Rodja Peduli

Risalah Penting Untuk Muslimah

Istri Yang Romantis dan Banyak Anak

By  |  pukul 10:20 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 06 Januari 2021 pukul 3:09 pm

Tautan: https://rodja.id/2wv

Istri Yang Romantis dan Banyak Anak adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Risalah Penting Untuk Muslimah, sebuah kitab buah karya Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr Hafidzahullah. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. pada Rabu, 15 Jumadil Awal 1442 H / 30 Desember 2020 M.

Kajian sebelumnya: Memasukkan Kesenangan ke Hati Suami

Kajian Islam Tentang Istri Yang Romantis dan Banyak Anak

Dan merupakan dari sifat istri shalihah adalah seperti hadits yang diriwayatkan di dalam Kitab Sunan Al-Baihaqi dan hadits ini dishahihkan oleh Imam Al-Albani Rahimahullahu Ta’ala, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

خَيْرُ نِسائِكُمُ الوَدُودُ الوَلودُ ، المُوَاتِيَةُ ، المُوَاسِيَةُ ، إذا اتَّقَيْنَ اللهَ ، و شَرُّ نِسائِكُمُ المُتَبَرِّجَاتُ المُتَخَيِلاتُ ، وهُنَّ المُنافِقَاتُ ، لا يدخلُ الجنةَ مِنْهُنَّ إلَّا مثلُ الغُرَابِ الأَعْصَمِ

“Istri kalian yang paling baik adalah al-wadud, al-walud, al-muwatiyah, al-muwasiyah, jika para istri tersebut bertakwa kepada Allah, dan istri yang paling buruk bagi kalian adalah istri-istri yang berdandan di hadapan laki-laki yang bukan makhramnya, al-mutakhayilat, dan wanita-wanita seperti ini adalah wanita-wanita yang munafik, tidak masuk ke dalam surga dari wanita-wanita seperti ini melainkan seperti burung gagak yang pada paruh dan kakinya berwarna merah (sedikit).” (HR. Al-Baihaqi)

Baca Juga:
Bagaimana Kiat Meraih Cinta Allah 'Azza wa Jalla

Maka lihatlah kepada sifat-sifat istri yang shalihah ini:

Al-Wadud

Al-wadud ini adalah sifat yang mulia, perangai yang terpuji, pada diri seorang istri yang shalihah dan penuh berkah. Al-wadud artinya adalah seorang istri yang memiliki sifat cinta dan manusia yang paling berhak mendapatkan kebaikan cinta dari istri adalah suami. Wanita ini memperbagus rasa cintanya kepada suami sehingga bisa menimbulkan gairah suaminya. Seorang istri yang bisa mengambil kasih sayang suaminya dengan perkataan-perkataan yang lembut, ucapan-ucapan dia yang indah dan juga cintanya yang sangat indah di dalam muamalahnya kepada suaminya. Dan di dalam penampilannya di hadapan suaminya.

Ekspresi cinta itu bisa dengan ucapan, penampilan, pemandangan yang tampak dari diri seorang istri, kelakuan, juga dengan sifat dan akhlak seorang istri.

Intinya bahwa al-wadud adalah seorang istri yang bisa menimbulkan rasa cinta suami kepada istrinya, pintar merayu dan membuat suasana romantis dengan suaminya.

Al-Walud

Maksud dari al-walud adalah banyaknya anak. Ini adalah sifat yang terpuji di dalam diri seorang perempuan dan termasuk wanita-wanita terbaik.

Apabila ada seorang perempuan yang diuji oleh Allah dengan penyakit, dengan sesuatu yang ada pada rahimnya, maka ini adalah perkara yang tidak membahayakannya.

Kita sebagai lelaki diperintahkan untuk mencari istri yang kelak banyak memiliki keturunan. Tetapi jika setelah terjadi pernikahan kemudian ternyata istrinya mandul atau yang semisalnya, maka ini tidak membahayakan sang istri atau bukan berarti kemudian sang istri menjadi wanita yang tidak baik. Karena perkara yang terjadi itu bukan atas kelalaian dia atau karena dia berusaha untuk merusak hal tersebut. Tetapi itu adalah murni dari kuasa Allah dan ketetapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah tidak menghisabnya atas hal itu. Dan hal tersebut tidak memberikan mudharat padanya di dunia dan di akhirat. Dan seorang istri yang tidak bisa melahirkan anak tidak menafikan keshalihan istri tersebut.

Baca Juga:
Apakah Musibah dan Kesengsaraan Menghapuskan Dosa?

Adapun jika ternyata sang istri tersebut adalah wanita yang normal, bahkan banyak melahirkan anak, tetapi ia memutuskan untuk menutup rahimnya tanpa ada keperluan secara medis, hanya agar tidak hamil dan tidak melahirkan, maka ini terdapat bahaya (secara syar’i dan secara ilmu kedokteran) terhadap dirinya.

Maka yang semestinya dilakukan oleh seorang perempuan adalah berusaha untuk mendapatkan anak. Dan dia mengerahkan semua usaha pencarian sebab untuk hal tersebut. Dan dia berusaha untuk mendidik, mengurus dan mengawasi anak tersebut.

Seorang istri hendaknya berharap agar dirinya menjadi sebab adanya anak-anak shalih yang akan menjadi para pendakwah yang memberikan perbaikan di tengah masyarakat. Dia berharap hal tersebut dari mulai pertama dia menikah. Dia berkata antara dirinya dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memuliakan aku dengan anak-anak yang menjadi pemimpin-pemimpin di dalam memberikan petunjuk kepada kaum muslimin atau dari para ulamanya kaum muslimin atau sebagai pendakwah yang mengajak kepada kebaikan.”

Maka dengan hal itu seorang perempuan mendapatkan pahala yang besar atas niatnya yang shalih ini. Dan apa saja pahala yang dia dapatkan dari memperhatikan dan mengurus anak-anak tersebut.

Bagaimana penjelasan dan nasihat para ulama tentang wanita yang tidak bisa melahirkan anak? Apakah ini adalah aib? Download mp3 kajian dan simak pembahasan yang penuh manfaat ini..

Baca Juga:
Mukmin Yang Paling Baik Imannya - Hadits 1531-1533 - Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah

Download mp3 Kajian Istri Yang Romantis dan Banyak Anak

Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama “Istri Yang Romantis dan Banyak Anak” ini melalui jejaring sosial facebook, twitter dan yang lainnya agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Lihat juga rekaman lainnya: 

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

46 ÷ 23 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.