Rodja Peduli

Al-Irsyaad ilaa Shahiihi Al-I'tiqaad

Beriman kepada Hari Kiamat – Bagian ke-2 – Kitab Al-Irsyad ila Shahih Al-I’tiqad (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 4:27 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 21 Februari 2014 pukul 1:50 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=4947

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Ceramah agama ini adalah yang live di Radio Rodja dan RodjaTV pada Rabu, 18 Rabi’ul Akhir 1435 / 19 Februari 2014, pukul 05:30-07:00 WIB, yaitu pembahasan rutin kajian kitab Al-Irsyad ila Shahih Al-I’tiqad bersama Ustadz Badrusalam. Dan pembahasan kali ini masih pada Bab Beriman kepada Hari Kiamat, memasuki bagian ke-2. Pembahasan ini menjadi lanjutan dari subbab sebelumnya tentang Tanda-tanda Hari Kiamat. Silakan dapat Anda simak langsung kitab Anda dan download kajiannya. Semoga bermanfaat.

[sc:status-al-irsyad-ustadz-badrusalam-2013]

Ringkasan Ceramah Agama Islam – Kajian Kitab Al-Irsyad ila Shahih Al-I’tiqad Ini: Beriman kepada Hari Kiamat (الإيمان باليوم الآخر)

Beriman kepada Hari Kiamat (الإيمان باليوم الآخر) – Bagian ke-2

Beriman kepada kehidupan akhirat mempunyai fungsi yang amat besar dalam kehidupan seorang hamba.

Kata Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafidzahullah:

والإيمان بهذا اليوم يحمل الإنسان على العمل والاستعداد له

Beriman kepada hari akhirat menjadikan manusia senantiasa bersiap-siap dan beramal, (yaitu) mempersiapkan diri menuju kehidupan itu, karena kehidupan itu yang ada adalah balasan berupa surga atau neraka. Tentunya, surga dan neraka adalah milik Allah. Surga, Allah persiapkan untuk orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Dan Neraka, Allah persiapkan untuk mereka-mereka yang suka bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

… فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاء رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحاً وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَداً (الكهف: ١١٠)

Baca Juga:
Konsekuensi Kalimat Takbir - Kajian Aqidah (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

“… Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.”” (Q.S. Al-Kahfi (18): 110)

[14:04]

والإيمان باليوم الآخر معناه أن تصدق بكل ما بعد الموت من عذاب القبر ونعيمه وبالبعث بعد ذلك والحساب والميزان والثواب والعقاب والجنة والنار وبكل ما وصف الله به يوم القيامة‏.

Beriman kepada hari akhirat (kiamat) artinya engkau membenarkan semua yang akan terjadi setelah kematian, berupa adanya adzab kubur dan kenikmatan kubur, adanya kebangkitan dari kubur, akan adanya hisab, adanya timbangan, adanya pahala dan siksa, adanya surga dan neraka, dan semua yang Allah sifatkan tentang apa yang terjadi di hari kiamat (tentunya yang ditunjukkan oleh hadits-hadits yang shahih).

Ketika kita beriman kepada hari kiamat kemudian kita mengingkari salah satu kejadian yang terjadi di hari akhirat, berarti kita belum beriman secara sempurna.

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala menamai hari kiamat dalam Al-Qur’an hampir 22 nama.

Mari kita simak ceramah agama ini untuk memperluas khazanah pengetahuan kita akan beriman kepada hari kiamat. Download sekarang juga MP3 kajiannya dan silakan bagi-bagikan kepada saudara-saudara kita.

Dengarkan dan Download Ceramah Agama: Beriman kepada Hari Kiamat

Ayo sebarkan kebaikan akan ilmu syar’i ini kepada saudara-saudara kita ke Facebook, Twitter, dan Google+, silakan manfaatkan tombol media sosial di bawah ini. Jazakumullahu khoiron.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.