Telegram Rodja Official

Riyadhus Shalihin

Setan Berupaya Selalu Menyertai Semua Aktivitas Bani Adam

By  |  pukul 7:34 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 24 Agustus 2020 pukul 9:29 am

Tautan: https://rodja.id/2qp

Setan Berupaya Selalu Menyertai Semua Aktivitas Bani Adam adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 28 Dzulhijjah 1441 H / 18 Agustus 2020 M.

Kajian sebelumnya: Doa Mau Makan Yang Diajarkan Nabi

Ceramah Agama Islam Tentang Setan Berupaya Selalu Menyertai Semua Aktivitas Bani Adam

Yang akan kita bahas pada kesempatan yang baik ini yaitu hadits Umayyah bin Mahsyi Radhiyallahu ‘Anhu, salah seorang sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

كَانَ رسُولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم جَالِسَاً، ورَجُلٌ يأْكُلُ، فَلَمْ يُسمِّ اللَّه حَتَّى لَمْ يبْقَ مِنْ طَعَامِهِ إِلاَّ لُقْمةٌ، فَلَمَّا رَفَعها إِلى فِيهِ، قَالَ: بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، فَضَحِكَ النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، ثُمَّ قَالَ: “مَا زَالَ الشَّيْطَانُ يَأْكُلُ مَعَهُ، فَلمَّا ذَكَر اسمَ اللَّهِ استْقَاءَ مَا فِي بَطنِهِ

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam suatu ketika sedang duduk. Dan ada juga seorang yang sedang makan ketika itu, namun orang itu ketika makan dia tidak membaca Bismillah sehingga tidak tersisa dari makanannya kecuali sepotong makanan yang tersisa yang belum dimakannya, maka tatkala orang itu mengangkat sepotong makanan itu ke mulutnya, kata orang itu: “Dengan menyebut nama Allah dari yang pertama sampai yang terakhir.’ Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tertawa ketika melihat hal tersebut lalu beliau bersabda: ‘Setan tadi itu terus makan bersama orang ini, ketika dia menyebut nama Allah, maka setan memuntahkan apa yang ada dalam perutnya.'” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, hadits shahih)

Baca Juga:
Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya - Bagian ke-5 - hingga Bab Keutamaan Majelis Dzikir - Bagian ke-1 - Bab 244-247 - Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. DR 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-Badr)

Ini adalah satu peristiwa yang terjadi di saat Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sedang duduk. Lalu ada seorang sahabat sedang makan tetapi kemungkinan besar dia lupa tidak membaca Bismillah sejak awal makannya. Namun pada akhir makannya, yaitu ketika makanannya tinggal sedikit, dia mengucapkan Bismillah sebagaimana yang telah kita bahas pada pertemuan-pertemuan yang lalu. Apabila seorang di awal makan dia lupa membaca Bismillah, maka dia membacanya ketika ingat. Orang ini rupanya demikian. Di akhir makannya, ketika yang tersisa hanya satu potong makanan, dia membaca Bismillah sebagaimana petunjuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tertawa melihat kejadian ini. Lalu beliau memberitahukan bahwa tadinya setan makan bersama orang tersebut. Tapi ketika orang itu menyebut بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ di akhir dari potingan makanan yang ada padanya, maka setan itu memuntahkan makanan yang sudah dia makan bersama orang tersebut.

Hadits ini menjelaskan kepada kita tentang membaca Bismillah ketika kita memulai makan dan beberapa pekerjaan lainnya yang juga pernah dijelaskan, kita selalu mengawali amal-amal kita dengan menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini adalah bagian dari adab-adab Islam. Diantara hikmahnya adalah agar amal kita ini diberkahi oleh Allah ‘Azza wa Jalla. Termasuk dalam makan, agar makanan itu diberkahi oleh Allah ‘Azza wa Jalla. Minum juga demikian. Karena makanan dan minuman apabila diberkahi oleh Allah ‘Azza wa Jalla, itu bermanfaat positif bagi tubuh kita. Tetapi ketika tidak membaca Bismillah dan tidak ada berkahnya, maka juga ada pengaruh dalam diri seorang yang makan.

Baca Juga:
Dzikir saat Mimpi Baik atau Buruk - Kitab Adz-Dzikr wa Ad-Du'a (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

Oleh karena itu di antara adab-adab makannya seorang muslim dengan membaca Bismillah. Kalau dia lupa di tengah makannya dan baru ingat dia belum membaca Bismillah, maka bacalah di tengah, yaitu ketika dia ingat, dengan membaca بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ atau بِسْمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ.

Hadits ini juga menjelaskan kepada kita tentang setan yang berupaya untuk selalu menyertai dan melakukan semua aktivitas Bani Adam. Dia ingin mengikuti dan berserikat dengan Bani Adam dalam semua aktivitasnya. Oleh karena itu ketika kita membaca Bismillah, dia akan menjauh dari kita, dia tidak akan mendapatkan sesuatu dari apa yang kita lakukan. Dan ini telah dijelaskan pada penjelasan hadits-hadits yang sebelumnya.

Oleh karena itu kita harus selalu membentengi diri kita dengan nama Allah ‘Azza wa Jalla. Kita tidak melihat setan, tapi setan melihat kita, dia mengetahui aktivitas kita. Sehingga dia ingin nimbrung untuk menjauhkan seorang mukmin dari mengingat pada Allah ‘Azza wa Jalla. Dia ingin menjadikan manusia lalai. Dan kita harus berhati-hati terhadap setan. Tidak boleh seorang merasa dirinya selamat dari setan. Setan selalu berupaya untuk menggoda manusia dan menjerumuskan manusia kepada kesesatan, penyimpangan, kemaksiatan. Seyogyanya dalam semua hal kita selalu berlindung pada Allah ‘Azza wa Jalla dari syaitan dan semua bisikan-bisikannya.

Hadits ini juga menjelaskan kepada kita tentang adab seseorang yang lupa membaca Bismiallah diawal makannya.

Baca Juga:
Konsekuensi Akad Khiyar Bagian 2 - Hukum Syarat Jual Beli - Kitab Zadul Mustaqni (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

Dan hadits ini menjelaskan kepada kita tentang apa yang diberitahukan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau adalah orang yang benar, orang yang jujur, orang yang ucapannya dibenarkan, beliau memberitahukan kepada kita sesuatu yang ghaib yang kita tidak melihatnya. Yaitu bahwasannya seorang ketika dia makan tanpa membaca Bismillah, setan bersamanya juga ikut makan. Tetapi ketika dia membaca Bismillah di tengah makan, maka setan memuntahkan apa yang telah dimakan bersama orang tersebut.

Ini adalah hal-hal ghaib yang kita tidak mengetahuinya namun diberitahukan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan kita wajib untuk beriman kepada apa yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Bagaimana penjelasan haditsnya dan apa adab-adab makan selanjutnya? Mari download dan simak mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Download mp3 yang lain tentang Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin di sini.

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Setan Berupaya Selalu Menyertai Semua Aktivitas Bani Adam” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Lihat juga rekaman lainnya: 

Baca Juga:
Hadits Arbain ke 15 - Berkata Baik, Memuliakan Tamu dan Adab Bertetangga

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× 4 = 24

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.