Telegram Rodja Official

Download

Khutbah Jumat Singkat – Jaga Dua Perkara Ini Agar Allah Menjaganya Amalmu

By  |  pukul 2:22 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 23 September 2020 pukul 8:41 am

Tautan: https://rodja.id/2s9

Khutbah Jumat Singkat – Jaga Dua Perkara Ini Agar Allah Menjaganya Amalmu ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 30 Al-Muharram 1442 H / 18 September 2020 M.

Khutbah Pertama – Khutbah Jumat Singkat – Jaga Dua Perkara Ini Agar Allah Menjaganya Amalmu

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ

Baca Juga:
Zakat Fitrah

Ummatal Islam,

Setiap muslim berusaha bersungguh-sungguh untuk menjaga amalnya. Karena sesungguhnya amal adalah merupakan modal ia menuju kehidupan akhirat dan kematiannya. Kita masuk surga bukan karena ilmu kita yang banyak, akan tetapi kita masuk surga karena amal. Allah berfirman:

ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿٣٢﴾

Masuklah kalian ke dalam surga disebabkan oleh amalan kalian.” (QS. An-Nahl[16]: 32)

Sebab ketika kita menuntut ilmu kemudian kita tidak mengamalkan ilmu kita, maka hakikatnya ilmu itu hanya akan menyeret kita ke dalam api neraka. Sebagaimana kita tidak menuntut ilmu pun akan mencampakkan diri kita ke dalam neraka jahanam. Karena kewajiban setiap manusia adalah berilmu dan beramal.

Namun saudaraku sekalian..

Setelah kita beramal, tentunya yang harus kita pikirkan adalah bagaimana menjaga amal. Yang pertama bagaimana supaya amal tersebut langgeng dan tidak terputus hanya sekali saja. Yang kedua menjaga amal jangan sampai digugurkan akibat daripada kita melakukan pembatal-pembatalnya.

Ada dua amal yang apabila kita jaga, maka Allah akan menjaga amal kita. Al-Hasan Al-Bashri berkata: “Ada dua perkara, siapa yang menjaganya, maka itu akan menjaga amalan dia. Yang pertama adalah menjaga shalat, yang kedua adalah menjaga lisan.”

1. Menjaga shalat

Seseorang yang menjaga shalatnya, maka akan menyebabkan amalan yang lain pun akan terpelihara. Semakin seseorang bersungguh-sungguh dalam menjaga shalat, semakin dia akan diberikan oleh Allah kekuatan dan kemudahan untuk menjaga amalan yang lainnya.

Baca Juga:
Tiga Wasiat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Oleh karena itulah perintah Allah untuk shalat dan mendirikan shalat sangatlah banyak. Dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ

“Sesungguhnya yang pertama kali dihisab nanti pada hari kiamat yaitu shalat.”

فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ

“Apabila shalatnya baik, maka amalan yang lain pun ikut.”

وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ

“Dan apabila amalan shalatnya buruk, maka amalan yang lain pun ikut.”

Lihat juga: Seorang Mukmin Takut Amalnya Batal Dalam Keadaan Ia Tidak Menyadarinya

Maka dari itulah Salafush Shalih menjadikan parameter seseorang itu baik atau tidaknya, amanah atau tidaknya, bagus atau tidaknya seseorang, itu dilihat kepada shalatnya.

‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz apabila ingin mengangkat seseorang sebagai pejabat ataupun yang lainnya, yang pertama kali beliau perhatikan adalah shalatnya. Ketika seseorang betul-betul sungguh-sungguh menjalankan shalat dan menegakkan shalat, menjaga syarat-syaratnya, rukun-rukunnya dan sunnah-sunnahnya dan wajibnya, maka amalan yang lain pun insyaAllah dia bisa menjaganya.

Apabila ia betul-betul amanah dalam shalatnya, sungguh-sungguh menjaga kekhusyuannya dan yang lainnya, insyaAllah orang ini pun amanah dan jujur dalam bekerjanya, karena sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Allah mengatakan:

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-Ankabut[29]: 45)

Baca Juga:
Sunnah-Sunnah Shalat

Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan mengatakan: “Wahai Rasulullah, saya punya tetangga yang ia rajin shalat malam, di waktu malam ia gunakan untuk shalat malam, akan tetapi ketika pagi hari dia mencuri, wahai Rasulullah. Bagaimana orang seperti ini?”

Apa kata Rasulullah?

سَتَمْنَعُهُ صَلَاتُهُ

“Kelak shalatnya akan mencegah ia dari perbuatan tersebut.”

Artinya shalat akan memberikan kekuatan pada diri seseorang untuk meninggalkan perbuatan keji dan mungkar. Adapun ketika seseorang shalat kemudian ia terus-menerus berbuat keji dan mungkar, itu akibat daripada shalatnya ia tidak jaga. Ia tidak jaga kekhusyuannya, ia tidak jaga keikhlasannya, ia tidak berusaha menjaganya dengan baik. Berapa banyak orang yang shalat tapi dia tidak tuma’ninah, sehingga akhirnya shalat itu tidak berpengaruh kepada hidupnya, tidak berefek kepada amalannya. Berapa banyak orang yang shalat tapi ternyata ia senantiasa melakukan kemaksiatan? Matanya bermaksiat, lisannya berdusta, telinganya mendengarkan hal-hal yang dilarang oleh Allah, ternyata shalatnya tidak kuat untuk mencegah ia dari perbuatan keji dan mungkar.

Mengapa demikian? “Karena shalatnya dimasuki sesuatu,” kata Ibnu Taimiyah.

2. Menjaga lisan

Kemudian yang kedua yatiu menjaga lisan. Siapapun yang menjaga lisannya sehingga ia tidak mudah mengucapkan kata-kata kecuali setelah ia pikirkan terlebih dahulu, kecuali pasti Allah akan jaga amalannya.

Setiap kali kita mendengarkan seorang khatib mengucapkan:

Baca Juga:
Hadits Berwudhu Dengan Satu Mud

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّـهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ﴿٧٠﴾

Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan ucapkan kata-kata yang benar, kata-kata yang baik, kata-kata yang lurus.” (QS. Al-Ahzab[33]: 70)

Apa balasannya?

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

Niscaya Allah akan perbaiki amalan kalian, dan Allah akan ampuni dosa kalian.” (QS. Al-Ahzab[33]: 71)

Ternyata ketika kita menjaga lisan dari mengucapkan kata-kata yang tidak baik, Allah pun memberikan balasan yang setimpal, yaitu Allah akan jaga amalan kita.

Ini sesuatu yang luar biasa, karena banyak diantara kita tidak bisa menjaga lisannya. Banyak diantara kita berghibah, mudah sekali menjelekkan orang lain, mudah sekali menyakiti hati orang lain. Kita lihat di media sosial sana, kita lihat di dunia maya sana, banyak orang-orang yang berbicaranya -Subhanallah- menyakiti hati saudaranya.

Inilah dua perkara, siapa yang menjaganya maka Allah akan menjaga amalannya.

أقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم

Khutbah kedua – Khutbah Jumat Singkat – Jaga Dua Perkara Ini Agar Allah Menjaganya Amalmu

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، نبينا محمد و آله وصحبه ومن والاه، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أنَّ محمّداً عبده ورسولهُ

Ummatal Islam,

Maka hendaklah setiap mukmin berfikir dan terus berfikir bagaimana ia memperbanyak timbangan amalan shalihnya. Kita sering membaca firmanNya:

Baca Juga:
Jalan Selamat - Bandung 1438 / 2016 (Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas)

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ﴿٧﴾ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ ﴿٨﴾

Siapa yang melakukan amalan kebaikan sekecil apapun, ia akan melihat balasannya. Dan siapa yang melakukan amalan keburukan sekecil apapun, ia akan melihat balasannya.” (QS. Az-Zalzalah[99]: 7-8)

Saudaraku, keselamatan kita di akhirat adalah dengan timbangan amalan kebaikan kita. Oleh karena itulah saudaraku, seorang mukmin yang selalu ia pikirkan adalah bagaimana menambah amalan, amalan, amalan dan memperbaiki amal. Lalu kemudian dia menjaga amal agar ia bisa masuk ke dalam surga Allah dengan amalan tersebut.

Betul memang seseorang masuk surga bukan karena amalannya semata, tapi semata-mata karena rahmat Allah Jalla wa ‘Ala, sebagaimana Rasulullah bersabda:

لَا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ، وَلَا يُجِيرُهُ مِنَ النَّارِ، وَلَا أَنَا إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ

“Tidak ada amalan seorangpun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelamatkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah” (HR. Muslim).

Na’am, itu tidak bertabrakan sama sekali. Karena seseorang yang senantiasa diberikan oleh Allah kekuatan untuk beramal, itu semua rahmat dari Allah dan karunia kepadanya. Maka mintalah kepada Allah kekuatan untuk senantiasa beramal shalih, mintalah kepada Allah kekuatan untuk senantiasa menaati Allah Jalla wa ‘Ala dan berusahalah untuk menjauhi perkara-perkara yang menyebabkan kita tidak bisa beramal, berupa kemaksiatan, berupa penyakit-penyakit hati dan yang lainnya.

Baca Juga:
Pengantar Pelajaran Kitab Al-Khalashah Al-Asasiyah dan Arti Kalam

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

  اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، فَيَا قَاضِيَ الحَاجَات

اللهم تقبل أعمالنا يا رب العالمين، اللهم وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم، اللهم اصلح ولاة أمورنا يا رب العالمين، واجعلنا من التوابين واجعلنا من المتطهرين

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عباد الله:

إِنَّ اللَّـهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
فَاذْكُرُوا الله العَظِيْمَ يَذْكُرْكُم، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُم، ولذِكرُ الله أكبَر.

Download mp3 Khutbah Jumat

Lihat juga: Khutbah Jumat Singkat Tentang Menjaga Amal

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download “Khutbah Jumat Singkat – Jaga Dua Perkara Ini Agar Allah Menjaganya Amalmu” ini kepada saudara Muslimin kita baik itu melalui Facebook, Twitter, atau yang lainnya. Semoga menjadi pembukan pintu kebaikan bagi kita semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 7

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.