Telegram Rodja Official

Ustadz Abu Qatadah

Menggapai Kemuliaan menurut Timbangan Syariat (Ustadz Abu Qatadah)

By  | 

Ceramah agama oleh: Ustadz Abu Qatadah

Ceramah agama berikut adalah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Qatadah pada Sabtu pagi, 7 Rabi’ul Akhir 1435 / 8 Februari 2014, pukul 09:00-11:30 WIB live di Radio Rodja dan RodjaTV. Materi yang dibawakan kali ini adalah ceramah tematik berjudulkan “Menggapai Kemuliaan menurut Timbangan Syariat“. Silakan download ceramah agamanya sekarang juga.

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Menggapai Kemuliaan menurut Timbangan Syariat

Barangsiapa yang ingin menuju keridhoan Allah Ta’ala, menuju kepada rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka ia mesti memiliki dua perkara. Yang pertama adalah, ketinggian ilmu, (yaitu) memiliki ilmu yang dengan ilmu itu akan menunjukkan dia dan dengannya dia mengetahui jalan yang mesti dia tempuh, yang akan menyampaikan dia kepada keridhoan Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang memberikan penerangan kepadanya dan memberikan petunjuk kepadanya. Sedangkan yang kedua adalah tinggi / besarnya himmah / keinginan / motivasi, adanya kekuatan motivasi / kekuatan keinginan dalam diri seseorang untuk mencapai kepada sesuatu yang dia harapkan.

Materi ceramah ini karena di antara kita, baik para pencari ilmu atau kita sebagai orang awam, menemukan bahwa banyak orang berjatuhan ketika ia berjalan menuju sesuatu yang dia inginkan. Atau sebagian dari kita merasa jera dan merasa tidak ingin apabila dalam suatu perjalanan mendapatkan rintangan.

Baca Juga:
Amalan yang Paling Berat Timbangannya (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

انْفِرُواْ خِفَافاً وَثِقَالاً وَجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ (التوبة: ٤١)

“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Q.S. At-Taubah [9]: 41)

Lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan dalam ayat ke-42-nya:

لَوْ كَانَ عَرَضاً قَرِيباً وَسَفَراً قَاصِداً لاَّتَّبَعُوكَ وَلَـكِن بَعُدَتْ عَلَيْهِمُ الشُّقَّةُ وَسَيَحْلِفُونَ بِاللّهِ لَوِ اسْتَطَعْنَا لَخَرَجْنَا مَعَكُمْ يُهْلِكُونَ أَنفُسَهُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ (التوبة: ٤٢)

“Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah : “Jikalau kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu.” Mereka membinasakan diri mereka sendiri dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.” (Q.S. At-Taubah [9]: 42)

Download ceramah agama Islam ini dan silakan bagikan file rekamannya kepada saudara-saudara Muslim kita.

Download Ceramah Agama: Ustadz Abu Qatadah – Menggapai Kemuliaan menurut Timbangan Syariat

Silakan dibagikan file rekaman ceramah agamanya atau bagikan juga tautan ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Jazakumullahu khoiron.

Telegram Rodja Official

1 Comment

  1. sugiartono

    Senin, 10 Rabiul akhir 1435 / 10 Februari 2014 at 08:44

    AFwan semoga kita mendapat hidayatu taufiq,

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.