Rodja 756AM dan Rodja TV setiap Jum'at pagi, pukul 06:00 - 07:30 WIB.

Download kajian sebelumnya: Prinsip Aqidah Berkaitan dengan Khulafaur Rasyidin

Kajian Tentang Ahlus Sunnah Mengimani Para Sahabat Dijamin Masuk Surga

Pada menit 00:00-25:42 Ustadz menyampaikan motivasi setelah Ramadhan. Pembahasan kajian tentang Ahlus Sunnah Mengimani Para Sahabat Dijamin Masuk Surga dimulai pada menit-25:42.

Sekarang kita lanjutkan pembahasan tentang akidah yang kita sadur dari kitab Al-Aqidah Ath-Thahawiyah karya Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi Rahimahullah.

Pembahasan kita masih berkatitan tentang Imam kepada para sahabat Nabi yang mulia Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Dan pada kesempatan kali ini berkaitan secara khusus bagaimana aqidah Ahlus Sunnah terhadap mereka yang dijamin masuk surga.

Baca Juga:
Kisah Kesabaran Nabi Yaqub 'alaihissalam saat Berpisah dengan Anaknya - Bagian ke-3 - Kitab Ahsanul Bayan (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Berkata Imam Abu Ja’far Rahimahullah: Di antara perkara yang diyakini oleh Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah bahwasannya 10 orang yang disebutkan namanya oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam dan yang beliau berikan kabar gembira atau jaminan kepada mereka dengan surga. Sebagaimana persaksian yang diberikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada mereka dan perkataan Nabi itu benar, mereka itu adalah Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Talhah, Zubair, Saad bin Abi Waqqash, Said bin Zaid, Abdurrahman bin ‘Auf, Abu Ubaidah bin Jarrah semoga Allah meridhai mereka semua.

Jadi 10 nama yang disebutkan oleh Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, mereka adalah para sahabat Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang dijamin masuk surga. Dan hal ini dijelaskan oleh Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi Rahimahullah disebabkan karena muncul sekelompok dari orang-orang yang hina dari kelompok Rafidhah yang mencela para sahabat Nabi, bahkan mereka berlepas diri dari para sahabat Nabi, bahkan sampai mengkafirkan. Di antara mereka adalah 10 orang yang dijamin masuk surga, kecuali Ali yang mungkin mereka kultuskan.

Maka tatkala muncul hal yang demikian itu, para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah memuat pembahasan tersebut di dalam kitab-kitab aqidah agar kaum muslimin mengetahui bahwa mencintai para sahabat Nabi dan meyakini keberadaan mereka dan kedudukan mereka serta juga meyakini keutamaan dan kemuliaan yang telah Allah jamin bagi mereka dan juga dijamin oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam itu hal yang wajib dan itu aqidah kaum muslimin.

Baca Juga:
Melindungi Anak dari Gangguan Setan - Bimbingan Islam (Ustadz Jazuli, Lc.)

Bukan berarti hanya 10 saja. Ada sahabat-sahabat yang lain yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Akan tetapi mereka yang 10 tadi itu yang terdapat penyebutan nama mereka dalam satu hadits. Jadi secara kolektif dalam suatu hadits disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Dan juga terdapat dalam hadits-hadits yang lain tentang jaminan sahabat selain mereka. Seperti Ukasyah bin Mihshan, Bilal juga dimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendengar suara sandal Bilal di dalam surga dan yang lain-lainnya.

Ahlus Sunnah wal Jama’ah mencintai seluruh para sahabat dan meyakini bahwa mereka yang dijamin masuk surga, maka kita tentunya juga memastikan hal itu. Tapi tidak diragukan bahwa sahabat Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam itu dijamin oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala surga bagi mereka, ampunan.

Diantara dalil yang menjelaskan hal itu adalah firman Allah Tabaraka wa Ta’ala:

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسَانٍ رَّضِيَ اللَّـهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ﴿١٠٠﴾

Yaitu sahabat yang datang sepeninggal mereka atau tabi’in yang datang sepeninggal mereka, termasuk yang mengikuti mereka dengan baik, (jaminan mereka) Allah ridha kepada mereka dan Allah janjikan surga bagi mereka.

Jadi, tidak diragukan.

Akan tetapi bila kita ditanya secara satu persatu, maka selain dari 10 dan juga nama-nama yang telah disebutkan dalam hadits, maka kita katakan mereka di surga. Tapi begitu nama-nama sahabat itu disebutkan satu per satu, maka kita katakan mereka sahabat secara keseluruhan adalah di surga. Dan ini merupakan salah satu dari aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, bahwa mereka tidak memberikan persaksian secara pasti kepada individu dari kalangan kaum muslimin mendapatkan surga kecuali orang-orang yang mendapatkan persaksian atau janji dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dengan surga. Baru kita katakan, mereka dalam surga.

Baca Juga:
Ahlussunnah wal Jamaah Menghadapi Permasalahan dengan Dalil Syar'i Bagian 2 - Al-Ishbah (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Adapun individu kaum muslimin, bila mereka berbuat baik, orang beriman, melakukan ketaatan kepada Allah dan RasulNya, maka aqidah Ahlus Sunnah mengatakan bahwa kita berharap mereka semua menjadi penghuni surga. Karena ini perkara yang ghaib, karena hati berbolak-balik, tidak istiqamah di atas satu kondisi dan keadaan. Tapi mereka yang telah meninggal dalam keadaan iman, kita berharap semoga Ahlul Iman dimasukkan ke dalam surga. Dan bagi mereka yang berbuat maksiat dan dosa, kita khawatir mereka masuk ke dalam neraka atau tidak dimaafkan oleh Allah sehingga diadzab oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Ini merupakan aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah. Yang kita pastikan adalah 10 nama tersebut mendapat jaminan surga. Ukasyah bin Mihshan, Bilal, dan sahabat-sahabat yang lain, maka kita katakan bahwa mereka dalam surga. Adapun yang lainnya, kita katakan bahwa seluruh sahabat itu dijamin oleh Allah surga bagi mereka.

Simak pembahasan selengkapnya pada menit ke-35:39

Download MP3 Kajian Tentang Ahlus Sunnah Mengimani Para Sahabat Dijamin Masuk Surga

Untuk mp3 kajian  yang lain: silahkan kunjungi mp3.radiorodja.com

Mari turut membagikan link download kajian tentang Ahlus Sunnah Mengimani Para Sahabat Dijamin Masuk Surga yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat 1-25 - Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Lihat juga rekaman lainnya: 

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

75 + = 84

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.