Rodja Peduli

Tauhid Asma' wa Shifat

Sisi Pendalilan Yang Menunjukkan kepada Sifat Allah

By  |  pukul 8:43 am

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 19 Desember 2020 pukul 6:05 am

Tautan: https://rodja.id/2wc

Sisi Pendalilan Yang Menunjukkan kepada Sifat Allah  adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah Tentang Nama-Nama Allah dan Sifat-SifatNya. Kajian ini disampaikan pada Jum’at, 25 Rabiul Akhir 1442 H / 11 Desember 2020 M.

Kajian sebelumnya: Nama-Nama Allah Menunjukkan Sifat-SifatNya

Kajian Tentang Sisi Pendalilan Yang Menunjukkan kepada Sifat Allah

Sebagaimana yang kita maklumi, bahwa nama-nama Allah Subhanahu wa Ta’ala yang kita kenal dengan Asmaul Husna, itu menunjukkan kepada sifat dan Dzat Allah. Dalam hal ini kita wajib mengimani seluruh nama Allah yang tertera dalam Al-Qur’an dan yang dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan mengimani kandungna setiap nama dan mengimani setiap sifat yang merupakan kandungan makna dari setiap nama-nama tersebut.

Oleh karena itu di antara kaidah yang merupakan salah satu prinsip aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah di dalam mengimani nama-nama Allah dan mengimani sifat-sifat Allah Tabaraka wa Ta’ala bahwa nama Allah menunjukkan kepada Dzat dan sifat Allah.

Allah Dzat Yang Maha Agung, Yang Maha Esa, dan Dzat tersebut memiliki segala sifat kesempurnaan, kemuliaan. Maka dalam hal ini, bahwa:

  • Bila nama tersebut menunjukkan kepada Dzat dan sifat, maka dalam istilah ilmu aqidah ini dikenal dengan دلالة مطابقة. Yaitu suatu lafadz yang menunjukkan kepada makna secara keseluruhan.
  • Bila salah satu dari nama Allah tersebut kita sebutkan kemudian menunjukkan kepada sifat, ini dikenal denganدلالة التضمن.
  • Bila nama tersebut menunjukkan kepada makna yang bukan makna dari sifat, tapi makna yang diluar dari sifat tersebut. Maka ini dikenal dengan istilah دلالة الالتزام.
Baca Juga:
Ajaran Madzhab Imam Syafi'i yang Ditinggalkan: Larangan Pengagungan Kuburan, Bid'ahnya Tahlilan, dan Haramnya Ngalap Berkah yang Tidak Syar'i (Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.)

Inti permasalahannya adalah Allah memiliki Dzat dan Allah memiliki sifat. Ini yang pertama harus kita pahami. Kemudian Allah memiliki nama, makna secara keseluruhan yang terkandung dalam nama tersebut, yaitu Dzat dan sifat. Jadi, nama itu menunjukkan kepada Dzat dan sifat. Ini makna yang secara menyeluruh.

Sebagai contoh, nama Allah Subhanahu wa Ta’ala Al-Khaliq (Maha Mencipta). Maka Ahlus Sunnah wal Jama’ah mengatakan nama Allah Subhanahu wa Ta’ala Al-Khaliq, nama ini menunjukkan kepada Dzat yang memiliki sifat dan menunjukkan kepada sifat yang ada pada Dzat tersebut (yaitu sifat penciptaan), maka dalam istilah ilmu tauhidnya ini dikenal dengan دلالة مطابقة. Karena nama tersebut menunjukkan kepada makna secara keseluruhan. Karena makna secara keseluruhan adalah Dzat dan sifat.

Bila kita katakan Al-Khaliq menunjukkan kepada sifat Al-Khalqu ATAU (berarti terpisah) Al-Khaliq menunjukkan kepada Dzat Allah, maka dalam istilah ilmu aqidahnya دلالة التضمن (yang mencakup). Hal ini karena Al-Khalqu salah satu dari makna Al-Khaliq. Begitu juga Dzat merupakan salah satu makna yang terkandung dalam nama Allah Al-Khaliq.

Bila kita katakan Al-Khaliq (Yang Maha Mencipta) menunjukkan kepada sifat Al-Qudrah dan Al-Ilmu. Kita memaklumi bahwa ilmu bukanlah penciptaan, qudrah bukan juga sifat penciptaan. Semua orang memahami penciptaan berbeda dengan ilmu dan qudrah. Berarti ilmu dan qudrah adalah makna yang diluar Al-Khalqu. Tapi Al-Khalqu menunjukkan kepada sifat Al-Ilmu dan Al-Qurdrah. Itu suatu kelaziman, maka dinamakan دلالة الالتزام. Karena keberadaan Allah yang memiliki sifat Al-Khalqu (penciptaan), yang memiliki nama Al-Khaliqu (Yang Maha Mencipta), itu menunjukkan kepada sifat Al-Ilmu dan sifat Al-Qurdrah. Kenapa demikian? Karena mustahil Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan tanpa qudrah dan ilmu. Maka penciptaan merupakan sifat Allah, menunjukkan bahwa Allah itu menciptakan dengan ilmu dan qudrahNya. Semua yang Allah ciptakan, Allah ketahui. Dan semua yang Allah ciptakan dengan qudrah Allah.

Baca Juga:
Pengertian Sunnah, Jama'ah, hingga Kesesatan Murji'ah - Kitab Al-Intishar (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Bagaimana penjelasan selanjutnya? Mari download dan simak mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian Sisi Pendalilan Yang Menunjukkan kepada Sifat Allah

Untuk mp3 kajian yang lain: silahkan kunjungi mp3.radiorodja.com

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Sisi Pendalilan Yang Menunjukkan kepada Sifat Allah ” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.