Telegram Rodja Official

Faedah Sejarah Islam

Al-Muhtadi Billah

By  |  pukul 4:36 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 03 Juli 2020 pukul 8:55 pm

Tautan: https://rodja.id/2on

Al-Muhtadi Billah merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Faidah-Faidah Sejarah Islam yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada 13 Syawwal 1441 H / 12 Juni 2020 M.

Download juga kajian sebelumnya: Al-Musta’in Billah

Kajian Tentang Al-Muhtadi Billah

Kita sudah sampai pada pembahasan tentang khalifah yang ke-14 dari rangkaian penguasa di Bani Abbasiyah. Yaitu yang dikenal dengan Al-Muhtadi Billah. Nama beliau adalah Muhammad Abu Ishaq bin Watsiq. Beliau adalah keturunan dari Al-Watsiq yang memerintah setelah Al-Mu’tatshim. Ayah dan kakeknya adalah khalifah. Beliau lahir pada tahun 212 di Samura. Kunyah beliau dikenal sebagai Abu Ishaq atau Abu Abdillah.

Dia lahir dimasa kekhalifahan kakeknya, yaitu Al-Mu’tashim Billah. Kemudian dia diangkat menjadi khalifah pada malam 29 Rajab tahun 255 Hijriyah. Dan dia tidak mau dibaiat sampai bertemu dengan khalifah sebelumnya, yaitu Al-Mu’taz Billah. Lalu Al-Muhtadi Billah berdiri menemui khalifah sebelumnya.

Sebagaimana telah kita jelaskan, dimana pemerintahan setelah Al-Mu’tashim Billah lebih dikuasai oleh para panglima-panglima angkatan perang dan juga para pemegang kepentingan dibawah khalifah. Sehingga mereka sering menentukan siapa yang berhak menjadi khalifah. Sehingga hal ini menyebabkan seringnya pergantian khalifah. Jika mereka senang maka mereka angkat, jika tidak senang maka akan mereka turunkan. Keadaan ini berlaku pada beberapa khalifah, mulai dari Al-Mutawakkil Alallah sampai khalifah-khalifah setelah itu. Mereka melakukan manuver-manuver dan ketentuan-ketentuan.

Baca Juga:
Khutbah Jumat: Tidak Ada Kebahagiaan di Dunia Kecuali Dengan Berpegang Kepada Al-Qur'an dan Sunnah

Awalnya ketika Al-Mu’tashim Billah memerintah, kekuatan angkatan perangnya sangatlah minim sedangkan dia sedang menghadapi ancaman dari musuh-musuh Islam, terutama adalah bangsa Romawi. Selain angkatan perangnya kurang, juga terjadi semacam pasang surutnya kekuatan yang berasal dari bangsa Arab sendiri. Jadi pada masa Al-Mu’tashim ada tiga kekuatan, diantara yaitu kekuatan Bangsa Arab dan Bangsa Persia yang saling tarik-menarik untuk berkuasa. Akhirnya Al-Mu’tashim Billah membeli para budak yang banyak, dimerdekakan kemudian mereka diangkat menjadi bala tentara.

Download MP3 Kajian Tentang Al-Musta’in Billah

Untuk mp3 kajian  yang lain silahkan kunjungi mp3.radiorodja.com

Mari turut membagikan link download kajian tentang Al-Musta’in Billah yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.