Rodja Peduli

Al-Adabul Mufrad

Balasan Doa Yang Tersimpan

By  |  pukul 2:30 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 04 Februari 2021 pukul 8:20 am

Tautan: https://rodja.id/2ya

Balasan Doa Yang Tersimpan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Al-Adabul Mufrad. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. pada Senin, 19 Jumadil Akhir 1442 H / 1 Februari 2021 M.

Kajian sebelumnya: Doa Berlindung dari Kedzaliman Penguasa

Ceramah Agama Islam Tentang Balasan Doa Yang Tersimpan

Kita adalah makhluk yang paling lemah. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengatakan tentang manusia:

وَخُلِقَ الْإِنسَانُ ضَعِيفًا

Manusia itu diciptakan lemah.” (QS. An-Nisa'[4]: 28)

Maka kita harus berdoa meminta kepada Allah ‘Azza wa Jalla, buktikan kalau kau memang hamba Allah, engkau butuh sama Allah Jalla Jalaluhu.

Kita sampai pada bab 295 tentang apa yang disimpan untuk seorang yang berdoa dari pahala dan balasan untuk dia.

Orang yang berdoa itu walaupun menurut sebagian kita tidak mendapatkan jawaban/belum dikabulkan dalam pandanganmu, padahal sebenarnya sudah dikabulkan atau memang belum dikabulkan karena adanya syarat dan ketentuan yang belum dipenuhi.

Ini juga teguran buat kita bahwa ketika kita berdoa kemudian belum dikabulkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, bisa jadi kita makan haram, mungkin ketika berdoa tidak bershalawat kepada Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam, atau mungkin kandungan doa kita mengandung dosa. Maka kita perlu mengevaluasi diri. Yang jelas, ketika engkau memenuhi syarat dan ketentuan, pasti dikasih. Hal ini karena Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memastikannya.

Baca Juga:
Jual Beli Buah dalam Islam

Dari Abu Sa’id Al-Khudri, dia meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ، إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّه بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا

“Tidaklah seorang muslim berdoa yang kandungan doanya tidak berisikan dosa atau pemutusan silaturahim, melainkan Allah akan memberikan kepadanya satu dari tiga; (1) yang diminta itu Allah berikan, (2) Allah tabung untuk di akhirat, (3) Allah tolak bala yang akan menimpa dia yang sesuai dengan doanya.”

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan ini, mereka mengatakan:

إِذًا نُكْثِرُ؟

“Kalau begitu kita banyak-banyak berdoa?”

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:

اللَّه أَكْثَ

“Karunia Allah lebih banyak lagi.”

Bagaimana penjelasan selanjutnya? Mari download mp3 kajian dan simak pembahasan yang penuh manfaat ini.

Download MP3 Kajian

Download mp3 yang lain tentang Al-Adabul Mufrad.

Mari turut membagikan link download kajian tentang “Balasan Doa Yang Tersimpan” yang penuh manfaat ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Baca Juga:
Bab Keutamaan Shalawat atas Nabi Muhammad - Bagian ke-2 - dan Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya - Bagian ke-1 - Bab 243-244 - Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. DR 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-Badr)

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.