Telegram Rodja Official

Syarah Aqidah Thahawiyah

Ahlus Sunnah wal Jama’ah Mengimani Tanda-Tanda Kiamat

By  |  pukul 8:00 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 06 Juli 2020 pukul 1:23 pm

Tautan: https://rodja.id/2om

Ahlus Sunnah wal Jama’ah Mengimani Tanda-Tanda Kiamat adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Syarah Aqidah Thahawiyah karya Imam Ath-Thahawi Rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada Jum’at, 12 Dzulqo’dah 1441 H / 3 Juli 2020 M.

Status Program Kajian Kitab Syarah Aqidah Thahawiyah

Status program Kajian Syarah Aqidah Thahawiyah: AKTIF. Mari simak program kajian ilmiah ini di Radio Rodja 756AM dan Rodja TV setiap Jum'at pagi, pukul 06:00 - 07:30 WIB.

Download kajian sebelumnya: Seorang Nabi Lebih Utama Dari Seluruh Wali

Kajian Tentang Ahlus Sunnah wal Jama’ah Mengimani Tanda-Tanda Kiamat

Aqidah merupakan modal utama untuk mengarungi kehidupan ini. Sehingga dipastikan seseorang yang tidak memiliki aqidah yang benar dia akan terombang-ambing, dia akan kebingungan, terlebih lagi gelombang syubhat dan syahwat yang begitu besar yang menerpa dan menghancurkan memporak-porandakan aqidah, ditambah lagi semakin banyaknya sarana atau media yang sangat mudah sekali untuk mengakses dan mendapatkan informasi tentang berbagai permasalahan sementara seseorang tidak memiliki filter, tidak memiliki penyaring, dan penyaringnya adalah aqidah.

Baca Juga:
Madrasah Karakter - Bagian ke-1 (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

Pertemuan yang sebelumnya kita membahas tentang Siapa itu wali dan juga tentang karomah. Wali sebagaimana yang kita jelaskan sesuai dengan penjelasan Allah, yaitu orang yang beriman dan bertakwa. Dan karomah adalah kemuliaan yang Allah berikan sebagai bentuk dari karunia Allah kepada mereka disebabkan iman dan takwa tersebut. Karena sesungguhnya kemuliaan itu adalah keistiqamahan diatas ketakwaan dan keimanan.

Kemudian setelah Imam Abu Ja’far At-Thahawi Rahimahullah menjelaskan tentang perkara tersebut, beliau menjelaskan tentang salah satu dari prinsip dasar aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah yang berkaitan dengan keimanan kepada hari akhir. Yaitu hal-hal yang akan terjadi sebelum kiamat yang dikenal dengan tanda-tanda kiamat.

Bagaimana aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dalam hal ini?

Imam Abu Ja’afar Ath-Thahawi berkata:

ونؤمن باشراط الساعة ، من خروج الدجال ، ونزول عيسى بن مريم عليه السلام من السماء ونؤمن بطلوع الشمس من مغربها ، وخروج دابة الارض من موضعها

“Dan kita (Ahlus Sunnah wal Jama’ah) beriman kepada tanda-tanda kiamat berupa keluarnya Dajjal, turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam ‘Alaihis Salam dari langit, terbitnya matahari di sebelah barat, keluarnya Daabbaah (hewan melata) dari tempatnya.”

Di sini beliau menyebutkan sebagian dari tanda-tanda kiamat besar, tidak semua disebutkan oleh beliau Rahimahullah. Beliau menggunakan redaksi “Dan kita beriman”, beliau ingin menjelaskan bahwa perkara tanda-tanda kiamat ini perkara yang ghaib yang wajib diimani. Ada tanda-tanda kecil yang sebagian telah terjadi dan sedang terjadi dan pasti akan terjadi. Karena Rasul mengabarkan tentang hal itu.

Baca Juga:
Tafsir Surat An-Naba' - Bagian ke-2 - Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Kemudian ada tanda-tanda kiamat yang besar yang tentunya diakhiri dengan hancurnya alam semesta ini. Maka beliau ingin menjelaskan bahwa diantara aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah mereka mengimani seluruh perkara yang berkaitan dengan tanda-tanda kiamat yang shahih haditsnya dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Di sisi lain beliau juga ingin menjelaskan bahwa keimanan kepada tanda-tanda kiamat tersebut merupakan bagian dari iman kepada hari akhir. Maka beliau di sini menyebutkan redaksi “mengimani” dan keimanan berkaitan dengan perkara yang ghaib. Kemudian diikuti oleh perkara-perkara yang wajib diimani dan diperintahkan oleh Allah dan RasulNya. Maka kita mendapatkan tentang rukun iman adalah perkara yang ghaib. Hal ini karena iman berkaitan dengan keyakinan yang disertai dengan ucapan kemudian amalan anggota badan.

Maka diantara salah satu rukun iman adalah iman kepada hari akhir. Dan termasuk kedalam iman pada hari akhir adalah mengimani hal-hal yang akan terjadi sebelum kiamat yang dikenal dengan tanda-tanda kiamat.

Dan di sisi lain beliau ingin menjelaskan kebatilan atau kekeliruan sebagian sekte yang mengingkari tentang hal itu. Karena menurut mereka hal ini tidak masuk akal mereka dan tidak bisa dicerna oleh logika mereka. Yaitu mereka dari ahli kalam dan orang-orang yang mengkultuskan akal.

Kemudian perlu diketahui tentang pembahasan tanda-tanda pembahasan tanda-tanda hari kiamat sesuai dengan teks Al-Qur’an, para ulama membagi menjadi dua. Yaitu pembagian tentang tanda-tanda kiamat; tanda-tanda kiamat kecil dan tanda-tanda kiamat besar.

Baca Juga:
Keadaan Manusia di Hari Perhitungan Amal / Hari Kiamat - Kitab Bahrur Raiq (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Di dalam Al-Qur’an kita mendapatkan isyarat tentang hal itu, bahkan pernyataan bahwa ada tanda-tanda kiamat. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

فَهَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَن تَأْتِيَهُم بَغْتَةً ۖ فَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا

Tiada lain yang mereka tunggu kecuali datangnya kiamat secara tiba-tiba, sungguh telah tampak tanda-tandanya...” (QS. Muhammad[47]: 18)

Berarti di sini ada dua masalah; terjadi kiamat, kemudian ada tanda-tandanya.

Tanda-Tanda Kiamat Kecil

Tanda-tanda kiamat kecil sudah banyak yang terjadi dan berakhir sebagian dan terus-menerus muncul dan ada yang belum muncul. Bahkan diutusnya Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam merupakan tanda kiamat, karena kata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ كَهَاتَيْنِ

“Aku diutus sementara jarak antara kiamat itu sangat dekat sekali.” Yaitu antara jari telunjuk dengan jari tengah beliau. Jadi sangat dekat sekali. Hal ini karena kita memaklumi dan meyakini bahwa tiada lagi Nabi setelah beliau.

Maka dengan berakhirnya perjalanan hidup manusia di dunia ini dengan diutusnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka setelah itu akan terjadi kiamat.

Tanda-Tanda Kiamat Besar

Adapun tanda-tanda kiamat besar, ini yang disebutkan oleh sebagian Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi; keluarnya Dajjal, turunnya Nabi Isa dari langit yang ini menunjukkan bahwa Nabi Isa hidup sampai detik ini karena Allah mengangkatnya. Tatkala orang Yahudi dan Nasrani ingin mensalib beliau maka Allah selamatkan. Dan beliau diangkat oleh Allah dan dia sekarang hidup. Di akhir zaman akan turun beliau ‘Alaihish Shalatu was Salam.

Baca Juga:
Akhlak Pengemban Al-Qur'an Bertakwa Kepada Allah sampai Menjaga Lisan

Download MP3 Kajian Tentang Ahlus Sunnah wal Jama’ah Mengimani Tanda-Tanda Kiamat

Untuk mp3 kajian  yang lain: silahkan kunjungi mp3.radiorodja.com

Mari turut membagikan link download kajian tentang Ahlus Sunnah wal Jama’ah Beriman Kepada Tanda-Tanda Kiamat yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Lihat juga rekaman lainnya: 

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × = 40

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.