Telegram Rodja Official

Tauhid Asma' wa Shifat

Memahami Ayat dan Hadits yang Berkaitan dengan Nama dan Sifat-Sifat Allah

By  |  pukul 9:53 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 16 November 2020 pukul 9:02 am

Tautan: https://rodja.id/2va

Memahami Ayat dan Hadits yang Berkaitan dengan Nama dan Sifat-Sifat Allah adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah Tentang Nama-Nama Allah dan Sifat-SifatNya. Kajian ini disampaikan pada Jum’at, 27 Rabiul Awal 1442 H / 13 November 2020 M.

Kajian sebelumnya: Perkataan Ulama Salaf Tentang Tauhid Asma’ wa Shifat

Kajian Tentang Memahami Ayat dan Hadits yang Berkaitan dengan Nama dan Sifat-Sifat Allah

Sebagaimana yang telah kita jelaskan sebelumnya, bahwa Ahlus Sunnah wal Jama’ah tatkala mendapatkan ayat-ayat atau hadits-hadits yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah Tabarakala wa Ta’ala, mereka menerima, meyakini, mengimaninya sebagaimana teks ayat atau hadits tersebut. Sesuai makna zahir dari ayat atau hadits yang segera kita bisa pahami dengan akal dan pikiran kita, terutama mereka yang memahami bahasa Arab. Itu kewajiban kita.

Maka kita tetapkan, kita imani, kita yakini kandungan yang terdapat dalam ayat tersebut. Ini aqidah, prinsip dasar yang disepakati oleh Ahlus sunnah, merupakan landasan utama di dalam menyikapi nash-nash Al-Qur’an dan hadits yang menjelaskan tentang sifat-sifat Allah Tabaraka wa Ta’ala. Tidak diselewengkan, tidak ditakwil, tidak diingkari, tapi ditetapkan sebagaimana zahirnya.

Baca Juga:
Tanda-Tanda Kiamat Kecil yang Sedang Berlangsung - Bagian ke-9 - Aqidah Prioritas Utama (Ustadz Arman Amri, Lc.)

Kenapa demikian? Karena apa yang ditetapkan oleh Allah dan RasulNya, itulah yang diinginkan oleh Allah secara zahirnya. Terutama Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yang jelas, yang dimaklumi, dipahami.

Sebagai tambahan penjelasan tentang hal ini, ada sebuah kaidah yang juga diyakini oleh Ahlus Sunnah wal Jama’ah di dalam memahami dan menetapkan ayat-ayat yang barkaitan dengan sifat. Bahwa ayat-ayat atau hadits-hadits yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah Tabaraka wa Ta’ala secara makna diketahui, akan tetapi secara kaifiah (hakikatnya) tidak dimaklumi. Sehingga ada dua sisi yang harus kita perhatikan tatkala kita membaca Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi, terutama yang berkaitan dengan nama-nama dan sifat-sifat Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Ketika kita membaca Al-Qur’an:

  • يَدُ اللَّـهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ
  • لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ
  • وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِي
  • ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ
  • الرَّحْمَـٰنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَىٰ
  • سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى
  • الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ

Kemudian juga hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana yang disifati oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

  • يَنْزِلُ رَبُّنَا

Dan sifat-sifat yang lain dalam hadits yang shahih bahwa di hari kiamat Allah telah berjanji akan memenuhi neraka jahanam dengan manusia dan jin. Begitu telah dimasukkan penghuni neraka, ternyata masih banyak yang kosong, ternyata neraka tersebut luas. Maka neraka terus berkata kepada Allah: “Apakah masih ada tambahan, Ya Rabb?”

Baca Juga:
Faidah dari Surat Al-'Ashr - Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Ternyata setelah dimasukkan seluruh penghuni neraka ke dalam neraka, masih tersisa. Allah telah berjanji akan dipenuhi. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Maha Agung,

يضع الجبار قدمه في النار فتقول قط قط

“Allah meletakkan kakiNya di dalam neraka tersebut sehingga neraka itu mengatakan: cukup Ya Allah, cukup.”

Itu kita imani.

Semua sifat-sifat yang terdapat dalam Al-Qur’an ditetapkan secara zahirnya. Karena makna dari sifat-sifat tersebut dimaklumi. Karena sifat tersebut Allah nisbatkan kepada diriNya sendiri. Maka sifat tersebut sesuai dengan kebesaran dan keagungan Allah.

Makanya Ahlus Sunnah wal Jama’ah begitu membaca Al-Qur’an dan mendapatkan sifat-sifat tersebut, begitu juga hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, pertama yang tertancap dalam keyakinan mereka dan tertanam dalam lubuk hati mereka adalah pengagungan kepada Allah. Karena mereka meyakini sebagaimana firman Allah:

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ

Tidak ada yang menyerupai Allah Subhanahu wa Ta’ala suatu apapun.” (QS. Asy-Syura[42]: 11)

Bagaimana contoh-contoh dan penjelasan selanjutnya? Mari download dan simak mp3 kajiannya.

Download MP3 Kajian

Untuk mp3 kajian yang lain: silahkan kunjungi mp3.radiorodja.com

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Memahami Ayat dan Hadits yang Berkaitan dengan Nama dan Sifat-Sifat Allah” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Hidayah Merupakan Karunia dari Allah - Kitab Aqidah As-Salaf Ashabul Hadits (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Lihat juga rekaman lainnya: 

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.