Telegram Rodja Official

Riyadhus Shalihin

Adab-Adab Yang Berkaitan Dengan Tidur

By  |  pukul 9:20 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 11 November 2020 pukul 6:35 pm

Tautan: https://rodja.id/2v4

Adab-Adab Yang Berkaitan Dengan Tidur adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 10 Rabbi’ul Awwal 1442 H / 10 November 2020 M.

Kajian sebelumnya: Hukum Memegang dan Menduduki Sutra

Ceramah Agama Islam Tentang Adab-Adab Yang Berkaitan Dengan Tidur

Pembahasan kita insyaAllah memasuki كتاب آداب النوم (Kumpulan tema-tema adab-adab yang berkaitan dengan tidur). Dan ini juga salah satu bukti bahwa Islam adalah agama yang sempurna, dia telah mengatur segala sesuatu. Sehingga dari hal yang kecil sampai hal yang besar telah diatur oleh Islam. Ini membuktikan bahwa Islam adalah agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah mengatur segala sesuatu.

…لَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ ﴿٢٩

Dia senantiasa sibuk setiap harinya Jalla Jalaluhu untuk mengatur dan mengurus ciptaanNya.” (QS. Ar-Rahman[55]: 29)

Oleh karena itu Allah Subhanahu wa Ta’ala telah megatur segala sesuatu, salah satunya melalui Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, Allah mengajarkan melalui beliau bagaimana adab-adab tidur seorang mukmin. Karena:

النوم أخو الموت

“Tidur itu adalah saudara dari kematian.”

Terkadang seorang tidur dan dia tidak lagi bangun setelah tidur. Oleh karena itu seseorang seyogyanya untuk melaksanakan adab-adab tersebut ketika akan tidur dimalam hari. Supaya kalau memang ditakdirkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa dia akan dicabut nyawanya dalam keadaan dia tidur itu, maka dia insyaAllah wafat dalam keadaan khusnul khatimah.

Baca Juga:
Penjelasan tentang Ziyadatuts Tsiqah - Kitab Nukhbatul Fikr (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Maka dari itu kita melihat perhatian agama kita dan apa yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang bacaan-bacaan dan adab-adab tidur sangat banyak.

Disebutkan oleh Al-Qur’an tentang tidurnya seseorang. Kalau dia dikehendaki bangun, maka dia akan dibangunkan Allah dipagi hari, tetapi kalau memang dia meninggal, maka dia akan wafat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اللَّـهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٤٢﴾

Allah, Dialah yang mematikan jiwa itu ketika jiwa itu mati dan demikian pula yang belum mati dalam tidurnya. Maka Allah kemudian menahan ruh orang yang sudah ditetapkan bahwa dia yang tidur itu akan mati dan Dia lepaskan kembali ruh itu kepada yang memang masih hidup sampai waktu yang telah ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang senantiasa berfikir.” (QS. Az-Zumar[39]: 42)

Maka dari itu ketika seorang tidur, anggaplah dia ini akan mati. Karena kalau Allah menghendaki, dikembalikan ruhnya dan dia bangun di pagi hari. Dan jika Allah menghendaki, ketika dia tidur dicabut nyawanya, tidak dikembalikan lagi ruhnya kepada dirinya.

Oleh karena itu Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengajarkan kepada kita adab-adab di dalam tidur, mulai dari bacaan-bacaan, membaca Al-Qur’anul Karim, dan Alhamdulillah Allah memberikan taufik kepada kami untuk menyusun sebuah risalah tentang adab-adab tidur sesuai sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Salam mengantar Anda khusnul khatimah dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Baca Juga:
Berjihad Dengan Ilmu Adalah Jihad Yang Paling Agung

Ini adalah optimisme dari kita, khusnudzon dari kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahwa bila seseorang melakukan adab-adab tidur ini, insyaAllah kalaupun dia meninggal, maka insyaAllah dia wafat dalam keadaan khusnul khatimah.

Allah ‘Azza wa Jalla juga berfirman dalam Al-Qur’anul Karim:

وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُم بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ…

Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah yaitu tidur kalian di malam hari dan di siang hari.

Jadi tidur kita di malam hari atau di siang hari, ini adalah salah satu di antara tanda-tanda keberasaran Allah.

وَابْتِغَاؤُكُم مِّن فَضْلِهِ

Demikian pula ketika kalian diberikan kemauan untuk mencari karunia Allah (yaitu di siang hari).

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ ﴿٢٣﴾

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang mau mendengar.” (QS. Ar-Rum[30]: 23)

Bagaimana penjelasan lengkap tentang adab-adab tidur? Mari download dan simak mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian Tentang Adab-Adab Yang Berkaitan Dengan Tidur

Download mp3 yang lain tentang Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin di sini.

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Adab-Adab Yang Berkaitan Dengan Tidur” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Aqidah Para Fuqaha Tentang Tauhid

Lihat juga rekaman lainnya: 

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 67 = 74

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.